
Beberapa menit setelah Kevin meminta untuk ke tempat peristirahatan, kini mereka semua sudah sampai
Bukan kediaman mewah tapi hanya pondok kayu yang cukup besar dan bersih untuk mereka tinggali
Tepat saat memasuki pagar kediaman yang terbuat dari susunan kayu kayu, sepasang paruh baya tergopoh-gopoh menyambut kedatangan kami
Lebih tepatnya sang pemilik kediaman yaitu tuan Kevin
Ia sendiri semakin penasaran dengan sosok lelaki di sampingnya ini, begitu tenang tapi menyembunyikan banyak hal di wajahnya yang dingin
" Siapa mereka berdua.....?" tanya xiao lie dengan suara lirih
" Mereka pemilik kediaman ini" jawab Kevin datar
Xiao lie berdecih karena tentu saja ia tak percaya, terbukti dari kedua orang itu yang menyambut mereka dengan sopan bahkan memanggil kedua orang Kevin dengan sebutan tuan
Sudah jelas posisi mereka jauh di atas orang yang katanya pemilik kediaman
Lagipula mana ada pemilik kediaman yang tinggal di pondok belakang dan menyuruh tamunya tinggal di rumah utama.....
" Sudahlah simpan semua keluhannmu itu untuk nanti, ayo ikuti aku" saut Kevin seraya menarik tangan Xiao lie untuk mengikutinya
Xiao lie yang ditarik tarik hanya bisa pasrah mengikuti kemana perginya Kevin
Sampai beberapa saat kemudian mereka berdua tiba di kebun kosong di belakang kediaman
Tak ada satupun tanam. yang tumbuh di di kebun itu tetapi ia mencium bau bau yang cukup menyengat
" Lihatlah....." ucap Kevin setelah menyingkap sedikit gundukan tanah
Ternyata dalam gundukan tanah itu terdapat sebuah peti dan berisi bubuk yang menyebabkan bau menyengat
Xiao lie terpaku sejenak, ia tau betul apa benda yang ditunjukkan Kevin itu
Campuran belerang, arang dan kalium nitrat..... walaupun ia bukan ahlinya
Tapi ia sedikit tau tentang bahan bahan ini, dahulu ia sering membuat petasan dengan bahan bahan itu...... tentu saja dengan dosis kecil
Dan jika digunakan dengan dosis yang besar, bahan ini atau yang biasa disebut bubuk mesiu di dunianya bisa mengakibatkan peledakan yang besar
" Darimana kamu mendapatkan ini?" tanya xiao lie pada Kevin
" Aku tak sengaja, waktu itu aku ingin membakar daging dengan arang.....tak disangka ketika menyulutkan api langsung terjadi ledakan
Tak besar tapi itu cukup membuatku kaget, dan aku mencoba beberapa tempat dan hasilnya kebun belakang ini semuanya bisa meledak jika terkena api" jelas Kevin
" Bukan begitu konsepnya....." saut xiao lie jengkel
Ia kemudian beralih ke tempat lain dan membuka peti-peti yang berisi bahan yang sama tapi sayangnya tercampur dengan tanah
__ADS_1
Mungkin karena itu daya ledaknya jadi rendah
" Disini ada serpihan belerang mungkin bekas dari letusan gunung berapi waktu silam
Selain itu tanah disini mengandung kalium nitrat dan kau menambahkan arang jadi lengkap sudah
Di peradaban dunia lain bubuk ini disebut bubuk mesiu.....bisa digunakan sebagai alat peledak atau bahan senjata api
Kau menemukan harta karun tuan tampan" ucap xiao lie dengan penuh semangat
" Apakah benda ini sebeharga itu....?" tanya Kevin tak yakin
" Tentu saja, tunggu setelah aku selesai dengan urusan istana
Aku akan membuat bahan bahan ini sebagai senjata mematikan"
" Kalau begitu keputusan ku untuk memberitahukan hal ini padamu tak sia sia" balas Kevin
" Tentu saja dan terimakasih sudah memberikan hal besar ini padaku
Untuk masalah pembayaran, apa kamu tak masalah kalau kita membicarakannya setelah semua urusan ku selesai
