
Ais merasa bosan berada dikamar nya.Kini Jam sudah menunjukkan pukul dua sore. Tapi Ais belum memakan sedikit pun bubur yang diberikan bik rina tadi.
Drrrr..... drrrr...
Suara getaran ponsel Ais. Dan itu Adalah panggilan suara dari meisya.
"Halo ada apa Mei????... Ucap Ais.
" Gue Ama Reina udah sampai ni didepan Apartemen lo.... ucap meisya.
"Oh masuk Aja Mei apartemen gue di lantai lima... Ucap Ais.
Meisya dan Reina berjalan menaiki lift menuju lantai lima. Tak butuh waktu lama lift pun sampai di lantai Lima.
Kini meisya dan Ais telah sampai di dalam Apartemen Ais. Bahkan sekarang meisya dan Reina sudah berada di kamar Ais.Mereka duduk di tepi ranjang Ais.
" Ai muka lo kenapa...???.. Tanya Reina.
"Nggak papa ko Rein.... jawab Ais sambil tersenyum.
" Tu lagi bibir lo kok bisa luka gitu... Ucap Meisya....
"Nggak papa kok.... ucap Ais.
__ADS_1
" Apa ini perbuatan Kak Al..????... Tanya meisya yang geram sambil mengepalkan kedua tangan nya.
"Nggak kok.... jawab Ais yang mencoba menutupi kebenarannya.
" Lo nggak usah bohong Ai.... guman Reina.
"Iya Ai lo nggak bisa mendem semuanya sendirian..... ucap meisya..
" Iya ini perbuatan kak Al.. Emm tapi ini juga salah Aku karena Aku dekat sama kak mex dan Aan.... ucap Ais.
"Mex.. siapa mex???... Tanya meisya sambil mengernyitkan kening nya.
" Dia Asisten Kak Al... Ucap meisya.
Meisya hanya mangut membalas ucapan Ais.
" Aku nggak mau Kak Al salah paham lagi... ucap Ais..
Merekapun bercipika cipiki hingga dua jam berlalu.
Kini jam sudah menunjukkan pukul empat sore. Al pulang lebih awal karena semua pekerjaan nya sudah selesai dan juga dia Ada janji dengan shelina.
Saat Al menunggu di depan lift. Pintu lift terbuka dan menampakkan dua orang wanita cantik.
__ADS_1
Kedua wanita itu menatap tajam Al. "Hai kak Al Masih ingan dengan kami.... ucap meisya sambil menatap tajam Al...
" Aku meisya... ucap meisya .
"Dan Aku Reina... Ucap Reina.
" Kami teman nya Aisyah Anastasya hansim... ucap meisya.
"Kami udah tau semua yang kakak lakukan kepada Ais... ucap Reina.
" Kakak nggak usah khawatir Ais nggak pernah cerita tentang keburukan kak Al... Ucap meisya.
"Ingat ya kak kalau kakak mengetahui kebenaran tentang Ais kakak pasti Akan menyesal telah berbuat kasar pada nya.... Ucap meisya dengan napas memburu dan tangan yang terkepal dan jangan lupa tatapan tajamnya yang menusuk.
" Ingat ya kak. Kalau sampai kak Al berbuat seperti itu lagi . Kami tidak Akan segan segan MENGHANCURKAN RUMAH TANGGA kalian Asal kakak tau ada seseorang yang lebih menghargai nya dari pada kakak. Dan dia tidak pernah bersikap kasar terhadap perempuan..... Ucap meisya dengan menekan kan setiap kalimat yang Dia ucap kan .
Setelah selesai mengeluarkan kan amarah dalam hatinya Meisya dan juga Reina berlalu pergi dari hadapan Al.
Al merasa sangat tertampar dengan ucapan Meisya dan Reina. Al berjalan memasuki lift.
Sementara itu mex memandang takjub seorang wanita cantik yang sudah berani mengancam tuan nya. Dia Adalah Meisya. Mex dapat melihat Amarah Meisya.
**HAI READERS LANJUT NGGAK NI.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE..
TERIMA KASIH ❤❤❤**.