
π°HAPPY READING π°
Malam itu juga mex mencari informasi di mana keberadaan meisya .Mex terus saja mencocokkan tempat meisya berfoto dengan tempat tempat yang saat ini sedang musim dingin .Dan tentu saja hal itu tidak mudah .Karena ada banyak tempat di asia maupun di eropa yang sedang musim dingin pada pertengahan menjelang akhir Desember.Sekitar sayu jam berlalu mex terus berusaha mencari tempat yang sama persis dengan tempat meisya berfoto.
"Seoul , Busan ".Guman mex.Akhirnya mex menemukan tempat yang sama persis dengan tempat meisya saat berfoto. " Ternyata dia sedang bersembunyi di Seoul ".Guman mex sambil tersenyum lebar. Mex segera menutup laptop nya. Mex terus saja tersenyum. Mex mulai merebahkan badan nya di atas ranjangnya. Rasanya mex sudah tidak sabar untuk menunggu hari esok. Dan malam ini mex akhirnya dapat tidur dengan tenang.
*
*
Pagi harinya..
Mex kini sedang bersiap untuk memulai perjalanan nya. Pesawat yang mex tumpangi akan take off tepat pukul sepuluh.
Kini mex sedang berada di waiting room . Pesawat nya akan take off sekitar empat puluh menit lagi.
Mex sedari tadi terus saja melihat foto meisya yang ada di ponsel nya. " Aku tidak akan pernah melepaskan mu ".Guman mex.
Empat puluh menit berlalu. Dan akhirnya pesawat itu pun memulai take off nya.
Di sisi lain..
Meisya sedang duduk sambil menunggu seseorang yang datang. Pagi ini cafe tempat meisya bekerja sangat sepi. Tidak seperti biasanya. Padahal cafe itu sudah buka sekitar tiga jam yang lalu. " Hahh kenapa sepi sekali ".Guman meisya sambil menghela nafas nya.
Seorang pria tampan berjalan masuk ke dalam cafe itu. Pria itu segera berjalan menghampiri meisya . " Meisya ".Sapanya sambil tersenyum menatap meisya.
__ADS_1
" Ya " . Jawab meisya sambil mengalihkan pandangan nya ke arah yoenjun. "Pesan coklat dingin dong satu. Haus ni ".Ucap yoenjun. " Satu aja?? " . Tanya meisya. "Iya aku kan sendiri . Nggak mungkin lah aku pesan dua ".Ucap yoenjun. Yoenjun segera berjalan menuju ke salah satu meja.
Beberapa menit kemudian meisya berjalan ke arah meja yoenjun sambil membawa segelas coklat dingin. " Kau itu ".Ucap meisya sambil menatap yoenjun yang sedang meminum coklat dingin buatan nya. " Aku kenapa??. Apa ada yang salah dengan ku?? ".Tanya yoenjun sambil tersenyum menatap meisya. " Hari sekarang sedang dingin tapi kau malah memesan coklat dingin ".Guman meisya.
" Ya aku lebih suka coklat dingin daripada coklat panas. Dan juga kau lupa siapa aku. Aku ini kan....
"Ice prince ".Sambung meisya. " Aku tidak akan pernah lupa itu".Guman meisya. Meisya segera berdiri dari duduknya. Namun yoenjun menahan tangan meisya. "Kau mau kemana?? ".Tanya yoenjun sambil menggenggam tangan meisya. " Aku mau kembali bekerja ".Ucap meisya sambil menarik tangan nya dari genggaman tangan yoenjun.
"Mei tunggu dulu ada satu hal yang ingin aku sampaikan kepada mu ".Ucap yoenjun. Yoenjun terus saja menatap wajah cantik meisya. Cantik yang natural berbeda dengan gadis kebanyakan.
Meisya menghela nafas nya. " Tapi jangan lama lama ya ".Ucap meisya. " Iya nggak lama kok ".Jawab yoenjun yang kembali tersenyum menatap meisya.
" Mei aku ingin bertanya sesuatu kepada mu ".Yoenjun terus saja menatap wajah meisya. Jantung yoenjun kini berdetak dengan kencang. " Kalau mau bicara langsung saja ke intinya. Ntar keburu aku kena marah".Kesal meisya.
"Mei apa kau sudah punya pacar calon suami?? ".Tanya yoenjun sambil menatap serius ke arah meisya. " Gue udah punya suami tapi lebih tepatnya sekarang gue udah janda ".Meisya menjawab jujur pertanyaan dari yoenjun. Sejujurnya meisya sangat malas menjawab berbelit belit apa lagi kalau sampai berbohong.
