Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Kemarahan mex


__ADS_3

Kini mereka sudah berada di salah satu restoran terkenal yang ada di kota itu..


"Meisya ".Panggil haessu.


" Apa ".Jawab meisya tanpa menatap haessu karena sekarang meisya sedang fokus pada makanan yang ada di depan nya..


" Mei apa kau sudah lama menikah?? ".Tanya haessu lagi.. " Haessu kita berbincang nya nanti saja ya.. Aku mau makan dulu.. hehe ".Ucap meisya sambil terkekeh..


" Emm.. baiklah ".Jawab haessu.


Sekitar dua puluh menit berlalu..


Yoenjun dan haessu sudah selesai dengan makan nya.. Tapi berbeda dengan meisya karena sampai saat ini meisya masih asyik dengan makanan yang ada di piring nya..


Sebenarnya makanan yang meisya pesan susah habis sedari tadi.. tapi ia belum merasa kenyang.. Jadi meisya memesan lagi makan yang lain..


Sepuluh menit yoenjun dan haessu menunggu meisya selesai makan.. Dan akhirnya semua makan yang ada di dalam piring meisya habis tanpa sisa.. " Sudah selesai?? ".Tanya yoenjun.


" Sudah ".Jawab meisya sambil tersenyum..


" Perut kenyang hati pun senang ".Batin meisya.


" Nggak mau nambah lagi ?? ".Tanya yoenjun sambil terus menatap meisya.. " Nggak ..Aku sudah kenyang ".Meisya menggelengkan kepala nya..


" Ohh ya haessu apa yang kau tanyakan tadi?? ".Tanya meisya kepada haessu.


" Aku penasaran.. Apa kau sudah lama menikah?? ".Tanya haessu untuk yang kedua kalinya..


" Belum terlalu lama sih.. Soal nya sebulan setelah menikah aku pun terbang ke seoul ".Jawab meisya..


" Kenapa kau tidak pernah bercerita kepada kami kalau kau sudah menikah ?? ".Kini giliran yoenjun yang bertanya kepada meisya..


" Nah ini lah yang menjadi masalah nya.. Karena sebelum pergi ke seoul aku terlebih dahulu meninggalkan surat cerai untuk suami ku".Jawab meisya..

__ADS_1


"Surat cerai ?? ".Ucap yoenjun dan haessu dengan raut wajah terkejut..


" Iya .. Jadi aku sudah menganggap kalau kami sudah bercerai.. maka dari itu aku tidak pernah menceritakan kepada kalian.. Ngapain juga cerita tentang mantan ".Ucap meisya..


" Kalau boleh tau apa alasan mu menggugat suami mu ?? ".Tanya haessu seperti sedang mengintimidasi.


" Itu masalah pribadi.. Jadi mohon maaf aku nggak bisa cerita.. Dan itu semua juga hanya ke salah paham..".Jawab meisya .


Di sisi lain..


Setelah menyelesaikan pekerjaan nya.. Mex segera bergegas pulang.. Kini pikiran mex di penuhi oleh satu orang, Yaitu "Meisya ".


Akhir akhir ini sikap keras kepala meisya kembali muncul..Dan meisya sangat sulit untuk di atur..


Tidak butuh waktu lama kini mex pun sampai di depan apartemen xxx . Mex segera memarkirkan mobil nya..


Mex berlari memasuki apartemen itu.. Mex berharap kalau meisya masih berada di dalam apartemennya.. Ia benar benar berharap kalau meisya mendengar kan semua perkataan nya..


Terlalu berharap itu tidak baik.. Apa yang mex lihat sekarang tidak sama seperti harapan nya.. Karena kini apartemen nya terlihat kosong.. Tidak ada siapa pun di sana...


" Dimana dia?? ".Guman mex...


Mex menghentikan mobil nya.. Mex segera melihat ponsel nya..Ya mex sudah menyadap ponsel meisya tanpa sepengetahuan meisya..


" Nggak jauh dari sini ".Guman mex.. Mex kembali menjalani kan mobil nya.


Kembali ke meisya..


" Ha jadi kalian menikah karena perjodohan?? ".Haessu mengulangi perkataan meisya..


" Iya ".Meisya kembali menganggukkan kepala nya.


" Tapi kalau aku jadi kau.. pasti aku akan mencintai mencintai nya walaupun hanya di jodoh kan..Kau tau suami mu itu tanpa sekali..".Ucap haessu sambil tersenyum..

__ADS_1


Tanpa haessu sadari dua orang yang ada di dekat nya sedang menatap nya dengan tajam.


"Iya tampan kan suami ku".Kesal meisya..Meisya tidak suka saat mendengar haessu memuji suami nya..


" Mei kok wajah mu pucat?? ".Tanya yoenjun saat menyadari ada sesuatu yang berbeda dari wajah meisya.. Wajah meisya memang terlihat pucat.


" Aku nggak papa.. Cuma kepala aku agak pusing aja.. tapi nggak papa kok santai aja ".Ucap meisya kembali tersenyum..


Dan tanpa mereka sadari seorang pria tampan berjalan masuk ke dalam restoran itu.. Kemudian pria itu mulai mengedarkan pandangan nya menatap sekeliling restoran itu.


Seketika tatapan nya terhenti tepat di salah satu meja .. Mex berjalan mendekat ke arah meja itu dengan tatapan tajam nya..


" Panjang kali umur suami mu.. Baru aja di bicara udah datang aja ".Ucap haessu sambil menatap mex yang berjalan mendekat ke arah mereka..


" S.. suami?? ".Meisya begitu terkejut mendengar ucapan haessu.. Wajah meisya terlihat semakin pucat..


Meisya segera membalikkan badan nya.. Dan benar saja kini mex sedang berdiri tepat di belakang nya..Mex mex segera mengenggam tangan meisya.. dan dengan perlahan mex menarik tangan meisya..


Tanpa mex duga.. Meisya kembali menarik tangan nya.. " Aku belum mau pulang ".Ketus meisya.. meisya kembali duduk di kursi nya..


" Hari sudah sore ".Ucap mex dengan dingin..


" Tapi aku baru saja duduk ".Ucap meisya berbohong...


" Nggak meisya bohong.. Kami sudah hampir satu jam berada di sini ".Ucap haessu.. Seketika meisy kembali menatap tajam ke arah haessu.. " Kami juga sudah mau pulang".Timpal yoenjun..


"Kau tidak dengar itu ".Ucap mex dengan datar..


Mex kembali menarik tangan meisya .. Dan mau tidak mau meisya pun mengikuti mex.. Namun hati meisya di penuhi dengan perasaan kesal .. kesal kepada yoenjun dan juga haessu..


Saat ingin masuk ke dalam mobil..


Tiba tiba saja... Kepala meisya terasa sangat pusing dan berat ...

__ADS_1


Bugg.. Di detik berikut nya meisya pun tidak sadarkan diri.


__ADS_2