Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Cemburu


__ADS_3

Akhirnya class meisya hari ini berakhir juga.


Meisya dan haessu berjalan beriringan keluar dari class. "Meisya dimana yoenjun??. Aku tidak melihat nya di kelas. Kenapa dia tidak masuk kelas hari ini?? ".Haessu menatap meisya dengan penuh tanya.


" Dia sedang berlatih hoki es bersama tim nya. Karena sebentar lagi mereka akan mengikuti pertandingan hoki es".Jawab meisya. Ya yoenjun sudah mengatakan kepada meisya kalau selama seminggu ke depan dia sedang fokus berlatih.


"Benarkah ??. Apa kau tidak melihat yoenjun berlatih??".Tanya haessu. Haessu berharap bisa melihat yoenjun . " Emm... Sepertinya tidak tugas tugas aku sedang menumpuk ,jadi aku tidak punya waktu untuk sekedar melihat yoenjun berlatih hoki es ".Ucap meisya lagi. " Memang nya kenapa?? ".Tanya meisya lagi saat melihat perubahan dari raut wajah haessu. " Ahh.. tidak ada. Aku hanya bertanya ".Ucap haessu sambil tersenyum menatap meisya.


Meisya dan haessu kembali berjalan menuju gerbang keluar kampus itu. Seperti yang sudah meisya duga, Meisya melihat mex yang masih berada tidak jauh dari pintu gerbang keluar kampus itu. " Apa dia sedari pagi berdiri di sana?? ".Batin meisya. Meisya sedikit kasian melihat mex.


Meisya pun segera berjalan ke arah mex yang sedang berdiri sambil mengedarkan pandangan nya mengapa bangunan yang ada di depan nya. Mex sedikit tersenyum saat melihat meisya berjalan ke arah nya. " Meisya!!. Kau mau kemana?? ".Tanya haessu sambil mengikuti langkah meisya.


" Apa kelas kau sudah berakhir?? ".Tanya mex yang terus memperhatikan meisya hingga langkah meisya berhenti saat ia sudah berada tepat di hadapan mex. " Kenapa kau masih di sini ?? ".Ucap meisya sambil berkacak pinggang. " Menunggu kau pulang ".Jawab mex tanpa menghiraukan tatapan tajam dari meisya.


" Meisya!! ".Ucap haessu sambil mengatur nafas nya. " Kau kenapa?? ".Tanya meisya saat melihat haessu. " Kaki mu itu terbuat dari apa sih. Jalan mu cepat banget ".Ucap haessu.


Meisya hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan haessu.


Meisya kembali menatap mex. " Aku punya kaki jadi aku bisa pulang sendiri".Ucap meisya.

__ADS_1


Haessu segera menegakkan kepalanya. "Kenapa kau berkata seperti itu. Kau marah pada ku?? ".Tanya haessu sambil menatap bingung ke arah meisya. "Tidak ".Meisya baru sadar kalau sedari tadi haessu hanya menundukkan kepala nya sampai mengatur nafas nya.


Tatapan haessu terhenti tepat saat melihat pria yang ia lihat pagi tadi. " Apa kau bicara pada nya ".Tanya haessu yang berbisik di telinga meisya sambil menatap ke arah mex. " Emm


iya ".Jawab meisya. " Jadi kau mengenal pria itu?? ".Tanya haessu lagi. " Ya ".Jawab meisya.


Haessu kembali terdiam sambil terus menatap ke arah mex. Badan mex terlihat tegap dan tinggi wajah nya sangat tampan serta kulit nya yang terlihat putih dan mulus. " Dia sangat tampan ".Guman haessu. Meisya segera menolehkan kepalanya menatap haessu.


Dan untuk kesekian kalinya meisya mendengar haessu memuji mex dan melihat haessu menatap kearah mex. " Hai ".Sapa haessu sambil melambaikan tangan nya. Mex menyadari kalau dirinya sedang di sapa oleh perempuan yang berdiri di samping meisya.


