
Di sisi lain ...
Tepat nya di salah satu kamar hotel . Mex mulai membuka kedua matanya. Kepala mex terasa pusing dan berat. Mex mulai mengedarkan pandangan nya. Entah apa yang terjadi semalam yang jelas kamar itu terlihat sangat berantakan. "Dimana ini??. Kenapa aku bisa berada di sini?? ".Mex mencoba mengingat kejadian yang sedang dia alami. Dan kenapa dia bisa berada di kamar ini???. Namun tidak ada satu kejadian pun yang bisa di ingat oleh mex.
Mex segera berdiri dari ranjang itu. Mex segera berjalan keluar dari kamar sambil memegang kepalanya yang terasa berat. " Dimana ini?? ".Guman mex. Mex kini sudah berada di lantai dasar. " Bukan kah ini hotel xx. Kenapa aku bisa berada di sini?? ".Guman mex . Mex kembali mengingat kejadian semalam. " Dimana dinda??".Mex tiba tiba saja teringat kepada dinda . Seingat mex terakhir kali dia pergi mengantar dinda ke rumah sakit. Tapi kenapa dia tiba tiba saja berada di kamar hotel itu.
Mex mengedarkan pandangan nya mencari keberadaan mobil nya. Setelah menemukan keberadaan mobil nya. Mex pun segera menuju mobil nya. Kepala mex terasa semakin berat.
Beberapa saat kemudian akhirnya mobil mex sampai di basemen apartemen xx. Mex segera memarkirkan mobil nya. Mex mulai berjalan masuk ke dalam apartemen itu.
Dan kini mex sudah berada di dalam apartemen nya. Mex segera duduk di atas sofa sambil menyandarkan kepala nya. "Sebenarnya apa yang terjadi?? ".Guman mex lagi. Namun tiba tiba mex mencium bau sesuatu yang tidak enak berasal dari baju yang ia pakai.
" Bau alkohol. Kapan aku minum??".Guman mex lagi. Kepala mex benar benar terasa pusing. Mex menatap ke arah arloji yang melingkar di tangan nya. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi.Mex memutuskan untuk tidak masuk kerja.Mex kembali melamun mex masih bingung dengan kejadian yang menimpa nya. Tapi semakin mex berusaha mengingat kepalanya semakin terasa sakit.
Dan akhirnya mex memutuskan untuk beristirahat di kamar nya. Setelah sampai di kamar nya mex segera merebahkan badan nya di atas ranjang nya. Dan perlahan mex mulai memejamkan kedua matanya. "Meisya ".Tiba tiba mex kembali membuka kedua matanya. Tiba tiba saja mex teringat kepada meisya.
" Dimana dia??. Apa dia pergi ke kampus. Bukan kah sekarang hari liburnya".Guman mex. Mex segera mengambil ponsel dari saku nya. Tapi ponsel yang mex cari tidak ada di saku nya. Mex kembali mencari keberadaan ponsel nya. Namun ponsel mex tidak ada di dalam kamar itu.
__ADS_1
Mex kembali berdiri dari duduk nya. Mex berjalan keluar dari kamar nya.Mex berjalan menuju dapur untuk mencari keberadaan meisya. Namun dapur itu terlihat kosong dan tidak ada siapa pun di sana.
Dan tiba tiba saja pintu apartemen mex di ketuk dengan keras.Awalnya mex tidak menghiraukan ketukan pintu nya. Tapi semakin lama ketukan nya semakin keras. Dan mau tidak mau mex pun membuka pintu apartemen nya.
Dan terlihat lah seorang wanita paru baya berdiri di depan apartemen mex sambil menatap tajam ke arah mex.
Wanita itu segera berjalan masuk ke dalam apartemen mex. "Ma.Kok mama datang nggak ngasih tau aku ".Ucap mex sambil menatap mama nya yang sedari tadi menatap tajam ke arah nya.
