
Di sisi lain ...
Tepat nya di hotel Le royal monceau..
Seorang wanita cantik baru saja menyelesaikan pekerjaan nya yaitu membersihkan semua yang ada di kamar itu..
"Hahh.. kapan hutang ku akan lunas?? ".. Guman adel sambil mengeras keringat nya..Jika kita flashback sudah lumayan lama adel bekerja bersama rey.. Namun sampai sekarang hutang nya masih belum lunas..
Sudah lama adel ingin pindah dan tinggal sendirian walaupun hanya di tempat kecil. Tapi rey tidak membiarkan nya.. Dengan alasan rey takut kalau sampai adel melarikan diri dari hutang nya.Al hasil adel mau tidak mau harus tetap tinggal berdua dengan rey di kamar hotel itu.
Adel duduk di atas sofa yang ada di kamar itu dengan tatapan kosong nya..
Tiba tiba seseorang membuka pintu hotel itu dan berjalan masuk ke dalam nya.. Adel tidak menyadari nya karena ia sedang asik melamun.
" Hei".Rey menepuk kan tangan nya tepat di depan wajah adel dan hal itu sukses membuat adel kaget.. Jantung nya serasa ingin melompat keluar..
"Kau mengagetkan aku saja ".Kesal adel sambil menatap tajam ke arah rey.. " Gitu aja kaget ".Ledek rey sambil tertawa.. "Kenapa kau melamun?? ".Tanya rey..
" Kepo banget sihh.. Mau tau aja ".Kesal adel.
" Baiklah.. Aku akan memotong gaji mu bulan ini karena kau sudah mengatai aku kepo ".Ucap rey sambil tersenyum penuh arti..
" Kau itu manusia atau bukan ??.. Kau tidak punya hati ya.. Aku udah capek bekerja setiap hari.. Hanya karena kata "Kepo" saja kau mau memotong gaji ku".Tegas adel.. Ia benar benar muak dengan sikap rey.. Ia pikir rey seorang pria yang baik.. Tapi nyatanya rey bersikap semaunya kepada adel.. Bahkan tidak jarang rey memotong gaji bulanan adel hanya karena alasan yang tidak masuk akal...
"Iya aku memang bukan manusia.. Tapi aku malaikat penolong mu ".Ucap rey sambil tersenyum..
Adel hanya diam dengan wajah yang di tekuk.. Kalau bisa ia ingin sekali membunuh manusia yang ada di depan nya itu.. Manusia yang tidak punya hati dan selalu berlaku seenaknya..
Tapi walaupun begitu.. Rey sekali pun tidak pernah bersikap kurang ajar kepada adek.. Walaupun mereka tinggal di dalam satu kamar..
__ADS_1
Rey segera mencari sesuatu yang menjadi tujuan utama nya datang ke kamar itu..
Setelah mendapatkan berkas yang ia cari Rey pun kembali berjalan keluar dari kamar itu..
Namun Rey kembali membalikkan badan nya..
" Selamat bekerja.. Ingat bekerja dengan baik..Kalau tidak gaji mu akan aku potong sebanyak 50 persen ".Ucap rey setelah dengan perlahan tubuh Rey menghilang dari balik pintu kamar itu..
" Dasar iblis.. Tidak punya hatiiii".Teriak adel..
"Dia bilang apa tadi.. Malaikat penolong??.. Tidak ada sedikit pun unsur malaikat dalam dirinya yang ada sifat nya yang seperti.. ".. Ucapan adel terhenti..
" Aahhkkk sudah lah.. Lama lama hidup ku bisa penuh dengan dosa karena berkata kasar setiap hari ".Lirih adel..
Adel pun kembali beranjak membersihkan kamar itu..
π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°
Rey berjalan masuk ke dalam kamar hotel nya sambil membawa sesuatu di tangan nya..
Saat memasuki kamar itu hal pertama yang Rey lihat adalah wajah tenang adel yang sedang tertidur pulas di atas sofa..
Dengan perlahan sebuah senyuman muncul di balik wajah Rey..
Kemudian dengan perlahan Rey berjalan ke arah adel.. Rey menatap lekat wajah cantik wanita yang ada di hadapan nya itu..
"Maaf ".. Ucap Rey sambil tersenyum menatap adel yang sedang tertidur.. Semua yang Rey lakukan memang di sengaja.. Alasan hanya karena Rey ingin bisa lebih lama bersama adel..saat ini Rey belum bisa mengungkapkan perasaan nya.. Namun hal ini tidak akan berlangsung lama..
Kemudian Rey beranjak menuju bathroom untuk menyegarkan badan nya .
__ADS_1
Tanpa sepengetahuan Rey.. Adel ternyata hanya berpura pura tidur.. Adel pun dengan perlahan kembali membuka kedua matanya..
" Maaf?? .. Dia meminta maaf kepada ku ?? ".Tanya adel kepada dirinya sendiri..
Adel benar benar di buat bingung dengan sikap Rey itu...
Sekitar tiga puluh menit kemudian Rey berjalan keluar dari bathroom hanya dengan handuk yang melilit di pinggang..
Adel yang menyadari hal itu kembali berpura pura tertidur..
Rey berjalan melewati adel menuju walk in closet.. Setelah memastikan Rey benar benar masuk ke ruangan itu adel pun kembali membuka kedua matanya..
Namun sepertinya keberuntungan tidak berpihak pada adel.. " Kau pura pura tidur ".Ucap Rey dari arah samping adel..
Adel segera menatap ke arah samping yang.. Terlihat Rey yang sudah berpakaian santai dengan rambut yang masih basah ..
" Tidak aku benar benar tidur ".Jawab adel..
" Dasar pembohong.. Kau mau gaji mu aku potong ha".Ucap Rey dengan santai nya..
"Dasar iblis ".Guman adel dengan pelan..
" Kau mengatai aku apa?? ".Tanya Rey dengan tatapan tajam nya.. " Iblis ".Jawab adel dengan santai nya..
"Baik lah bulan ini gaji mu aku potong semua ".Ucap Rey sambil tersenyum menatap adel..
" Terserah .. kalau bisa kau tidak perlu membayar gaji bulanan ku.. Agar hutang ku cepat lunas.. Aku sudah bosan tinggal bersama orang yang tidak punya hati seperti mu ".Ucap adel..
" Ide bagus ".Ucap Rey..
__ADS_1
" Jadi mulai bulan ini gaji mu tidak akan aku bayar ".Ucap Rey..
Adel hanya bisa diam tanpa bisa berkata kata lagi.. Rey benar benar sudah sangat keterlaluan..