Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Bertemu Mex


__ADS_3

Siang hari nya sekitar jam 14:30 . Meisya sudah pulang dari kampus nya. Tujuan meisya selanjutnya adalah mengecek saldo rekening nya apakah uang yang dia minta sudah di transfer atau belum oleh mex.


Tring... Bunyi ponsel meisya.


Meisya segera melihat notifikasi yang masuk ke ponsel nya. Ternyata ada sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak meisya kenal. Meisya segera membuka isi pesan nya.


"Uang nya sudah aku transfer".Isi pesan yang masuk ke dalam ponsel meisya.


Dan meisya dapat menyimpulkan kalau itu adalah nomor ponsel mex. Meisya segera men save nomor ponsel itu dengan nama " SI DINGIN πŸ’œ".Meisya juga menambahkan emot love berwarna ungu.


Kini meisya sudah berada di tempat penarikan uang. Meisya begitu kaget saat melihat isi rekening nya. "Tiga puluh Enam Juta ".Kaget meisya saat melihat isi rekening nya.


Sedangkan terakhir kali saldo di rekening meisya hanya tersisa satu juta rupiah itu artinya mex memberinya uang sebesar 35 juta.


" Ya ampun banyak banget ".Ucap meisya sambil tersenyum bahagia.


Meisya hanya mengambil sekitar lima juta rupiah untuk belanja keperluan dapur dan lain nya.


Meisya terlebih dahulu mampir di pasar tradisional untuk membeli sayuran dan bahan masakan yang lain nya. Selain kualitas sayuran yang bagus harga di pasaran tradisional juga terbilang murah.


Sekitar satu jam berkeliling pasar akhirnya meisya selesai. Meisya membawa dua kantong besar yang berisikan sayuran berbagai macam seafood dan juga daging.


Tujuan meisya selanjutnya adalah Mall.


Sekitar empat puluh menit dari pasar tradisional akhirnya meisya sampai di mall tempat biasa dia berbelanja dengan Ais dan Juga reina. Uang meisya masih tersisa sekitar empat juta rupiah.


Meisya mengerutkan kening nya saat melihat mobil yang tidak asing baginya sedang terparkir di depan mall itu.


Meisya segera melangkah masuk ke dalam mall itu. Tujuan utama meisya adalah tempat sepatu dan juga heels. Meisya segera mencari sneakers yang sangat ia ingin kan. Sneakers berwarna putih. Karena sneakers putih milik nya sudah mulai kusam.

__ADS_1


Akhirnya meisya mendapatkan sneakers yang ia cari cari. Meisya segera mengambil nya. Meisya segera berbalik. Saat berbalik dengan tidak sengaja meisya melihat seorang pria dan wanita tidak jauh dari tempat nya. Terlihat wanita itu sedang melihat lihat heels.


"Sudah aku duga. Ternyata perkiraan ku tidak salah . Mobil yang ada di depan mall tadi ternyata benar benar milik si dingin itu".Guman meisya sambil menghela nafas nya.


" Aku heran ada hubungan apa Mex dengan wanita itu. Dan juga wanita itu dia cantik dia juga kaya tapi kenapa dia mengejar si dingin?? ".Tanya meisya sambil terus menatap ke arah dia orang yang berada tidak jauh dari nya.


" Apa mex juga menyukai wanita itu. Aku yakin mex juga menyukainya".Lirih meisya. "Nggak !!.Nggak bisa di biarin Mex sudah menjadi suami ku. Jadi nggak boleh ada orang ketiga di antara kami. Aku harus menghalangi si pelakor itu untuk rebut mex dari ku ".Entah kenapa meisya tidak suka melihat mex berdua dengan dinda.


Meisya segera berjalan ke arah mex dan juga dinda. " Hai suami ku ".Panggil meisya. Lagi lagi meisya mengeluarkan senyuman manis nya.


Sementara dinda begitu terkejut melihat meisya yang tiba tiba saja muncul. " Sial ".Umpat dinda dalam hati.


" Mex temani aku ke sana ".Dinda segera menggandeng tangan mex. Dinda ingin segera membawa mex pergi dari hadapan meisya.


