Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 69


__ADS_3

Perjalanan panjang nan melelahkan itu telah membuahkan hasil


Xiao lie beserta rombongannya telah sampai di pintu gerbang kekaisaran westland


Tapi ada satu hal yang membuat xiao lie dan rombongannya bingung


Tak ada satupun penjaga yang menjaga pintu gerbang itu


Dan yang lebih anehnya lagi, gerbang itu menjulang tinggi tanpa ada tembok pembatas di sampingnya


Hanya ada kabut tebal yang memisahkan tempatnya berdiri dan tanah westland


" Tak perlu heran nona, tanah westland sedikit spesial ketimbang tanah kekaisaran lainnya


Disini pelindung alam dan leluhur masih menyatu dengan Westland


Jadi jangan heran kalau tak ada penjaga gerbang" ucap salah satu ajudan tuan Kevin


" Apa itu juga menjadi alasan kalau tak semua orang bisa memasuki tanah westland?" tanya Xiao lie


Ia sungguh penasaran dan tertarik dengan negri ini


" Yah.....hanya orang orang yang memiliki izin sang kaisar lah yang bisa keluar masuk westland"


" Apa? lalu kenapa aku bisa memasuki westland, bahkan membawa banyak orang" tanya xiao lie semakin keheranan


" Tuanku memiliki hak istimewa nona, sudahlah lebih baik kita masuk sebelum gerbang tertutup kembali"


Begitu memasuki westland suasana suhu dan keadaan langsung berubah total


Sebenarnya tak jauh berbeda dengan Neverland, lalu lalang orang yang sibuk bekerja dan anak anak yang berlarian kesana kemari


Namun suasana westland sangatlah hangat, padahal diluar gerbang tadi udara cukup dingin karena sudah menjelang musim dingin


" Nona bisa beristirahat terlebih dahulu, perjalanan menuju kediaman anda cukup jauh"


Xiao lie mengangguk dan membenarkan ucapan pengawal tuan Kevin


Iapun menutup kembali tirai jendela dan mengistirahatkan tubuhnya


Jujur saja ia juga sangat lelah, karena terlalu bersemangat menikmati pemandangan


Ia jadi kurang beristirahat....


" Nona.....nona bangun, waktunya makan malam"


Xiao menggeliatkan tubuhnya saat seseorang menepuk-nepuk pipinya pelan


Dan begitu ia membuka mata, jiejienya sudah berdiri di sampingnya


" Ini dimana jiejie?" tanya xiao lie heran


Pasalnya ia berada di dalam ruangan, atau lebih tepatnya kamar yang tak ia kenali


" Kita sudah sampai sedari sore tadi nona, ini kediaman baru anda"


" Oh....jadi aku tertidur, lalu siapa yang menggendongku?


Kenapa tak membangunkan ku saja?"


" Tadinya saya ingin membangunkan Anda, tetapi Chang an melarang"

__ADS_1


" Bagaimana dengan rombongan tuan Kevin?" tanya xiao lie lagi


" Mereka langsung pamit pulang begitu kita sampai nona, tapi tadi ada kejadian yang menarik"


Xiao lie menatap Feng ran penasaran, apalagi jiejienya itu tampak berbinar-binar saat berbicara


Pasti hal menarik itu sangat menyenangkan hatinya


" Apa itu....?"


" Anda tau nona, begitu kita sampai dan semua orang melihat anda tertidur


Tuan Kevin berinisiatif untuk menggendong anda...."


" Apa? jadi tuan Kevin yang menggendongku?" tanya xiao lie terkejut


Mukanya pun memerah karena membayangkan betapa memalukannya ia saat itu


" Aish.... jangan potong dulu ucapan saya nona


Tadinya tuan Kevin memang berniat menggendong anda, tetapi anda tau sendiri bagaimana posesifnya Gege anda itu


Ia bahkan nyaris bertengkar dengan tuan Kevin karena masalah tadi


Untung saja, bawahan tuan Kevin melerai, kalau tidak


Mungkin Gege anda itu sudah menjadi bubur" ucap Feng ran dengan bersungut-sungut


Xiao lie tertawa mendengarnya


" Kau benar jiejie, tapi keberanian gegeku itu patut diacungi jempol" ucap Xiao lie lalu kembali tertawa terbahak-bahak bersama Feng ran


