Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
Aan


__ADS_3

Satu jam kemudian..


Kini meeting antara Dua CEO dari perusahaan itu sudah selesai.. "Terima kasih atas kerja samanya tuan Alif.. Ucap CEO dari perusahaan Abraham Croups sambil menjabat tangan Al..


" Kalau saya boleh tau di mana ruangan tempat siswa atau siswi magang ...???.. Tanya CEO dari perusahaan Abraham yang tak lain adalah Regi Setiawan Abraham..


Al mengerutkan kening nya.. tidak biasanya rekan kerjanya bertanya tentang siswa atau siswi yang magang.. "Mereka berada di ruang staf.. Jawab Mex.. " Saya permisi dulu.. Ucap Aan .. Aan segera berjalan keluar dari ruangan itu bersama Asisten nya..


"Siapa dia..??.. Al bertanya tanya dalam pikirannya.. " Tuan.. Panggil mex.. Namun tidak mendapatkan jawaban dari Al..


"Tuan Alif.. Panggil mex dengan suara yang meninggi.. Al pun tersadar dari lamunan nya .. " Kenapa Mex??.. Tanya Al.. "Kenapa anda melamun..??.. Tanya mex.. " Siapa dia mex..??.. Al menjawab pertanyaan Mex dengan sebuah pertanyaan..


"Regi Setiawan Abraham pewaris tunggal dari perusahaan Abraham.. Jawab Mex.. " Kenapa Wajah nya tidak Asing bagiku.. Guman Al.. "Dia juga mahasiswa dari Kampus xxx.. Guman Mex ...


Deg...


Al baru ingat kalau Rekan kerja nya itu adalah pria yang pernah ia temui di restoran xx bersama Dengan Ais.. " Apa dia ingin menemui... Al begitu geram... Al mengepalkan kedua tangan nya dengan Erat..

__ADS_1


.......................................


Seorang pria tampan sedang berjalan menuju ruangan Staf...


Pria tampan itu segera memasuki ruang staf..


Seketika ruangan itu menjadi riuh karena kedatangan pria tampan itu .. Namun ke riuhan itu tidak bertahan lama.. Karena sebagian dari mereka sudah mengetahui siapa pria tampan itu... Mereka seger menunduk hormat ke arah Regi...


Meisya Reina dan juga Ais yang mendengar suara riuh segera menoleh kearah sumber suara.. "Regi.. Aan... Ucap Mereka serentak.. Will dan Arya menatap heran ke arah Meisya Reina dan Ais.. Mereka bertanya tanya kenapa Meisya Ais dan Reina bisa mengetahui tentang Regi Setiawan Abraham.. Seorang pewaris tunggal dari perusahaan Abraham Croups..


" Maaf tuan ada yang bisa saya bantu..??.. Tanya Arya..Tanya Arya..


"Saya ingin bertemu dengan Aisyah.. Ucap Aan..Ais bingung harus bagaimana.. Di satu sisi Ais begitu merindukan sahabatnya itu .. Di sisi lain ada hati yang harus Ais jaga.. Ais tidak ingin Al sampai melihat nya...


Dan dengan Langkah yang berat Akhirnya Ais mengikuti Aan.. " Pak Ais izin sebentar ya.. Ucap Ais.. Ais segera menarik tangan meisya dan Reina.. Ais tidak mau terlihat hanya berdua dengan Aan.. "An kita mau kemana... Tanya Ais.. " Kita ke taman depan .. Sebentar saja.. Ucap Aan sambil tersenyum..


"Ehh Gi sumpah lo ganteng banget... Ucap Meisya sambil tersenyum..

__ADS_1


" Kau baru tau kalau aku ini tampan.. Ucap Aan dengan percaya Diri..


"Ai tas gue ketinggalan .. Kalian duluan aja... Ucap meisya.. Meisya segera menarik tangan Reina kembali ke ruang para staf..


Kini Ais dan Aan sudah sampai di taman yang ada di depan Perusahaan Alif.. Mereka duduk berdua di bangku yang ada di taman Itu.. " Bagaimana kabar Ana..???.. Tanya Regi yang berusaha memecah keheningan...


"Ana baik.. Jawab Ais sambil tersenyum..


" Ini untuk Ana.. Ucap Regi sambil memberikan sebuah paper bag yang tidak terlalu besar..


"Ini apa An??.. Tanya Ais.. " Kau bisa melihat isi nya nanti.. Ucap Aan.. "Ana Ada sesuatu yang harus Aan sampaikan.. Tapi tidak sekarang.. Ucap Ais.. " Apakah itu sesuatu yang penting..???.. Tanya Ais.. "Ya ini sangat lah penting.. Ucap Aan..


" Sekarang aku harus kembali.. Ucap Aan... Aan segera mengantar Ais kembali ke ruangan Staf.. Setelah Itu Aan segera pergi dari perusahaan Al..


Di sisi lain


Seorang pria tampan kini sedang melihat rekaman CCTV.. Dan dia begitu marah.. Dia melempar semua barang yang ada di atas meja nya..

__ADS_1


__ADS_2