Namun dengan cepat meisya memutus pegangan tangan dinda.


" Kau bawa suami ku kemana?? ".Tanya meisya sambil menatap sinis dinda. "Suami ku ini sudah capek.Jadi jangan ajakin suami ku keliling lagi. Nanti suami ku yang tampan ini sakit lagi ".Ucap meisya sambil menggenggam erat tangan mex.


Dinda segera melihat arloji yang melingkar di tangan nya. Dan benar saja sekarang jam sudah menunjukkan pukul 16:30.


" Kau sedang apa di sini?? ".Tanya mex sambil menatap meisya yang kini tersenyum menatap mex. " Aku mencari ini ".Ucap meisya sambil memperlihatkan sneakers putih di tangan nya.


" Ohh ya Terima kasih banyak ".Ucap meisya sambil tersenyum manis menatap mex.


" Untuk apa?? ".Tanya mex. " Untuk uang yang kamu berikan. Itu banyak banget loh ".Ucap meisya. Meisya semakin tersenyum lebar menatap mex. Padahal uang yang mex berikan kepada meisya hanya sebagian kecil dari gaji nya.


Sementara itu muka dinda semakin memerah karena menahan rasa kesal nya dengan sikap meisya. Dan untuk kedua kali nya usaha dinda untuk merebut mex kembali gagal karena meisya.


" Ohh iya dinda kau lebih baik pulang naik taksi saja. Soal nya aku dan suami ku yang tampan ini kami ingin keliling dulu sebelum pulang".

__ADS_1


"Ohh silahkan aku juga masih ingin berbelanja ".Dinda menatap meisya dengan senyum yang di paksakan. Namun dinda juga menatap mex. Tatapan penuh Arti. " Maaf aku tidak bisa menemani mu belanja. Aku harus mengantar nona dinda pulang ".Ucap mex sambil menatap meisya.


Meisya terdiam menatap mex. Meisya tidak menyangka dengan jawaban mex. ternyata mex menyetujui pulang bersama dinda.


" Ayo mex ".Dinda segera menggandeng tangan mex. Namun dengan cepat mex melepaskan tangan dinda dari tangan nya. Meisya hanya diam menatap mex.


Perlahan lahan mex tubuh mex mulai menghilang di balik rak sepatu. " Aku sudah menyangka pasti mex juga memiliki perasaan kepada dinda ".Guman meisya sambil tersenyum getir.


" Ya ampun mei lo sadar dong. Lo tu nggak ada apa apanya di bandingkan dia. Dia itu cantik ples kaya raya. Tentu saja Mex lebih tertarik pada nya. Tapi aku tidak akan menyerah. Aku akan terus berusaha mempertahankan milik ku ".Guman meisya sambil mengepalkan tangan nya.


Meisya segera berjalan keluar dari mall itu.


BUGHH... Karena tidak fokus meisya pun menabrak seseorang.


" Maaf kan aku. Kau tidak apa apa?? ".Tanya seseorang meisya tabrak.


" Tidak".Jawab meisya. Meisya segera menatap orang yang sudah ia tabrak.


"Regi ".Meisya menatap Aan sambil tersenyum.


" Wahh meisya kan?? ".Tanya Aan . Dan meisya menganggukkan kepala nya.


" Lo ngapain di sini?? ".Tanya meisya.


" Ohh ya kebetulan aku lagi pengen makan. Sebagai permintaan maaf karena sudah menabrak mu bagaimana kalau aku mentraktir mu makan ".Ucap Aan sambil tersenyum.


" Sorry Gi gue nggak bisa. Gue mau cepat cepat pulang".


"Kalau gitu aku boleh minta nomor ponsel kamu nggak?? ".Aan tersenyum menatap meisya.

__ADS_1


Dan tanpa berpikir panjang meisya segera memberikan nomor ponsel nya kepada Aan.


Di sisi lain tepat nya di sebarang mall seorang pria tampan sedang memperhatikan interaksi antara Aan dan juga Meisya.


__ADS_2