Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Meisya


__ADS_3

Hari hari berlalu begitu cepat...


Tak terasa kini Alan sudah berumur satu bulan ..


Di sisi lain..


"Mei".Panggil mama meisya. " Iya ada apa ma ??".Jawab Meisya sambil menatap mama nya yang sedang duduk di sofa ruang tamu rumah nya.


" Mei sini dulu. Ada yang mau mama bicarakan sama kamu ".Ucap mama meisya sambil tersenyum menatap anaknya itu.


Meisya mulai merasa curiga dengan sikap mama nya. Biasanya kalau mama nya tersenyum seperti itu hanya ada dua kemungkinan. Yang pertama kalau lagi banyak uang. Dan yang kedua kalau ada maunya.


Dan dengan langkah berat meisya mulai berjalan ke arah mamanya.

__ADS_1


" Ma ada apa??. Mei mau pergi ni ".Ucap meisya sambil menatap mama nya. " Mau kemana?? ".Tanya mama meisya. " Mau ketemu ponakan ".Jawab Meisya. " Ponakan?? . Adik kamu aja belum nikah gimana mau punya ponakan?? ".Ucap mama meisya. Meisya semakin merasa kesal. " Nggak ma.Mei mau ketemu sama anaknya Aisya. Mama kenal Aisya kan ?? ".Ucap Mei. " Aisya yang istri Alif Wijaya itu kan?? ".Tanya mama Meisya. " Iya mama cantik ".Jawab Meisya.


" Mei cepat sini".Dengan cepat mama meisya menarik tangan meisya hingga meisya terduduk di atas sofa itu. "Ya ampun nasib de punya mama kayak gini. Nggak peka banget. Untung aja sofa nya Empuk. Kalau nggak bisa tambah tepos pantat ku yang kecil ini ".Ucap meisya sambil mengusap pantat nya.


" Mei kamu kenal sama tante Nabila?? ".Tanya mama Meisya. " Tante Nabila??. Itu kan temen mama".Ucap Meisya sambil menatap mama nya. "Iya.Kamu tau nggak .. Ucapan mama meisya terpotong.


" Nggak tau ".Jawab meisya dengan polos nya.


Plakk.. Satu pukulan keras mendarat di lengan meisya. Dan hal itu membuat meisya semakin kesal. " Aduh sakit ma ".Ucap meisya sambil mengusap lengan bekas pukulan mama nya.


" Jadi gini. Kan mama pernah bawa kamu ketemu sama temen temen mama.. Lagi lagi ucapan mama Meisya terpotong. "Terus ".Jawab Meisya. " Mei dengerin dulu mama ngomong ".Ucap mama meisya sambil memberikan sebuah jahitan kepiting di paha meisya. " Ahh Aduh sakit banget ma. Badan Mei udah kurus kayak gini. Mama masih aja tega cubit paha Mei ".Ucap meisya. Ingin rasanya meisya menangis karena cubitan itu terasa sangat sakit.


" Makanya dengerin mama ngomong ".Kesal mama meisya. " Jadi mama kan pernah bawa kamu ketemu sama temen temen mama. Nah tante Nabila. Kamu pasti kenal kan??. Jadi dia itu suka banget sama kamu. Jadi dia mau jodohin kamu sama anak nya ".Ucap mama Meisya sambil tersenyum.

__ADS_1


" Nggak mau titik ".Ucap meisya. Meisya segera berdiri dari duduk nya. Namun dengan cepat mama meisya kembali menarik tangan meisya.


Dan untuk kedua kalinya pantat meisya mendarat dengan keras di atas sofa itu.


" Mei dengerin dulu mama ngomong . Anaknya tante Nabila itu tajir lo Mei. Dia salah satu kaki tangan tuan Alif Wijaya ".Ucap mama Meisya.


" Mei nggak mau ma.Gimana kalau anaknya tante Nabila itu udah tua".Ucap Meisya sambil bergidik Geli.


"Nggak mungkin lah. Kamu nggak liat tante Nabila itu masih cantik dan muda ".Ucap mama meisya. " Tapi Mei nggak mau ma. Mei nggak mau menikah karena terpaksa. Mei nggak mau jadi janda muda ".Ucap Mei." Tapi Mei mama dan tante Nabila udah sepakat mau jodohin kamu dan anak nya ".Ucap mama Meisya sambil tersenyum menatap meisya.


" La gimana cerita nya ni. Mama bikin kesepakatan tanpa persetujuan Mei. Mei nggak mau. Pokok nya Mei nggak mau. Kalau mama tetap maksa Mei bakal kabur dari rumah ".Ancam Meisya. " Mei pliss ini demi kebaikan kamu nak. Percayalah Anak tante Nabila itu pasti baik seperti ibu nya".Ucap mama Mei sambil menatap lekat ke arah meisya. "Terserah mama ".Kesal meisya. Dan dengan cepat meisya segera berdiri dari duduk nya.


Meisya segera berjalan keluar dari rumah nya.

__ADS_1


Meisya segera memasuki mobil nya. Dan meisya menutup pintu mobil nya dengan keras.


Di sepanjang perjalanan meisya terus saja menggerutu. " Gimana ceritanya coba. Ya ampun mama mau jodohin gue sama anak teman nya. Hanya karena akan temen mama itu tajir. Mana mama nggak bilang bilang lagi.Main bikin kesepakatan aja ".Gerutu meisya. " Pokok nya gue nggak mau ".Ucap meisya.


__ADS_2