Mereka berdua menertawakan Chang an yang sok jago dan berani


Bahkan pernah sekali ia menangis dan mengompol di celananya karena membuat Chu yan Gege marah


Dan sekarang dia dengan beraninya menantang tuan Kevin, sekali lihat saja orang dingin itu tak bisa diremehkan


Tubuhnya yang tinggi dan kekar melebihi orang lain saja sudah membuat musuhnya ketakutan


" Apakah kamarku berada di lantai dua jiejie?" tanya xiao lie begitu ia menghentikan tawanya


" Ia nona.....coba nona lihat keluar, kediaman baru anda dikelilingi padang bunga lavender yang menenangkan" ucap Feng ran seraya berusaha membuka kunci jendela dengan satu tangannya


Xiao lie yang melihat jiejienya kesulitan tersenyum miris, ia tak akan melupakan kejadian itu


Semoga saja Chang an Gege benar benar bisa menerima kondisi Jiejie


" Biar aku saja jiejie....."


Xiao lie pun membuka kunci jendela yang masih cukup sulit karena baru


Dan ketika jendela terbuka, ia berteriak senang


Semerbak wangi bunga lavender langsung menerobos masuk ke Indra penciumannya


Sungguh sangat menenangkan


Ia kemudian menoleh kesamping dan melihat jiejienya yang juga ikut menikmati pemandangan


" Aku ingin jiejie bahagia, maafkan aku jiejie" ucap Xiao lie seraya memeluk pinggang Feng ran dengan erat

__ADS_1


Feng ikut tersenyum melihat kepedulian nonanya padanya, padahal tak seharusnya ia bersikap seperti itu kepadanya yang hanyalah seorang pelayan


" Kebahagiaan saya terletak pada anda nona, saya bahagia jika anda bahagia


Saya tak masalah dengan keadaan saya seperti ini, justru saya bangga karena ini menjadi bukti kesetiaan saya pada nona


Saya berharap nona bisa melupakan dendam dan kebencian di hati, saya hanya ingin nona seperti gadis gadis lainnya


Tertawa ceria tanpa beban, dan terus bahagia"


" Dendam dan kebencian ku bukannya tak beralasan jiejie....


Dia memang pantas dibenci, dia bukanlah pemimpin yang baik


Selain untuk kepuasan ku sendiri, ini juga untuk kejayaan Neverland


Jiejie tak perlu khawatir, aku sudah bahagia dengan kehadiran kalian semua disisiku"


" Baiklah, saya mengerti..... kalau begitu lebih baik kita sekarang turun dan makan


Nona belum makan apapun sejak tadi siang"


Xiao lie pun keluar kamar dan mengikuti kemana langkah jiejienya, sesekali ia melihat ke setiap sudut kediamannya


Sangat nyaman dan cukup luas, sesuai dengan seleranya


Di meja makan sudah tersedia beberapa makanan yang siap disantap


Tak lupa juga satu penghuni yang tengah menatap mereka dengan cemberut


" Kenapa lama sekali sih? aku sudah sangat lapar" ucap Chang an dengan juteknya


Aku dan Jiejie saling lirik dan tersenyum geli


" Maafkan aku Gege, aku baru bangun


Kalau kau lapar kenapa tak makan terlebih dahulu?"


" Mana bisa saya makan sebelum anda nona, sudahlah ayo cepat makan....aku lapar" rengek Chang an


Dan yah begitulah..... kalau orang luar tau bagaimana sifat asli tangan kananku yang satu itu mungkin mereka akan pingsan


Tangan kananku terkenal dengan kemisteriusannya dan dinginnya saat berbicara dengan orang asing


Tak tau saja mereka bagaimana watak aslinya....


****


Hay....Hay thank sudah membaca ceritaku aku


Terimakasih sudah memberikan dukungan dan semangat untuk terus menulis


Dan sorry bestie.... Jujur saja aku seorang yang over introvert


Pengen balas semua komentar kalian, tapi karena aku jarang bersosialisasi jadinya gak tau mau nulis dan balas gimana


Hari hariku hanya dihabiskan dengan kerja dan membaca saja


Dan baru baru ini baru suka menulis untuk menuangkan isi pikiran


Jadi trus dukung cerita ini yah....

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan comentnya


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2