Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 68


__ADS_3

Xiao lie berdiri di depan pelayannya yang tengah menyiapkan apa yang ia butuhkan


Setelah tadi semua persediaan makanan di bagikan untuk penduduk yang kelaparan


Sekarang orang-orangnya sendiri yang tengah kelaparan dan kelelahan


Akhirnya ia berinisiatif untuk membuatkan makanan dengan bahan seadanya saja


Rencananya ia mau membuat nasi goreng dengan telur dadar saja


Walaupun menurutnya simpel, tapi tentu saja di jamannya ini belum ada inovasi makanan seperti itu


Kenapa cuman nasi goreng dan telur dadar saja?


jawabnya tentu saja karena hanya ada beras dan telur ayam saja yang tersisa


Semuanya sudah dibagikan kepada penduduk tak terkecuali bahan makanan milik rombongan tuan Kevin


Untung saja jiejienya membawakan bumbu bumbu siap pakai di keretanya


Padahal rencananya itu untuk diperkenalkan di kekaisaran westland, tapi tak apalah


Nanti bisa dibuat lagi....


Xiao lie kini berkutat dengan masakannya, lebih tepatnya masakan super besarnya


Ia dibantu beberapa pengawal untuk mengaduk nasinya


Ini sudah kuali ketiga dan sekaligus kuali terakhirnya, karena ia pikir semuanya sudah cukup untuk rombongan dirinya dan tuan Kevin


" Ternyata nona benar benar bisa memasak ya?" ucap Kevin di samping telinga xiao lie


Hal itu tentu saja membuat xiao lie terkejut dan hampir saja terjatuh


Untung saja Kevin cepat cepat menarik pinggang xiao lie kearahnya


Dan jadilah sekarang posisi mereka berdua menjadi ambigu


Beberapa pengawal yang tengah mengaduk makanan ikut tersipu melihat adegan romantis di depannya


Tapi semuanya langsung sirna begitu Chang an menarik nonanya dan menyembunyikan nya ke belakang tubuhnya


Kevin sendiri menatap Chang an dengan datar, tapi kalau lebih ditelisik lagi


Sorot kemarahan ada di matanya, dan ia sendiri tak tau kenapa ia harus merasa marah


" Apa apaan sih Gege?" ucap xiao lie seraya memberontak dari cekalan tangan Chang an


" Dia kurang ajar nona" jawab Chang an seraya menunjuk Kevin yang hanya berdiri santai menatapnya


" Sudahlah.....kau salah paham Gege


Tuan Kevin hanya menolongku saja, lebih baik kau panggilkan orang orang


Makanan sudah siap"

__ADS_1


Chang melirik sebentar bentangan karpet luas yang sudah diisi puluhan piring, lengkap dengan nasi kecoklatan dan telur di atasnya


" Apa itu nona.....?"


" Namanya nasi goreng, karena hanya ada beras dan telur jadi aku hanya membuat ini


Tapi kujamin Gege pasti akan suka"


" Makanan buatan nona tak pernah mengecewakan lidah saya, baiklah aku akan mengumpulkan orang-orang untuk menyantap ini semua"


Chang an pun segera berlari menjauhi xiao lie dan menghampiri rombongannya yang berkumpul


Sore hari menjelang petang itu akhirnya diisi dengan suka cita seluruh orang


Menikmati keindahan matahari yang menjelang terbenam dan ditemani sepiring makanan yang amatlah lezat bagi mereka sungguh suatu kenikmatan tersendiri


Bahkan rombongan tuan Kevin pun tak berhenti berdecak nikmat saat menyantap makanan buatan xiao lie


Sementara Kevin sendiri hanya makan dengan tenang tapi dari seberapa lahapnya ia makan, semua orang tentu tau betapa pria dingin itu menikmatinya


" apa nona tak ingin memasukkan resep makanan ini ke dalam menu restoran nona?" tanya Feng ran begitu selesai makan


" Boleh juga jiejie, nanti tolong kau atur saja


Lagipula bahan dan cara pembuatannya tak begitu rumit" jawab Xiao lie


" Apa?..... jangan bilang menu menu ajaib di restoran keluarga xiao itu ada campur tangan dari nona xiao lie?" tanya ajudan tuan Kevin


