
" Maaf Aku sibuk... Ucap Ais.
Aan mengerut kan dahinya tidak biasanya Ais berbicara menggunakan Kata "Aku ".Tapi Aan tidak Ambil pusing dengan hal itu.
" Ayolah Ana. Sekali Ini saja. plisss.... Ucap Aan sambil menangkup kan kedua tangan nya memohon kepada Ais.
Tindakan Aan sontak saja membuat Ais tersenyum. Itu terlalu ke kanak kanakan menurut Ais.
Mau tidak mau Ais terpaksa menemani Aan.
Seperti biasa Mereka segera menuju restoran xxx. Tempat favorit mereka makan.
kini sembab mata Ais mulai hilang dia pun sudah membuka kaca matanya tapi tidak dengan masker nya.
"Kamu mau pesan Ap Ana???? ... Tanya Aan.
" Aku tidak mau makan. Aku sudah kenyang.... ucap Ais.
"Ayolah Ana. Aku tau kamu belum makan siang... ucap Aan.
" Aku pesan yang biasa saja.... ucap Ais yang sudah malas berdebat dengan Aan.
Makanan yang Mereka pesan telah sampai. Tapi Ais tidak kunjung membuka maskernya. Dan sepertinya ia juga tak berniat membuka maskernya.
"Ana buka dong maskernya gimana mau makan kalau maskernya nggak di buka. .... Ucap Aan.
" Aku nggak selera makan..... lirih Ais.
__ADS_1
"Ana Ayolah... Ucap Aan. Aan segera menarik masker yang Ais kenakan.
Ais yang kaget segera menutup bibir nya dengan telapak tangan nya Aan mengernyit kan dahinya. Itu kenapa Ana ucap Aan yang berusaha melepaskan tangan Ana dari bibir nya.
" Ini Kenapa Ana???... Tanya Aan saat melihat bibir Ana yang luka serta lebam.
"Nggak ini cuma kepentok meja semalam... Ucap Ais yang segera memakan makanan nya.
" Aaauhhh aduh.... Keluh Ais saat makanan pedas terkena ke bibir nya.
"Tunggu sebentar .... ucap Aan.
Aan segera berjalan keluar restoran . Setelah beberapa menit Aan kembali lagi masuk ke restoran tersebut dengan membawa sesuatu.
Aan membawa sebuah salep. Aan membuka salep tersebut dan segera mengoleskan nya ke bibir Ais yang luka.
"Auhhh aduhhh.... Lirih Ais saat merasa bibir nya perih.
setelah beberapa saat Akhir nya selesai.
" Ana kita pulang Aja ya.. Ucap Aan..
"Nggak Aan makan Aja dulu Biar Aku tungguin.... Ucap Ais.
" Kamu kenapa nggak bilang kalau bibir kamu luka ... Ucap Aan.
"Kalau aku tau aku nggak akan pesan makanan pedas untuk kamu.... ucap Aan.
__ADS_1
" Nggak apa kok. Aan makan Aja. Lagian Aku juga nggak selera makan An..... Ucap Ais.
"Ya udah tunggu bentar ya... Ucap Aan. Aan segera memanggil pelayanan restoran dan membayar semua tagihannya.
" Lo An kok nggak di Abisin... ucap Ais.
"Nggak apa aku udah kenyang. Ayok kita pulang.... Ucap Aan tersenyum.
Aan segera menarik tangan Ais keluar restoran tersebut.
Dan kebetulan Al sedang makan siang bersama Shelina.
Sedangkan mex menunggu Al di dalam mobil.
" Sementara itu Al yang duduk tidak jauh dari Ais melihat kejadian saat Aan memegang bibir Ais. Sorot mata Al sangat tajam. Entah kenapa Al tidak suka melihat nya.
Setelah selesai makan Al dan Shelina kembali keluar restoran. Al segera menaiki mobil diikuti oleh shelina.
Mex segera menjalankan mobil nya menuju Apartemen Shelina.
Setelah sampai Shelina segera turun. Tanpa berpamitan ke Shelina. Al langsung saja menyuruh mex menjalankan kan mobil nya.
Beberapa saat kemudian Al dan mex sampai di Apartemen milik Al.
**Hai reader segini dulu ya..
Terima kasih ❤❤❤❤**.
__ADS_1