Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
Keras kepala


__ADS_3

Kini usia kandungan Ais sudah memasuki tiga bulan.


Ais merasa begitu bosan karena dia hanya berdiam diri di dalam apartemen. Karena Al tidak mengizinkan Ais keluar dari apartemen. Bahkan Al menyuruh Ais untuk cuti kuliah.


Kegiatan Ais sehari hari hanya makan tidur. Bahkan Ais tidak di perbolehkan ke dapur.


Seperti saat pagi ini...


"Kau ini keras kepala. Aku sudah melarang mu untuk tidak menyentuh dapur . Tapi kau selalu melanggarnya ".Ucap Al sambil menatap Ais .


Sementara itu rasa kesal Ais kepada Al tiba tiba saja datang. Rasanya sekarang Ais ingin menangis sekaligus marah . Namun Ais menahan nya. " Ais bosan di kamar Ais ingin melakukan kegiatan kayak biasanya. Ais janji Ais bakal hati hati ".Ucap Ais sambil menatap.


" Kalau aku bilang tidak boleh ya tidak boleh ".Tegas Al.


" Kak Al jahat. Kak Al selalu bentak bentak Ais hiks hiks.Kak Al makan aja sendiri.. ".ucap Ais sambil terisak . Ais segera berjalan meninggalkan Al. Ais segera masuk ke dalam kamar. Ais menutup pintu kamar nya dengan kasar.


" Huh kenapa aku selalu salah. Aku hanya tidak ingin dia kenapa napa ".Guman Al. Al segera menyusul istrinya Itu. "Aisya buka pintu nya ".. Ucap Al sambil mengetuk pintu kamar Ais.


" Kak Al mau ngapain lagi.Ais nggak mau makan kak Al makan Aja sendiri. Atau kak Al belum puas bentak Ais . Belum puas marahin Ais ".Tegas Ais. Al dapat mendengar isak tangis Ais.


" Aisya maaf. Maaf kan Aku. Aku melakukan ini semua demi kebaikan mu ".Ucap Al. " Nggak mendingan kak Al pergi sana".Ais semakin merasa kesal dengan Al.

__ADS_1


Ingin rasanya Ais keluar dan memukul Al sepuasnya. Namun Ais menahan nya. "Demi kebaikan . Kebaikan yang gimana??. Kak Al bahkan melarang Ais memasak. Ais lapar Ais mau makan masakan Ais sendiri . Kak Al tega banget liat Ais kelaparan ".Guman Ais.


" Ya sudah aku akan menuruti semua kemauan mu. Asal kau mau makan sekarang".Ucap Al.


Seketika Isak tangis Ais menjadi sebuah senyuman penuh Arti. "Janji??".Tanya Ais yang masih berada di dalam kamar. " Ya aku janji ".Ucap Al.


Ais segera membuka pintu kamar nya. Ais berjalan keluar dari kamar nya dengan senyuman. " Kak Al udah janji mau nurutin semua keinginan Ais ".Ucap Ais sambil tersenyum menatap Al.


" Ya. tapi permintaan mu jangan yang aneh Aneh".Ucap Al sambil mengusap pelan rambut Ais. "Ais mau keluar sama meisya dan Reina . Cuman ke mall kok".Ucap Ais sambil tersenyum menatap Al. "Tidak boleh ".Ucap Al .


" Janji adalah hutang. Kak Al udah janji mau nurutin kemauan Ais. Jadi boleh tidak boleh Ais Akan tetap pergi".Ucap Ais sambil tertawa bahagia. Ais begitu bahagia. Padahal kejadian tadi hanya sebagian dari rencana Ais.Ya Ais mang sengaja ingin membuat Al marah dengan seperti itu Ais bisa memanfaatkan kesempatan.


Al menghela nafas nya . Al begitu frustasi menghadapi sikap istrinya itu. Terkadang Ais menangis tanpa alasan. Dan setelah puas menangis Ais akan kembali tertawa. Ais juga sering memarahi Al tanpa Alasan.


