
Kini meisya sudah sampai di basemen apartemen xx. Meisya segera membawa belanjaan nya masuk.
Setelah sampai di dalam apartemen mex meisya segera duduk di sofa ruang tamu sambil menghela nafas nya. "Adu capek
banget ".Guman meisya sambil mengelap keringat nya.
" Dari mana saja kau?? ".Tanya seseorang dari belakang meisya. Meisya segera membalikkan badan nya.βBukan urusan mu ".Kesal meisya." Kau bertanya aku dari mana ??. Apa kau pikun ya. Atau memang kau sengaja melupakan aku karena kau sedang asyik bersama dinda".Ucap meisya sambil mantap sinis ke arah mex.
Meisya segera berdiri dari duduk nya. Meisya segera membawa sayuran dan lainya ke dapur. Dan meisya mulai memasukkan semua bahan bahan masakan nya ke dalam kulkas.
Meisya kembali berjalan ke ruang tamu untuk mengambil barang belanjaan nya saat di mall tadi. Meisya dapat melihat jelas mex yang sedang duduk di samping paper bag nya.
Meisya dengan cepat menarik paper bag nya.
Setelah itu meisya mulai berjalan menuju kamar nya.
" Iss wajah nya itu sangat menyebalkan dan membuat ku kesal.Dia bertanya aku dari mana,Tentu saja aku habis belanja.Bahkan aku bertemu dengan nya di mall.Tapi bisa bisanya dia melupakan ku ".Kesal meisya.Meisya meletakkan belanjaan nya di atas sofa. Setelah itu meisya mulai merebahkan badan nya yang terasa sangat lelah.
Baru saja meisya merebahkan badan nya, Tiba tiba saja mex masuk ke dalam kamar. Mex segera duduk di sofa yang ada di kamar itu.
Dan mood meisya semakin memburuk saat melihat mex.
Drrtt.... Drrttt.. Ponsel meisya bergetar .
Sebuah panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenali. Meisya segera menolak panggilan nya. Namun lagi lagi ponsel meisya terus saja bergetar . Kekesalan meisya bertambah lagi.
Meisya segera mengangkat panggilan yang masuk ke dalam ponsel nya.
"Siapa si ganggu aja ".Kesal meisya dengan suara keras.
" Assalamu'alaikum Mei ".Ucap seseorang dari seberang sana.
" Waalaikumsalam ini siapa ".Tanya meisya. Meisya seperti mengenal suara seseorang yang sedang menelpon nya.
" Mei ini aku Regi ".Jawab Aan dari seberang sana.
" Ohh ini elo An . Maaf ya gue agak ngegas dikit soal nya mood gue lagi kurang baik".Ucap meisya . Meisya segera berdiri meisya berjalan menuju balkon apartemen nya. Meisya lewat di depan mex namun meisya sama sekali tidak melihat ke arah mex . Bahkan meisya tersenyum sambil menempelkan ponsel di kuping nya.
"Regi .. ".Guman mex. " Siapa dia?? ".Mex bertanya tanya dalam pikiran nya.
Meisya kini sedang duduk di balkon sambil berbincang dengan Regi.
" Ohh iya Mei gimana kabar Ana sekarang?? ".Tanya Regi.
__ADS_1
" Ais baik kok. Ohh ya lo udah liat anak Ais belum?? " . Guman meisya.
"Udah tapi cuma dari foto ".Jawab Aan.
" Mei pindahan aja ke panggilan vidio ya aku pengen liat kamu ".
Meisya berfikir sejenak kemudian meisya tersenyum penuh arti. " Oke. Tapi lo jangan kaget liat gue ya. Gue belum mandi soal nya".Ucap meisya sambil tertawa kecil.
Kini mereka sudah tersambung VC.
"Nggak mandi aja kamu tetap cantik. Emang ya kalau orang cantik mau bagaimana pun tetap terlihat cantik ".Ucap Regi sambil tersenyum menatap meisya.
" Bisa aja lo".Ucap meisya.
"Ohh ya Mei malam ini kamu sibuk nggak?? ".Tanya Regi sambil menatap lekat meisya.
" Nggak. Emang nya kenapa?? ".
" Dinner yuk ,kamu biar aku yang jemput ".Ucap Regi sambil tersenyum manis menatap meisya.