Mex pun menjawab sapaan haessu dengan sebuah senyuman. Lagi lagi meisya hanya diam tanpa bisa berbuat apa pun saat melihat mex tersenyum menatap haessu. " Waw meisya ternyata dia juga punya lesung pipi.Dia sangat manis saat tersenyum".Ucap haessu yang berbisik di telinga meisya.


Meisya tidak menanggapi perkataan haessu. Sekarang meisya hanya fokus menatap mex dengan tatapan tajam nya. "Apa kalian berteman ??".Tanya haessu sambil menatap mex. "Tidak.. Lebih tepat nya dia is... " Ucapan mex terpotong saat tangan mungil meisya tiba tiba saja menutup mulut nya. Tatapan meisya semakin tajam dan seperti ingin menelan mex hidup hidup.


"Ya sudah. Nanti malam jangan lupa".Ucap haessu. " Baiklah ".Jawab meisya. Dan perlahan haessu mulai berjalan meninggalkan meisya.


Meisya juga perlahan berjalan keluar dari gerbang kampus itu. Mex mengikuti langkah meisya dari belakang. Tidak ada pembicaraan dari mereka. Suasana begitu hening. " Hei kenapa kau masih mengikuti ku ?? ".Ucap meisya sambil membalikkan badan nya menatap wajah mex.


" Aku sudah bilang aku ingin bersama dengan istriku ".Jawab mex dengan wajah datar nya.

__ADS_1


" Kau jangan sampai kau mengulangi perbuatan mu yang tadi ".Tegas meisya.


" Perbuatan yang mana?? ".Tanya mex sambil menatap meisya dengan penuh tanya.


" Jangan pernah berani berani mengakui aku sebagai istri mu di depan orang yang tidak kau kenal ".Tegas meisya lagi. " Baiklah".Jawab mex singkat dengan wajah datar nya.


"Siapa perempuan yang bersama kau tadi?? ".Tanya mex tanpa menatap meisya. " Dia teman aku ".Jawab meisya. " Memang nya kenapa ?? ".Tanya meisya. " Dia cantik sekali. Siapa nama nya?? " . tanya mex dengan wajah datar tanpa menatap meisya .


"Kau cari tau saja sendiri?? ".Kesal meisya meisya mempercepat langkah nya. " Baiklah. Aku akan mencari tau nya sendiri. Sangat mudah bagi ku untuk mengetahui nama seseorang ".Ucap mex lagi. Mex sengaja melakukan nya mex ingin menguji meisya. Mex ingin mengetahui apakah meisya menyukai nya atau tidak.


Mex ingin segera membuat pilihan. Jika benar meisya menyukai nya. Mex ingin segera membuat meisya menyadari perasaan nya. Dan jika meisya benar benar tidak ada perasaan kepada nya. Maka mex hanya bisa melepaskan meisya dan membiarkan meisya bahagia dengan orang lain.


" Terserah.. Aku tidak peduli ".Kesal meisya lagi sambil mengepalkan tangan nya. " Kau itu kenapa. Kenapa kau marah??. Aku hanya bertanya nama wanita yang bersama mu tadi ".Ucap mex sambil tersenyum. Mex dapat melihat dengan jelas tangan meisya yang sedang terkepal dengan erat.


" Dan aku tidak peduli ".Bentak meisya." Kalau kau mau dengan wanita itu pergi saja sana. Kau cari tahu sendiri. Dan jangan pernah lagi muncul di hadapan ku ".Ucap meisya.


Meisya kembali berjalan menyusuri trotoar itu meisya ingin segera sampai di kosan nya.


Mex segera mengejar langkah meisya. Meisya begitu kaget saat tangan mex tiba tiba saja melingkar di pinggang nya. Mex memeluk meisya dari belakang. Bahkan mex tidak peduli kalau mereka sedang ada di tepi jalan. " Kenapa kau marah ??. Apa kau cemburu?? ".Tanya mex sambil tersenyum manis menatap meisya.

__ADS_1


Deg....


Jantung meisya berdetak dengan kencang. posisi wajah mex sekarang bentar benar dekat dengan wajah nya. Dan detak jantung meisya semakin bertambah cepat saat melihat senyuman mex. Memang benar apa yang di katakan haessu . Senyuman mex benar manis .


__ADS_2