Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Hukuman #2


__ADS_3

Mex dengan perlahan turun dari tubuh meisya.


Dengan gerakan cepat mex melepaskan pakaian nya. Hingga ia polos tanpa sehelai benang pun.


Meisya memalingkan wajah nya saat melihat milik mex. Kemudian dengan perlahan mex kembali menindih tubuh meisya. Mex segera melepaskan penghalang yang masih melekat di badan meisya. Akhirnya mereka berdua pun sama sama polos.


Dengan perlahan mex kembali melakukan kegiatan nya. Mex pun memulai proses peny*tuan nya. "Akkhh".Teriak meisya. Saat merasakan sesuatu yang ker*s berusaha memasuki bagian int*m nya. Mex membungkam mulut meisya dengan sebuah c*uman lembut. Kemudian dengan perlahan mex kembali berusaha untuk memasukkan mil*k nya. Dan pada akhirnya mex pun berhasil melakukan nya.


Cairan bening keluar dari kedua sudut mata meisya. Ternyata bercinta memang sesakit yang meisya bayang kan.


Mex mulai bergerak naik turun. Ia terus melakukan hal itu hingga ia berhasil menyemprotkan cairan kedalam rahim meisya.


Dan ini lah puncak ******* nya.


Apa kah kegiatan making love nya cuma sampai di sini??.. Jawab nya tentu saja tidak. Karena mex kembali mengulangi kegiatan nya.


Bahkan tak teras sudah dua jam berlalu..


Kini mereka sama sama terkulai lemah di atas ranjang...

__ADS_1


Padahal hari sudah larut malam. Namun meisya masih belum bisa tidur.. " Hikss


hikss... "Suara isak tangis sedari tadi terus terdengar dari mulut meisya. " Sayang kau kenapa?? ".Tanya mex sambil menatap meisya.


" Kau masih bertanya aku kenapa.. Hikss.. hikss.. Sakiittt".Ucap meisya sambil terisak.


"Maaf kan aku.. ".Ucap mex. Mex segera menutup tubuh polos meisya dengan selimut. Kemudian mex membawa meisya ke dalam pelukan nya. Akhirnya meisya sang wanita bar bar menangis hanya karena bercinta..


Pagi harinya..


Terlihat dua pasangan yang habis bercinta semalam masih saja tertidur dengan pulas.. Olahraga panas mereka semalam membuat mereka berdua sangat kelelahan.


Meisya terus menatap wajah tampan mex. Yang aneh nya kenapa baru sekarang meisya menyadari kalau mex benar benar tampan. Pantasan saja dinda sampai jatuh hati kepada mex. Satu lagi selain tampan ternyata mex sangat perhatiaan dengan yang ia sayangi.


Meisya dengan perlahan mengangkat tangan mex dari pinggang nya. Setelah berhasil. Meisya segera melilitkan selimut tebal itu di tubuh nya. Kemudian dengan perlahan meisya pun berdiri.


"Aduhh".Lirih meisya saat merasakan sakit dan perih di bagian intim nya. Meisya terus berusaha berjalan menuju kamar mandi. Namun meisya begitu terkejut saat badan nya tiba tiba saja terangkat.


" Kenapa kau tidak membangunkan ku..".Mex menatap lekat wajah istri nya itu. "Mex turun kan aku.. Aku bisa jalan sendiri ".Ucap meisya.

__ADS_1


" Ya tapi nanti jalan mu seperti pinguin ".Ucap mex sambil terkekeh.


Meisya begitu kesal dengan mex. " Dasar tidak punya hati ".Umpat meisya. " Memang nya apa yang aku lakukan sayang?? ".Tanya mex.


" Kau mengulangi kegiatan semalam berulang kali.. Kau tidak memperduli kan aku yang sudah kelelahan ".Ucap meisya . " Itu hukuman untuk mu ".Ucap mex sambil tersenyum. " Hukuman?? ".Meisya menatap mex dengan tatapan yang sulit di artikan. " Aku hanya mengatai mu bodoh.. tapi kau menghukum ku seperti ini ".Ucap meisya. " Tapi kau menikmatinya kan sayang ".Mex tersenyum menggoda menatap meisya.


" Turun kan aku..".Tegas meisya. "Aku tidak ingin lagi melakukan hal itu.. apalagi kalau sampai melakukan nya di dalam kamar mandi ".Ucap meisya dengan suara pelan. " Kau tenang saja. Kali ini kita benar benar hanya mandi , Tidak lebih dari itu ".Ucap mex.


Namun apalah daya ternyata mex kembali mengulang kegiatan nya di dalam kamar mandi.


Setelah selesai dengan terburu buru meisya berjalan keluar. Dia tidak peduli lagi dengan rasa sakit di bagian intim nya. Karena sekarang yang meisya ingin kan hanya lah menjauh dari mex dan dapat tidur dengan pulas. "Mex aku membenci muuuuu".Guman meisya. Setelah memakai pakaian nya meisya pun mengambil bantal dan selimut tebal. Meisya segera membaringkan badan nya di atas lantai.


Beberapa saat kemudian mex berjalan keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang nya.


Pandangan mex fokus menatap ke arah meisya yang sedang berbaring di atas lantai dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuh nya hanya kepala dan leher nya saja yang terlihat.


Mex Kembali tersenyum menatap meisya. Mex benar benar tidak menyangka kalau wanita yang di nikahi nya hanya karena perjodohan itu kini sudah menjadi milik nya seutuh nya. Dan tidak akan ada lagi pria lain yang bisa menyentuh wanita nya. Karena mex sudah berjanji akan selalu berada di dekat meisya.


Mex segera memakai pakaian nya. Tidak lupa mex juga memakai jaket tebal. Lalu mex pun berjalan keluar dari kamar meisya.

__ADS_1


__ADS_2