" Dinner?? ".Tanya meisya dengan suara keras. Meisya berharap mex mendengarnya.
" Yap. Gimana mau nggak. Kamu harus mau karena tadi kamu sudah menolak menemani ku makan. Jadi kau harus dinner bersama ku ".Ucap Aan .
" Iya meisya cantik " . Jawab Regi sambil tersenyum menatap meisya..
"Tapi sorry gi kalau malam ini gue nggak. Gue capek soal nya".Ucap meisya. Meisya tidak berniat pergi sama sekali selain sekarang mood nya kurang bagus badan meisya juga terasa lelah .
" Ok. Tapi kalau besok malam harus bisa. Tidak ada kata penolakan ".Ucap Regi.
" Gue nggak janji ya " . Ucap meisya.
Sementara itu mex sedari tadi mendengar percakapan antara meisya dan Regi. Meisya terlihat begitu akrab dengan Regi.Bahkan mex dapat melihat dengan jelas seseorang yang sedang berbicara dengan meisya . "Bukan kah dia Regi Setiawan Abraham ".Batin mex
Entah berapa lama meisya berbincang dengan Regi hingga kini hari sudah gelap. Cuaca terasa dingin. Meisya segera berdiri dari duduk nya.
Meisya ingin segera masuk karena di luar terasa sangat dingin. Sepertinya sebentar lagi hujan akan turun karena angin nya agak kencang.
"Kenapa terkunci ".Guman meisya . Meisya mencoba kembali membuka pintu untuk masuk. " Jangan jangan di dingin itu yang sudah mengunci pintu nya ".Ucap meisya sambil menatap ke arah mex yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya.
"Mex buka pintu nya ".Ucap meisya dari luar.
Namun mex tak menggubris nya sama sekali.
__ADS_1
"Hei Mex buka pintu nya di luar dingin".Ucap meisya sambil terus mengetuk pintu kaca itu.
Lagi lagi mex tak mendengarkan ucapan meisya .
" Sial .Mana udara nya dingin lagi. Dia itu kenapa ???. Dasar mex gila ".Umpat meisya.
Mex dapat mendengar semua umpatan yang keluar dari mulut meisya.
" Mex tolong lah buka pintu nya. Di sini dingin ".Meisya terus saja mengetuk pintu nya.
Tring...
Tiba tiba ada notifikasi yang masuk ke ponsel meisya. Dan meisya segera membuka notifikasi yang masuk ke ponsel nya.
Terlihat sebuah pesan yang masuk dari " Si dingin π" . Meisya segera membuka pesan dari mex.
"Kalau kau mau pintu nya aku buka kan. Kau harus memanggil ku seperti di restoran dan di mall kemarin ".Satu pesan dari mex .
" Dia itu kenapa. Atau jangan jangan... "Meisya tersenyum. Meisya kembali berdiri di depan pintu sambil tersenyum menatap mex.
" Suami ku sayang tolong buka kan pintu nya. Di luar sangat dingin sayang. Apa kau ingin melihat ku mati kedinginan di sini ".Ucap meisya sambil tersenyum manis menatap mex.
Mex tersenyum menatap meisya.
" Ya ampun dia tersenyum menatap ku ".Ucap meisya. Meisya sampai salting melihat senyuman mex.
Mex segera berjalan menuju pintu yang mengarah ke balkon. " Aku tidak dengar katakan sekali lagi ".Ucap mex sambil tersenyum menampakkan kedua lesung pipit nya menatap meisya.
" Ya ampun gue nggak salah liat kan. Dia senyum liat gue ".Ucap meisya.
" Suami ku sayang tolong buka pintu nya sayang. Di luar sangat dingin sayang. Apa kau mau melihat aku sakit atau sampai mati kedinginan. Suami ku sayang tolong buka pintu nya".Meisya tersenyum manis menatap mex.
Mex segera membuka pintu nya.
"Terima kasih suami ku sayang. Yang paling aku sayang ".Ucap meisya.
BANTU LIKE YA PARA READERS KESAYANGAN AUTHOR.
KALAU ADA WAKTU MAMPIR JUGA DI KARYA AUTHOR YANG SATU INI YA ππ.
TERIMA KASIH.
__ADS_1