Sontak semua orang yang tengah berkumpul menikmati sunset itu terkejut akibat teriakan dari seseorang


" Kau mengejutkan semua orang bodoh..." ketusnya


" Ya maaf.....aku kan hanya penasaran saja"


Xiao lie pun tertawa terbahak-bahak melihat muka memelas dari orang di depannya itu


Tawa xiao lie seketika membuat suasana yang cukup ramai menjadi hening


Semuanya terpesona melihat wajah cantik yang tengah tertawa itu


Kevin sendiri ikut terpesona melihat wajah cantik yang sedikit memerah karena tertawa itu


Tapi lama kelamaan ia menjadi gerah sendiri karena melihat semuanya tampak terpaku melihat wajah cantik gadis pujaannya


Yah.... Kevin sudah memantapkan hatinya kepada gadis cantik di depannya ini


Karena sepanjang hidupnya tak pernah ada satupun perempuan yang bisa menggetarkan hatinya


Kevin mengambil saputangan dari balik bajunya dan menutup wajah gadis di depannya


Tentu saja xiao lie langsung menghentikan tawanya dan menatap tajam lelaki yang sudah menutup wajahnya


Dengan cemberut ia meraup sapu tangan di wajahnya dan ingin mengomel


Tapi matanya seketika berbinar melihat sapu tangan yang ada di genggamannya

__ADS_1


Sapu tangan sutra halus dengan warna putih pudar, tapi bukan itu yang menarik perhatiannya


Tetapi sulaman bebek bebek kecil yang memenuhi setiap sudut sapu tangan


" Ah...... lucunya" teriak Xiao lie gemas dan memeluk sapu tangan itu erat erat


Sedangkan Kevin sudah memerah malu, rasanya ia ingin menggelindingkan tubuhnya di padang rumput saja, bagaimana bisa ia lupa dengan sapu tangan itu


Ibundanya yang ajaib itu selalu saja menjejalkan sapu tangan buatannya ke bajunya


Sebenarnya ia tak masalah, tapi mengingat betapa menggelikannya sulaman yang ibundanya buat


Sungguh Kevin tak bisa berkata apa-apa lagi


Sedangkan dua orang ajudan Kevin tengah mati-matian menahan tawanya


Mereka berdua tau betapa malunya tuan mereka karena perbuatan ibunya sendiri


Tak hanya dua orang itu saja yang menahan tawa, semua orang yang mendengar dan melihat kejadian itu juga merasa geli


Tapi mereka tak berani menunjukkannya karena melihat tatapan tajam yang Kevin layangkan


" Kenapa wajahmu merah tuan)" tanya xiao lie dengan tatapan tak berdosanya


Ekhem...


" Kembalikan benda itu padaku nona" ucap Kevin pelan, bahkan nyaris tak terdengar


Xiao lie cemberut dan menatap Kevin tak terima


" Tapi aku suka, berikan padaku yah....atau aku beli saja benda ini"


" Itu buatan ibu saya nona...."


Xiao lie seketika terdiam, ia sangat menginginkannya tapi karena ini buatan dari ibunya tuan Kevin, ia tak bisa memaksa


Ah....andai saja kedua orangtuanya masih ada


Kevin termangu melihat kesedihan di mata gadis cantiknya


Sesaat ia merasakan tatapan tajam tak jauh darinya, dan begitu ia melihat kesamping


Pasangan kekasih yang merangkap menjadi pengikut xiao lie tengah menatapnya tajam


Dari situ ia paham kalau orang-orang dari gadisnya tak suka karena ia membuat gadisnya sedih


Kevin memajukan tubuhnya dan mengusap pelan puncak kepala xiao lie


" Untukmu saja, aku yakin ibuku tak akan marah karena aku memberikannya kepada gadis secantik dirimu"


Xiao lie sedikit tersipu, tapi semuanya tertutup karena kesenangannya mendapatkan barang yang ia mau


" Benarkah.....?"


Kevin mengangguk dan tersenyum menatap Xiao lie, dan Xiao lie sendiri ikut tersenyum menatapnya

__ADS_1


*****


__ADS_2