
"Udah tiga menit, Berarti tinggal dua menit lagi ".Ucap meisya sambil menatap layar ponsel nya.
Sementara itu Seorang pria dengan setelah jas mulai berjalan menuju meja nomor 5 yang terletak di pojok restoran itu. Pria itu dapat melihat dengan jelas seorang wanita yang sedang duduk sambil memainkan ponsel nya. Namun dia tidak mengetahui siapa wanita itu. Pria itu tidak dapat melihat wajah meisya karena meisya sedang membelakangi nya.
" Sumpah gue kesel banget sama mama, Masak Ia mama mau jodohin gue hanya karena Orang itu kaya, Tapi ini bukan perjodohan menurut gue ini lebih tepatnya pemaksaan. Masak gue dipaksa ketemuan sama pria yang nggak gue kenal .Bahkan mama nggak mau ngasih foto nya.Mana mama pake drama pingsan lagi".Kesal meisya .
"Liat aja. Jangan panggil Gue meisya kalau gue nggak bisa gagalin perjodohan ini ".Guman meisya sambil tersenyum puas.
Seorang pria tampan segera menduduki kursi yang ada di depan meisya. " Maaf telat ".Ucap pria itu dengan wajah datar nya. Suara yang sangat tidak Asing di telinga meisya.Meisya segera menatap pria yang ada di depan nya.
" Kau".Ucap Meisya dan pria itu dengan raut wajah terkejut . Namun dengan cepat pria itu kembali memasang wajah datarnya.
" Sedang apa Aku di sini?? ".Tanya meisya sambil menatap tajam pria yang ada di depan nya. Namun Pria itu hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan meisya. " Dasar tuli, Apa dia tidak punya telinga ".Umpat meisya dengan suara kecil. Namun umpatan meisya masih bisa di dengar oleh pria itu.
Meisya teringat dengan sesuatu. " T.. t.. tu..tunggu jangan bilang kalau kau anaknya tante bila ".Ucap Meisya dengan tatapan tajam nya. " Dan tebakan mu itu benar ".Jawab pria itu sambil menatap datar meisya. Meisya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ternyata tebakan Ais benar ".Guman meisya.
" Gini ya.Aku nggak mau di jodohkan dengan mu. Dan kau juga pasti tidak mau dengan ku ".Ucap meisya sambil menatap serius ke arah pria tampan yang ada di depan nya.
__ADS_1
" Jadi bagaimana kalau kita buat kesepakatan. Aku tidak bisa menolak permintaan mama ku. Jadi aku minta tolong kepada mu.Aku serahkan semuanya pada mu . Dan kau pasti bisa menolak perjodohan ini. Setelah kau menolak perjodohan ini.Maka kita akan bebas ".Ucap meisya sambil tersenyum manis. Menatap pria yang ada di depan nya.
Sementara itu pria itu hanya menatap meisya dengan datar. " Hmm bagaimana kalau aku menolak kesepakatan nya ".Ucap pria itu sambil tersenyum penuh Arti. " Apa maksud mu, Kau jangan macam macam dengan ku. Kalau kau tidak mau melakukan nya maka aku akan.. Ucapan meisya terpotong.
Pria itu berdiri dari duduk nya. "Akan Apa ".Tanya pria itu sambil menatap lekat wajah meisya.
" Tolong lah pliss. Bukan kah kau itu tampan.Jika di bandingkan dengan Tuan Alif kau jauh lebih tampan,Aku yakin pasti banyak wanita cantik yang mau dengan mu. Dan kalau kau menerima kesepakatan nya, Aku janji aku akan mendoakan mu mendapat kan istri yang sangat cantik ".Ucap meisya sambil tersenyum manis.
Pria itu berfikir sejenak " Baik lah aku menyetujui kesepakatan nya ".Ucap pria itu sambil tersenyum penuh arti.
" Terima kasih ".Ucap meisya. Meisya segera berdiri dari duduknya. " Sekarang kau sudah setuju dengan kesepakatan kita. Jadi sekarang aku mau pulang ".Ucap meisya. Meisya segera berjalan.
Sekitar tiga puluh menit kemudian Meisya sampai di rumah nya.
π
π
π
__ADS_1
Meisya mulai melangkah memasuki rumah nya dengan senyuman manis. Sementara itu mama meisya sedari tadi sudah menunggu kepulangan meisya.
" Assalamu'alaikum ".Ucap Meisya sambil berjalan melewati ruang tamu. " Mei ".Panggil mama meisya. " Iya ma ".Jawab meisya dengan senyuman yang mengembang. " Mei gimana??. Kamu udah ketemu sama anaknya tante Bila?? ".Tanya mama meisya. Seketika jiwa kepo mama meisya meronta ronta. " Udah dong ma ".Jawab meisya.
" Gimana??, dia tampan kan.Udah tampan tajir lagi ".Ucap mama meisya sambil tersenyum.
" Iya ma tampan?. Ma Mei capek ni. Mei ke kamar dulu ya ma ".Ucap meisya. Meisya segera berjalan meninggalkan mama nya yang sedang tersenyum.
" Ya ampun gue yang ketemuan malah mama yang salting".Ucap meisya sambil menggelengkan kepalanya.
"Tapi bentar lagi mama bakal kecewa banget. Karena anak tante Nabila pasti Akan menolak perjodohan ini ".Ucap meisya sambil tertawa bahagia.
**LANJUT??
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE.
TERIMA KASIH ππ
OHH IYA YANG MAU GABUNG DI GC AUTHOR SILAHKAN YA**.
__ADS_1