
Tiba tiba seorang pria yang sangat Ais kenal masuk ke dalam ruangan itu sambil tersenyum menatap nya..
"Hai Aisya.. Ucap nya sambil tersenyum menatap Aisya.. Benar saja dugaan Ais sky adalah kembaran atau mungkin Adik Brian karena wajah sky dan wajah Brian terlihat sangat mirip.. " Jangan kaget seperti itu.. Ucap shelina sambil tertawa puas..
"Sky apa kau ingin bermain main dulu dengan nya.. ??.Tanya Shelina. Sky menatap Aisya lalu dia pun tersenyum.. " Aku harus memikirkannya dulu... Ucap Sky sambil tersenyum penuh Arti..
"Ayolah sky aku sudah tidak sabar ingin menjadi kaya sekaligus menghancurkan Alif Wijaya.. Ucap shelina sambil tersenyum sinis.. Dan shelina kembali tertawa dengan keras..
" Dasar bajingan kalian semua.. Dan kau dasar perempuan ******.. Beraninya kau menyakiti kak Al..Dasar sialan..Pelacur..Teriak Ais Ais begitu geram saat mendengar kalau shelina hanya ingin memanfaatkan Al..
"Apa kau bilang.. Geram shelina shelina segera mendekat.. Plakk.. Satu tamparan keras mendarat di pipi Ais dan meninggalkan jejak di pipi mulus Ais serta dara segar keluar dari sudut bibir Ais.. " Sayang jangan terlalu bar bar.. Ucap Brian sambil tersenyum..
__ADS_1
"Sky Ayolah kau bisa bermain main sebentar bersama nya.. Sekarang Aku benar benar ingin melihat kehancuran Al.. Bagaimana reaksi Al saat melihat istri tercinta nya ternyata sudah tidak suci lagi.. Ucap shelina sambil tersenyum sinis..
" Dasar perempuan iblis.. Kau itu bukan manusia.. Kau itu seperti hewan tidak punya hati dan sifat mu seperti iblis yang sangat jahat.. Asal kau tau kak Al sangat mencintai mu.. Tapi kau malah membalasnya dengan seperti ini.. Kau ini memang Real ******".Ais sedari tadi terus berkata kasar entah angin dari mana yang membuat seorang Aisya yang selalu berkata lembut kini sudah berani mengeluarkan kata kasar nya..
Plakk .. Sebuah tamparan kembali mendarat di pipi kiri Ais dan kembali meninggalkan bekas.. Dan darah segar sudah mengalir dari kedua sudut bibir Ais..
"Sky ayolah.. Jadikan malam Ini malam yang panas untuk wanita ini.. Ucap shelina sambil tersenyum Sinis..
ππππππππππππππππ
Al kini sudah berada di Montesquieu university.. Al yang merasa tidak sabar segera memasuki university itu..
__ADS_1
Namun Al kembali berjalan keluar saat tidak menemukan keberadaan Aisya.. "Dimana dia sekarang..??. Tanya Al.. Namun bukan Al namanya kalau tidak bisa menemukan Ais..
Al segera menyuruh mex untuk mengecek CCTV yang ada di jalanan di dekat Montesquieu university..
Tak menunggu lama kini semua rekaman CCTV sudah berada di tangan mex.. " Sial !!.. Umpat Al saat melihat Ais pergi dengan seorang laki-laki.. "Siapa dia mex.. Tanya Al.. Al seger men zoom rekaman CCTV Itu.. " Bukankah itu Brian..???.. Tanya mex saat melihat wajah pria yang bersama Ais.. Al mengerutkan kening nya mana mungkin Brian meninggalkan shelina..
"Cepat kau cari Aisya mex.. Aku tidak ingin sesuatu terjadi padanya.. Entah kenapa Al merasakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi..
Mex dan beberapa pengawal Al.. Ya Al berangkat ke Paris tidak hanya bersama mex tetapi juga bersama beberapa pengawal nya..
Al segera menghubungi Nomor ponsel Ais.. Al sudah mendapatkan nomor baru Ais.. Dan benar saja panggilan Al kini tersambung.. namun belum mendapatkan jawaban sama sekali..
__ADS_1