" Apa kah ini real atau cuma editan ".Tanya yoenjun. Yoenjun benar benar belum bisa percaya kalau meisya sudah menikah. " Editan dari mananya ??. Kau tidak liat itu real ".Kesal meisya lagi. Yoenjun benar benar membuat meisya kesal.
" Ya aku percaya. Aku tidak menyangka kalau kau sudah menikah. Tapi kau benar benar terlihat sangat cantik ".Ucap yoenjun memuji meisya . "Di mana suami mu sekarang ?? ".Tanya yoenjun . " Mana aku tau. Lebih tepat nya mantan suami karena sekarang dia bukan suami ku lagi. Kami sudah berpisah ".Ucap meisya.
" Jadi kau sudah jadi janda ".Ucap yoenjun sambil tersenyum lebar. Ternyata masih ada kesempatan untuk yoenjun. " Ya . Dan aku bukan sembarang janda. Aku ini janda ting
ting ".Ucap meisya sambil tertawa puas.
" Kalau aku boleh tau kenapa kau sampai bercerai dengan suami mu?? ".Tanya yoenjun lagi. " Kepo amat si ".Kesal meisya. Sudah terlalu banyak pertanyaan dari yoenjun yang harus meisya jawab. " Kepo. Apa itu kepo?? ".Tanya yoenjun.
__ADS_1
" Kepo itu artinya kue".Jawab meisya sambil terkekeh. "Benarkah??. Apakah kue kepo enak?? ".Tanya yoenjun. " Sedikit ".Jawab meisya.
" Mei. Aku suka sama kamu ".Ucap yoenjun memberanikan diri mengungkapkan perasaan nya. Namun kini jantung yoenjun semakin berdetak dengan kencang saat meisya hanya diam saja.
"Apa kau serius??. Lebih baik kau berhenti menyukai ku. Aku ini seorang janda lo ".Ucap meisya sambil tersenyum penuh arti. " Aku tidak peduli dengan status mu sekarang, Aku benar benar menyukai mu ".Ucap yoenjun sambil menatap lekat wajah meisya.
" Apa yang membuat mu menyukai ku?? ".Pertanyaan yang selalu meisya lontarkan kan saat ada seseorang yang mengungkapkan perasaan kepada nya. " Ya kesederhanaan yang kau miliki dan juga sikap bar bar mu. Kau itu sangat jauh berbeda dengan para gadis lain. Di saat para gadis gadis itu sangat menginginkan berseluncur bersama ku , Tapi kau malah menolak untuk berseluncur bersama ku".
"Huuu".Meisya lagi lagi hanya bisa menghela nafas nya. Jawaban yang sama kembali meisya dengar dari yoenjun. " Apakah aku se bar bar itu??. Bathin meisya.
"Yoenjun aku tidak ingin membuat mu berharap kepada ku. Jadi mulai sekarang kau harus menghapus perasaan mu kepada ku. Aku tidak ingin suatu hari pertemanan kita rusak hanya karena suatu hubungan. Yoenjun kau berhak mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku ".Ucap meisya sambil menatap serius ke arah yoenjun.
" Dan juga ada satu hal yang ingin aku sampai kan kepada mu. Haessu.Haessu sebenarnya dia menyukai mu. Bahkan dia sampai mempelajari bahas indo hanya karena dia menyukai mu. Kau tau semua itu tidak lah mudah untuk haessu lalui ".Ucap meisya.
" Tapi Mei . Aku suka padamu. Bukan pada dia ".Ucap yoenjun lagi. " Perasaan suka akan mudah untuk di hilangkan yoenjun. Kau harus tau kalau haessu tulus mencintai mu. Haessu itu gadis yang baik. Dan aku yakin kau tidak akan menyesal mengenal gadis seperti
haessu ".Ucap meisya sambil tersenyum menatap yoenjun.
" Huuhh. Ternyata untuk mendapatkan wanita sepertimu sangatlah sulit ".Ucap yoenjun sambil tersenyum menatap meisya. Meisya hanya tersenyum menatap yoenjun.
" Oi ya aku dengar kau Army penggemar Bangtan ya ?? ".Tanya yoenjun yang mencoba mengalihkan pembicaraan nya. Agar meisya tidak lagi membahas tentang haessu.
" Tentu saja. Aku ingin ke kafe papa nya jimin aku juga ingin melihat gedung hybe. Tapi aku belum punya uang ".Ucap meisya.
" Kalau begitu saat salju pertama turun aku akan mengajak mu ke tempat yang kau sebut tadi. Dan juga kita akan pergi ke gangnam ".Ucap yoenjun sambil tersenyum menatap meisya. " Gangnam. Bukan kah itu menara cinta?? ".Tanya meisya. " Iya ".
__ADS_1
Meisya berfikir sejenak. " Emm baiklah ".Jawab meisya sambil tersenyum penuh arti.