Plakkkkk..... Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kanan mex. " Ma kena..... ".Ucapan mex terpotong.
Ia melemparkan ponsel itu tepat ke arah wajah mex sehingga ponsel itu tepat mengenai batang hidung mex. Dan hal itu terasa sakit bercampur nyeri. " Kau liat dengan mata kepala mu ".Teriak mama mex dengan nafas yang naik turun. Karena amarah nya sudah tidak bisa lagi ia pendam.
Mex pun mengambil ponsel mama yang sudah tergeletak di atas lantai. Bahkan layar ponsel nya terlihat sudah retak karena terlalu keras membentur lantai. Mex pun mulai menghidupkan ponsel nya.
Dan dan mex begitu terkejut saat melihat foto yang ada di ponsel itu . Kemudian mex melihat sebuah vidio dimana dia mengakui kalau dia menikahi meisya hanya untuk menjadikan meisya sebagai pelarian.
Plakkk... Dan sekali lagi mama Mex menampar nya bahkan tamparan yang ini jauh lebih keras dari tamparan yang sebelum nya. " Kau selingkuh dengan dinda adik dari Alif Wijaya . Bahkan kau minum dan kau juga mengatakan kalau kau hanya menjadikan meisya sebagian pelarian mu ".Teriak mama mex. " Tapi ma ini semua hanya kesalah pahaman. Aku tidak benar benar melakukan ini. Aku yakin ini semua perbuatan dinda ".Ucap mex sambil menatap wajah mama nya yang semakin memerah.
__ADS_1
" Kesalah pahaman kau bilang. Dasar Sial*n".Bentak nabila.
Plakkk... Untuk yang ke empat kalinya Nabila menampar pipi mex dengan keras. "Ma ini benar benar ke salah pahaman. Dan asal mama tau sekarang aku sadar kalau aku mencintai meisya ma. Dan juga aku mau bertanya dari mana mama mendapatkan ini. Ma jangan sampai meisya melihat ini ma ".Ucap mex sambil menatap mama nya.
Amarah Nabila kembali memuncak. " Kau menyesal ha?? . Kau mau tau aku dapat ini semua dari siapa??. Aku dapatkan semua ini. Dari mama mertua mu, Mama meisya dan itu artinya meisya sudah mengetahui semua
nya ".Teriak Nabila. Nabila ingin melayangkan sebuah tamparan lagi. Tapi ia mengurungkan niat nya. Karena kedua pipi mex sudah terlihat memerah dan berbekas.
Mama mex mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya . Sebuah amplop coklat. " Kau lihat ini ".Nabila melempar amplop coklat itu ke arah mex . Mex segera mengambil amplop itu. Mex begitu terkejut saat melihat isi surat itu . Ternyata itu surat gugatan cerai . " Kau senang melihatnya kan?? ".Ucap nabila sambil tersenyum sinis. " Dan sekarang meisya sudah pergi jauh bahkan aku tidak tau di mana keberadaan menantuku itu. Tapi aku tidak mau tau kau harus menemuka keberadaan meisya.Dan jangan panggil aku mama kalau kau belum bisa menemukan dan membawa menantuku kembali ".Ucap mama mex.
Setelah itu nabila segera berjalan keluar dari apartemen mex.
Mex terdiam mematung.Namun mex kembali tersadar. Mex segera berlari menuju kamar nya . Dan benar saja saat mex membuka lemari . Semua baju meisya sudah tidak ada lagi. Mex kembali terdiam mematung. Rasanya baru semalam mex berbicara dengan meisya. Bahkan mex berkata kalau dia hanya pergi sebentar . Tapi kenapa pagi ini meisya sudah tidak ada lagi di apartemen nya.
" MENYESAL ".Satu kata ini yang sedang mex rasakan sekarang.
GIMANA NI KASIAN NGGAK SAMA MEX??. PADAHAL INI SEMUA ULAH DINDA, TAPI MALAH MEX YANG KENA IMBASNYA.
__ADS_1