
" Eh beneran berhenti ternyata" ucap xiao lie seraya terkekeh kecil
Ketiga orang itu menatap xiao lie aneh karena tiba tiba tertawa sendirian
Bai Ju yang mengenali Xiang lie langsung teringat dengan insiden tangannya kemarin,ia langsung maju beberapa langkah menghampiri Xiao lie
" Kau lagi, sebenarnya apa maumu kenapa kau selalu ikut campur urusanku?" tanya Bai Ju dengan nada tingginya
Xiao lie memutar bola matanya malas " Hello tuan.....kurasa kau sudah tau namaku kan? dan kau pikir sekarang kau berada dimana, beraninya merusak barang orang" ucap xiao lie dengan nada sinisnya
Bai Ju melirik sejenak gelas yang ia banting barusan
" Kirim tagihannya pada kediaman Bai, aku akan menggantinya"
" Kau pikir gelasku gelas murahan, nona nie kau pasti tau berapa harganya gelas ini kan?" tanya xiao lie seraya menatap Nie xiulin yang berdiri di belakang Bai Ju
" Bai Ju gelas ini sangat mahal" saut nie xiulin
" Kau pikir aku tak bisa membayarnya hah ?" sentak Bai Ju, ia merasa selalu direndahkan oleh nie xiulin
Dulu awalnya Bai Ju sangat mencintai nie xiulin tapi lama kelamaan ia merasa tertekan sendiri karena bedanya status yang cukup jauh
Nie xiulin gadis bangsawan tingkat tinggi yang hidupnya bergelimang dengan kemewahan sedangkan dirinya harus bekerja keras kalau menginginkan lebih
Bahkan tak jarang kebutuhannya nie xiulin yang mengurus, tapi sayangnya hal itu malah membuat Bai Ju merasa rendah diri dan tak berkuasa sebagai seorang lelaki
Sampai akhirnya ia bertemu dengan Sun Jian gadis manis dan lemah lembut, dengannya Bai Ju merasa seperti dibutuhkan dan ia bisa menjadi lelaki seutuhnya
" Aku tai kamu bisa membayarnya tapi nanti ayahmu akan marah lagi padamu Bai Ju. Gelas ini seharga Lima belas koin emas dan ini hanya ada tiga di kekaisaran Neverland"
Ucapan nie xiulin sontak membuat Bai Ju dan Sun Jian terkejut lantas mereka tanpa sadar menatap pecahan gelas yang masih berserakan di lantai dan bergidik ngeri mengingat betapa mahalnya gelas kecil itu
" Sudah tau tuan muda, lalu bagaimana apa aku harus mengirim tagihan ke kediamanmu atau di tempat kerjamu saja?"
" Emmmmm nona Xiao bagaimana kalau tagihannya kau kirim ke kediaman Nie saja?"
Bai Ju mengepalkan tangannya saat mendengar ucapan nie xiulin tapi hal itu tak disadari oleh nie xiulin sendiri
Xiao lie yang tak sengaja melihatnya tersenyum tipis di balik cadarnya
__ADS_1
" Apa kau juga tak ingin membantu kekasihmu nona Sun?" tanya xiao lie sedikit memiringkan tubuhnya untuk melihat Sun Jian yang berdiri agak jauh di belakang Bai Ju
" Saya hanya pelayan nona, tak punya uang sebanyak itu" Ucap Sun Jian dengan suara lirih seraya menundukkan wajahnya, seakan akan sedang disakiti saja
Bai Ju langsung memeluk gadis itu dan menenangkannya " Kirim ke kediaman ku saja"
" Bagus memang itu yang kutunggu, dan kau nona nie jangan mau mengeluarkan uang untuk seorang pria apalagi pria bajingan seperti dia"
Xiao lie lalu pergi meninggalkan restoran tanpa menghiraukan dua orang yang telah ia tinggalkan menggeram karena marah
Apalagi saat empat pengawal membawa mereka untuk keluar dari restoran lalu yang mengejutkan lagi di depan gerbang restoran terpampang wajah mereka bertiga berikut dengan larangannya untuk memasuki seluruh restoran di bawah naungan xiao lie
Xiao lie sampai di kediaman menjelang petang, setelah membersihkan diri ia langsung beranjak untuk istirahat
Paginya xiao lie dikejutkan dengan kedatangan kaisar, kaisar datang secara pribadi tanpa rombongan resminya membuat xiao lie bertanya tanya kenapa
Setelah memberi salam xiao lie duduk di kursi depan kaisar, terjadi keheningan beberapa saat sampai kemudian kaisar membuka suaranya terlebih dahulu
" Kedatangan ku kali ini untuk menanyakan dan menawarkan beberapa hal padamu"
" Silahkan yang mulia katakan" jawab xiao lie
" Kau membangun perkampungan dan hutan itu untuk melatih para pengawalmu bukan?"
