Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Sadar


__ADS_3

Seminggu telah berlalu semenjak kejadian itu.


Namun sampai sekarang belum ada tanda tanda meisya akan sadar dari tidur panjang nya. Namun mex tetap setia berada di samping meisya menunggu istrinya itu pulih seperti semula.


Begitu juga dengan yoenjun dan haessu setiap pulang dari kampus mereka pasti mampir dulu ke rumah sakit untuk melihat ke adalah meisya.


Malam harinya....


Mex masuk ke dalam ruangan meisya dengan membawa semangkuk air dan juga sehelai handuk kecil. Mex perlahan membasahi handuk itu. Kemudian ia pun mulai membersihkan wajah meisya lalu kedua tangan meisya. Dan terakhir mex membersihkan kedua kaki meisya dengan handuk itu.


Setelah itu mex kembali duduk di samping meisya. Mex menggenggam erat tangan meisya. "Hei apa kau tidak bosan dengan tidur mu ha??. Sudah satu minggu kau tidur".Ucap mex . Mex terus saja menatap lekat wajah cantik meisya. Wajah meisya sudah tidak terlalu pucat lagi.


" Meisya bangun lah??. Kenapa kau senang sekali menyiksa ku??. Meisya bangun!!".Lirih mex. Tangan mex terulur mex perlahan mengusap kepala meisya. "Apa di sini sakit sekali??. Aku minta maaf. Ini semua karena aku. Ini semua terjadi saat kau pergi membelikan pakaian untuk ku. Kalau saja malam itu kau tidak pergi ini semua tidak akan terjadi. Aku minta maaf... Aku benar benar minta maaf " Ucap mex sambil mengusap pelan bagian kepala meisya yang terluka.


Mex kembali menarik tangan nya dari kepala meisya. Mex kembali menggenggam tangan meisya dengan erat. "Aku berharap kau


bangun dari tidur panjang mu".Ucap mex. Perlahan mex merebahkan kepalanya di atas ranjang meisya.Mex mulai menutup kedua matanya dan dengan perlahan mex pun mulai tertidur.


*

__ADS_1


*


Sekitar jam empat subuh mex terbangun dari tidur nya. Mex merasa ada sesuatu yang bergerak di samping nya. Dan perlahan mex membuka kedua matanya. Beberapa kali mex mengerjapkan matanya nya untuk menyesuaikan dengan cahaya lampu di dalam ruangan itu.


Mex segera menegakkan kepalanya. Mex baru tersadar ternyata genggaman tangan nya sudah terlepas. Dengan perlahan mex kembali mengambil tangan meisya dan menggenggam nya. Namun ia begitu kaget saat melihat jari jari tangan meisya mulai bergerak satu persatu.


Perasaan kaget dan senang bercampur menjadi satu. Beberapa kali jari jari meisya bergerak. Namun tiba tiba pergerakan jarinya terhenti. " Aku tidak salah lihat kan??.. Aku tidak sedang bermimpi kan??.. Jarinya tadi


bergerak ".Ucap mex sambil tersenyum.


" Sayang apa kau akan bangun??. Apa kau mendengar permintaan ku??".Ucap mex. Mex kembali menggenggam tangan meisya. Namun sekarang tidak ada lagi respon dari meisya.Bahkan tangan meisya kembali terasa lemah saat di genggam. β€œKali ini aku sudah tidak sabar lagi. Aku akan menunggu sampai pagi tiba. Jika kau belum juga sadar maka aku akan meninggalkan mu. Aku akan turuti keinginan mu. Aku benar benar akan meninggalkan mu. Dan jangan pernah berharap untuk menemui ku ".Tegas mex. Mex ingin meisya merespon ucapan nya. Namun usaha nya tetap sia sia. Tidak ada pergerakan sama sekali dari meisya .


Mex masih merasa kantuk dan akhirnya mex pun kembali merebahkan kepalanya dan atas ranjang meisya. Dan perlahan kedua mata mex kembali tertutup .


🍁🍁


🍁


Pagi harinya.....

__ADS_1


06:00 WIB...


Jari jari tangan meisya kembali bergerak. Perlahan tapi pasti kedua mata meisya mukai terbuka. Namun meisya kembali menutup matanya saat pandangan matanya tepat menatap ke arah lampu di dalam ruangan itu. rasanya mata meisya tidak kuat untuk menahan silau nya cahaya lampu itu..


Kembali membuka kedua matanya secara perlahan.. " Haus... aku haus".Lirih meisya. Meisya ingin mengerakkan badan nya namun persendian nya masih terasa lemah. Bahkan untuk menolehkan kepala nya saja sulit meisya lakukan. Setelah mencoba nya akhirnya meisya berhasil menolehkan kepalanya ke samping.


Hal pertama yang meisya lihat adalah, Seorang pria yang tengah tertidur dengan kepala yang di rebahkan di atas ranjang nya di sebelah nya. Kemudian tatapan meisya beralih menatap ke arah tangan nya. Pria itu menggenggam tangan meisya dengan erat.


Meisya perlahan kembali menggerakkan tangan nya.. "Hei tolong aku.. Aku haus sekali ".Lirih meisya lagi. Tenggorokan nya benar benar terasa kering.


Mex kembali merasakan pergerakan sesuatu tapi kali ini yang mex rasakan adalah pergerakan dari sesuatu yang ada di dalam genggaman nya. Dan perlahan mex kembali membuka kedua matanya. Kemudian mex mulai mengangkat kepalanya.


Mex diam mematung saat melihat meisya yang sedang menatap ke arah nya. Namun hal itu hanya berlangsung selama beberapa menit .


" Kau sudah sadar ".Ucap mex sambil tersenyum. " Aku haus.. Tolong ambilkan aku air minum!! ".Lirih meisya sambil menatap wajah mex.


Mex segera berdiri dari duduk nya. Mex mengambil segelas air putih, Kemudian mex membantu meisya minum...


Setelah selesai minum meisya kembali terdiam." Apa masih sakit?? ".Tanya mex sambil terus memegang tangan meisya. Rasanya kini mex benar benar bahagia melihat meisya yang sudah tersadar dari tidur panjang nya.

__ADS_1


Meisya hanya menjawab dengan sebuah anggukan kecil. " Bagian mana yang sakit?? ".Tanya mex sambil menatap lekat ke arah meisya. Meisya mengangkat tangannya dengan perlahan kemudian meisya meletakkan tangannya di kepala bagian belakang nya.


" Ya sudah kau tunggu dulu sebentar.. Aku akan panggil kan dokter ".Ucap mex sambil berdiri dari duduk nya.


__ADS_2