Jujur saja pemasukan ku saat ini agak terganggu jadi aku tak berani mengambil resiko, takutnya akan berpengaruh dengan pekerjaku"
" Tentu saja lagipula aku tak menginginkan pembayaran apapun
" Tentu saja tidak, dari jarak satu kilometer saja aroma uang sudah tercium dari tubuhmu tuan...." canda xiao lie
" Kalau begitu apa yang harus kulakukan untuk barang-barang mu ini?" tanya Kevin lagi
" Sembunyikan kembali tuan, saat ini bahan-bahan ini sudah tercampur dengan tanah dan mengakibatkan daya ledaknya tinggi
Tapi tak tau dengan peti-peti yang lainnya, lebih baik kita amankan terlebih dahulu"
" Baiklah aku akan menyuruh Joshua untuk mencari orang"
" Jangan memanggil orang asing tuan" saut Xiao lie dengan nada agak paniknya
" Tenanglah, orang yang ku maksud adalah orangku di paviliun air yinquan
Oh ya, apa kamu tak menginginkan bantuan ku? setiap orang selalu berusaha mati-matian untuk bisa berkomunikasi dengan orang paviliun air yinquan dan meminta bantuan
Tapi kenapa kamu tak melakukannya?" tanya Kevin heran
" Saya berjalan disamping anda sebagai seorang rekan bukan tamu paviliun anda" jawab Xiao lie ketus
Kevin menggaruk keningnya bingung, adapa lagi dengan gadis cantik disampingnya ini?
Perasaan sedari tadi ia serba salah
__ADS_1
" Maaf aku hanya sekedar menawarkan, barangkali kamu atau orang-orang mu butuh bantuan" jawab Kevin
" Untuk saat ini tidak, emmmm bolehkah kita masuk ke kediaman sekarang
Aku benar-benar sangat lapar sekarang" pinta Xiao lie
" Astaga tentu saja.....ayo masuk, mungkin paman dan bibi sudah menyiapkan makanan untuk kita"
Di tempat lain Chang an tengah di marahi habis-habisan oleh gadisnya, Feng ran
Feng ran pikir nonanya pergi ditemani oleh kekasihnya juga jadi ia mengizinkan nonanya untuk pergi
Ternyata tidak, orang yang menjadi tersangkanya malah asyik makan camilan di kebun belakang, dam tentu saja hal itu membuat emosinya memuncak di ubun ubun
" Ampun sayang..... maafkan aku, sudah hentikan ini sakit tau .....hiks hiks" mohon Chang an seraya terisak Isak
Tubuhnya rasanya seperti tercuil cuil karena cubitan super dari kekasihnya
" Kau membuatku kecewa...." dengus Feng ran seraya mengambil jarak
Chang an gelagapan, rasa sakitnya mendadak hilang begitu mendengar ucapan kekasihnya
" Ampun suhu......nona kita pasti akan baik baik saja
Kamu tak perlu khawatir, tuan Kevin lebih daripada mampu untuk menjaganya"
" Aku tau itu, justru karena dia yang tampak berkuasa itulah yang membuatku lebih khawatir lagi
Mungkin nona kita akan aman dari bahaya dari luaran sana, tapi bagaimana dengan tuan Kevin?
Apa kau menjamin kalau ia tak berniat buruk terhadap nona kita?"
Chang terhenyak mendengar omelan Feng ran, ia sedikit tersinggung
Dari kata-kata nya, Feng ran memperhatikan keselamatan nonanya dan meragukan pendapatnya
" Aku bukan orang bodoh yang mempercayakan junjungan ku dalam orang yang berbahaya
Aku mengizinkan nona karena aku tau seluk beluk tuan Kevin, dan sesama lelaki aku tau kalau tuan Kevin mencintai nona kita dengan tulus
Tanpa kuberi tahu kamu pun sudah tau hal itu Feng ran....." ucap Chang an dengan nada datarnya
" Tapi ak......"
" Sudah cukup, nona hanya pergi satu minggu
Kalau nona belum kembali dalam kurun waktu itu, aku sendiri yang akan mencarinya" saut Chang an dan berlalu meninggalkan Feng ran yang masih terdiam
****
__ADS_1