" Apa kau berniat memberontak pada Neverland?" tanya Kaisar lagi
Xiao lie tertawa kecil mendengar ucapan kaisar
" Seperti yang mulia tau usaha saya sedang menjamur dimana-mana dan tentu saja saya membutuhkan keamanan ekstra untuk setiap tempat usaha saya
Apa ada masalah yang mulia?"
" Tidak hanya saka kau bisa dianggap merencanakan pemberontakan kalau melakukan ini"
" Sejujurnya saya tak perduli anggapan orang karena saya hidup mengandalkan diri saya sendiri"
" Kau tak takut padaku?" tanya kaisar dengan nada dinginnya
" Yang mulia di kamus hidup saya hanya diharuskan takut pada tiga hal, pertama tuhan saya kedua kerajaan saya dan ketiga orang tua saya
__ADS_1
Sayangnya yang mulia tak ada dalam kamus hidup saya jadi mohon maaf saya tak takut pada anda"
Kaisar yang terkenal dingin dan mudah mengalahkan lawan dengan kata kata tajamnya itu meneguk ludahnya kehabisan kata-kata
Ia tak menyangka gadis kecil di depannya itu begitu berani tapi dalam hati kaisar kagum padanya dan semakin menginginkannya
" Baiklah baiklah aku mengaku kalah berdebat denganmu gadis kecil tapi seperti yang kamu tau walaupun aku seorang kaisar segala keputusan yang aku ambil bukan murni keinginan ku sendiri
Rumor kau membangun pasukan sendiri pasti lambat Laun akan terdengar oleh para bangsawan dan para menteri dan tentunya mereka akan menganggapmu berupaya memberontak
Aku mengerti kau tak takut pada apapun tapi kau juga harus ingat berapa nyawa yang harus kau lindungi
Kau membangun kerajaan bisnis ini tentunya bukan untuk kesejahteraan dirimu sendiri bukan?"
Xiao lie merenung sejenak mendengar ucapan kaisar, dia baru ingat kalau banyak nyawa yang harus ia lindungi. Mungkin ia bisa saja melawan mereka tapi bagaimana dengan pekerjanya yang lain
" Apa yang mulia punya solusi?" tanya xiao lie
Kaisar tersenyum sumringah, hal yang ditunggu-tunggu telah tiba
" Tetap menjadi calon putri mahkota, aku tau kau belum cukup umur. Kalian bisa menikah nanti kalau kau sudah cukup umur dan saling mencintai
Untuk sekarang status itu bisa mengamankan semuanya untuk sementara gadis kecil"
Xiao lie mengerutkan bibirnya sebal " yang mulia sudah merencanakan semuanya ya?" tanya xiao lie sebal
Kaisar hanya tertawa kecil sebagai balasannya
" Baiklah aku setuju tapi waktu itu baku mengajukan beberapa syarat kepada putra mahkota l, yang mulia bisa mempertimbangkannya dulu"
" Aku sudah mendengarnya dari Xuan Yi sendiri, itu hak wajar dan aku menganggapnya sebagai permintaan seorang istri kepada suaminya
Tapi kalau kau memang tak mau ada wanita lain di Harem istana kau harus mampu mengendalikan semuanya gadis kecil"
" Aku tau tapi yang mulia harus menepati ucapan anda tadi" ancam Xiao lie yang diangguki dengan mantap oleh kaisar
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