
Satu bulan sudah berlalu..
Kini Ais sudah kembali berada di tanah kelahiran nya. Dan Ais memutuskan untuk melanjutkan studi S2 nya di Salah satu universitas yang ada di ibu kota.
Pagi ini seperti biasa Ais bangun lebih awal. Dan hal pertama yang Ais lihat adalah wajah tampan suaminya . Setelah puas menatap Al . Ais segera masuk ke dalam bathroom.
Kini Ais sudah memakai pakaian casual nya. Hari ini kebetulan Ais sedang libur. Ais mulai menyiapkan segala keperluan Al.
"Kak Al. Kak Al bangun".Ucap Ais sambil menepuk pelan tangan Al. Namun tidak ada gerakan sama sekali dari Al. " Kak Al bangun ".Ucap Ais dengan suara yang semakin keras.
Al segera menarik tangan Ais. Dan dengan cepat Al segera memeluk Ais dengan erat. "kau sudah berani menganggu tidur ku. Aku tidak akan melepaskan mu sayang ".Ucap Al dengan mata yang masih terpejam.Namun Al semakin memperat pelukan nya.
" Kak Al bangun. Dan lepaskan Ais. Ais udah mandi. Kak Al bau sekali ".. Teriak Ais. Al begitu kaget mendengar teriakan Ais. Ini untuk yang pertama kalinya bagi Al mendengar teriakan yang melengking yang keluar dari mulut Ais..
Biasanya hanya suara lemah lembut yang Al dengar. Tapi pagi ini akan menjadi pagi yang bersejarah karena sebuah teriakan melengking yang keluar dari mulut Ais..
" Ya udah sekarang kak Al mandi sana. Kak Al bau banget ".Ucap Ais. Ais segera berjalan keluar dari kamar..
Ais berjalan menuju dapur. " Yeah akhirnya paket ku datang hari iniiiii "... Teriak Ais. Ais terus memasak sambil bernyanyi. Ya ini adalah kebiasaan baru Ais memasak sambil bernyanyi.." Sie iyii hie Iyi hieeeeeeeheeeee".Ais bernyanyi dengan suara yang sangat besar.
"Kini semua makanan sudah tertata rapi di atas meja ".. Ais segera duduk menunggu Al. Ais Tiba tiba saja melamun sambil tersenyum.
__ADS_1
" lagi ngelamun nin siapa?? ".Ucap Al yang tiba tiba saja datang. " Nggak. Nggak ngelamun nin siapa siapa kok".Jawab Ais cuek.
Entah kenapa saat melihat Al jiwa cuek Ais seketika keluar. "Ehh kak Al pakai parfum apaan si ".Tanya Ais sambil menutup hidung nya.. "Aku memakai parfum yang biasa aku pakai.Memangnya kenapa sayang?? "..Tanya Al saat melihat Ais yang menutup hidung nya.
" Emm kak Al bau kaget ".. Ucap Ais . Ais sudah tidak tahan lagi mencium bau Al. Ais segera berjalan menjauh dari Al. " Sayang kamu mau ke mana?? ".Tanya Al sambil menatap istrinya yang perlahan lahan berjalan meninggalkan ruang makan. " Emm kak Al duluan aja. Kepala Ais pusing banget ".Ucap Ais sambil terus berjalan. Ais segera memasuki kamar nya.
" Aduh pusing banget "..Guman Ais sambil memegang kepalanya. Ais segera merebahkan badan nya.
Cek lek. Al perlahan membuka pintu kamar.
" Aisya ".Panggil Al. " Iya kenapa kak"Tanya Ais sambil menatap Al yang kini perlahan berjalan mendekatinya.
"Masih pusing??. Ayo aku antar ke rumah sakit . Aku takut kau kenapa napa ".Ucap Al sambil terus menatap istrinya itu. " Nggak kak Ais cuma pusing dikit. Bentar lagi juga hilang ".Ucap Ais sambil tersenyum.
Ais segera memejamkan kedua matanya. Dan perlahan lahan dengkuran halus mulai terdengar. Dan entah berapa jam Ais tertidur.
Drttt.. Drttt.. ponsel Ais begetar.
Ais pun terbangun dari tidur nya. Perlahan lahan Ais membuka kedua matanya. Ais segera meraih ponsel nya.
" Iya".Jawab Ais.
__ADS_1
"Apa beneran??".Ais terlihat begitu bersemangat.
" S. sekarang bapak udah di mana??".Tanya Ais lagi .
"Ya udahh sekarang saya ke sana ".Ucap Ais dengan bersemangat Ais segera berjalan keluar dari kamar nya. Dan dengan semangat empat lima Ais segera memasuki lift dan menuju lantai dasar apartemen itu.
Dan Ais langsung bisa melihat seorang reseller yang sedang berdiri dengan sebuah kotak yang agak besar. Ais segera berjalan ke arah orang itu. " Saya mau ngambil paket atas nama Aisya".Ucap Ais. Reseller itu segera memberikan paket pesanan Ais.
Ais kembali berjalan memasuki lift sambil memeluk paket nya dengan erat. "Ye Akhirnya datang juga ".Ucap Ais.
Ais segera duduk di sofa ruang tamu. " Ehh udah jam berapa ni ".Ucap Ais. Ais segera melihat arloji nya. Sekarang jam sudah menunjukkan pukul dua belas siang. " Ehh bentar lagi kak Al pulang".Ucap Ais.
Dan dengan terburu buru Ais segera menuju dapur . Ais segera menyiapkan makan siang untuk Al.
Sekitar dua puluh menit kemudian. Beberapa makanan lezat sudah tertata rapi di Atas meja. Ais kembali berjalan menuju sofa ruang tamu.
MAMPIR JUGA YA DI CERITA 3A LAIN NYA
ALISYA CINTA BEDA AGAMA .
AYLA CINTA YANG RELA BERKORBAN .
__ADS_1
ANITA CINTA YANG TERPENDAM.
NEXT EPS SIANG INI YA