"Kau boleh pergi . Tapi harus bersama mex".Ucap Al. Al segera duduk dan memulai sarapan nya. " Nggak Ais kan sama Meisya dan Reina".Ucap Ais sambil menatap kesal Al.


"Tolong jangan kerasa kepala ini demi kebaikan mu ".Ucap Al pelan. Al tidak mau membuat Ais kembali menangis. " Ya udah . Tapi Ais mau tetap sama Meisya dan Reina".Ucap Ais tanpa menatap Al.


Al menghela nafas nya dengan kasar. Istrinya itu benar benar keras kepala. "Aku harus pergi sekarang. Kau tidak boleh pergi sebelum mex datang menjemput mu ".Ucap Al. Al segera mendekat ke arah Ais. Al perlahan mengusap perut Ais. Setelah Itu Al mencium kening Ais.


Ais segera mengambil tangan Al dan mencium nya. " Hati hati ya kak Al".Ucap Ais sambil tersenyum menatap Ais. "Satu lagi. Aku tidak mau kau memanggilku kakak".Ucap Al sambil menatap Ais . " Lalu kak Al mau di panggil Apa??".Tanya Ais. "Terserah kau. Yang jelas jika aku pulang dan kau masih memanggilku kakak Aku akan memberi mu hukuman sayang ".Ucap Al sambil tersenyum penuh Arti. Dan Al segera berjalan keluar dari apartemen nya.

__ADS_1


Setelah Al pergi Ais segera menghubungi Meisya. Rasanya Ais sudah tidak sabar ingin menghirup udara di luar.


Tak menunggu waktu lama meisya dan Reina kini sudah sampai di basemen apartemen itu.


Bertepatan dengan itu sebuah mobil sport hitam juga berhenti di depan apartemen itu.


Setelah selesai Ais segera berjalan keluar dari apartemen nya. Ais menghela nafas Saat melihat sebuah mobil sport hitam berada tidak jauh dari mobil meisya. Ternyata Al benar benar menyuruh mex menjaga nya. Seketika senyuman manis muncul dari bibir Ais.


Ais segera memasuki mobil Meisya.


" Hai bumil ".Ucap Meisya dan Reina sambil tersenyum menatap Aisya. " Hai juga dua jomblo akut ".Ucap Ais sambil tersenyum.


" Ya ampun Ai tega bener lo ngatain kita jomblo Akut ".. Ucap Meisya. " Lo lupa kalau gue udah punya suami .Suami gue kan Mas Agus sama mas ganteng ".Ucap meisya sambil tersenyum penuh Arti.


"Enak Aja lo Mei . Mas Yoongi itu suami gue".Ucap Reina . " Hei kalau kalian berdebat terus kapan kita mau sampai ni.Lagian Mas Agus ama mas ganteng itu suami gue".Kesal Ais.


Meisya mulai menjalan kan mobil nya. "Ingat suami Ai".Ucap Meisya . " Iss sumpah gue akhir akhir ini kesel banget liat kak Al. Kak Al udah rusak kin Army bomb gue".Ucap dengan raut wajah kesal. "Terus nggak di ganti gitu sama kak Al??.. Tanya Meisya . " Ya di ganti dong.Yang rusak satu tapi kak Al ganti lima ".Ucap Ais sambil tersenyum.


" Gila enak banget ya punya suami yang pengertian ".Ucap Reina sambil tersenyum menatap Ais. " Iya gue kan punya lima ni . Kalian mau nggak??".Tanya Ais.


"Ya mau la".Ucap meisya dan Reina serentak. " Ehh Ai itu mobil kok ngikutin kita terus?? ".Tanya Meisya sambil melihat kaca spion mobil nya. " Ohh itu kak Mex. Dia di suruh sama kak Al buat jagain gue ".Jawab Ais.

__ADS_1


" Ya Ampun enak banget ya jadi istri orkay. Kemana mana ada yang jagain. Lah gue kemana mana sendiri . Mana nggak punya pacar lagi ".Ucap Meisya.


__ADS_2