
Di perjalanan...
Adel hanya diam mematung.. Ia masih bingung dengan sikap mama tiri nya.. Kenapa tiba tiba sikap mama nya itu baik..
Sebenarnya di dalam hati adel ia belum percaya sepenuh nya kepada mama tiri nya itu.. "ingat adel kau jangan pernah tertipu lagi dengan sikap manis nya.. Ingat dia hanya mama tiri mu.. mama tiri yang selalu berbuat jahat kepada mu.. Dia itu wanita jahat ".Batin adel..
Sekeras apapun adel ingin berfikir positif.. Namun hati nya tidak menerima hal itu.. Hati adel tetap berkata kalau mama tiri nya itu jahat.. Dan di balik sikap baik mama tiri adel tersimpan sesuatu yang pastinya tidak adel ketahui..
" Sayang kenapa kau melamun?? ".Ucap Rey yang seketika membuat lamunan adel buyar..
" Ahh tidak ada ".Jawab adel sambil tersenyum..
" Sayang bukan kah wanita tadi mama
kamu?? ".Tanya Rey kepada adel..
" Iya ".Jawab adel ..
" Sayang aku rasa kau tidak boleh terlalu percaya pada sikap baik mama tiri mu itu ".Ucap Rey sambil menatap lekat wajah adel kemudian pandangan Rey kembali lurus ke depan menatap jalanan..
" Mama tiri??.. Dari mana kau tau kalau wanita itu mama tiri ku?? ".Tanya adel.. Seingat nya ia tidak pernah menceritakan hal itu kepada Rey..
" Kau yang memberitahu ku sayang.. Apa kau lupa saat kita berada di restoran kau menceritakan semua nya kepada ku ".Ucap Rey sambil tersenyum.. Akhirnya adel pun teringat dengan perbincangan mereka saat di restoran di Paris..
" Rey aku juga bingung dengan sikap mama .. Kenapa sikap nya tiba-tiba saja berubah".Lirih adel...
"Sayang kau jangan percaya dulu dengan sikap nya yang baik itu.. Aku dapat melihat tatapan matanya yang tidak tulus kepada mu..".Ucap Rey ..
" Kau benar.. karena hatiku juga berkata kalau aku tidak boleh mempercayai mama sepenuhnya ".. Lirih adel lagi...
*
*
__ADS_1
Setelah menempuh perjalanan sekitar empat puluh menit akhirnya mereka sampai di depan sebuah rumah mewah..
Ya itu adalah rumah mama orang tua Rey dan Ais.. Sampai saat ini rumah itu cuma di huni oleh tujuh orang.. Yaitu Rey dan adel serta lima orang Art .. Sementara kedua orang tua Rey sepertinya masih sangat betah berada di Paris..
Rey menggandeng tangan adel dengan lembut.. Kemudian mereka berjalan masuk ke dalam rumah itu...
"Rey kenapa kita pulang??.. Sekarang masih jam satu siang loh?? ".. Ucap adel sambil menatap heran ke arah Rey..
"Aku ingin mengantar mu pulang.. karena sepertinya kau tidak nyaman berada di ruangan ku.. Lagian tempat istirahat di dalam ruangan ku sempit".Ucap Rey sambil tersenyum menatap adel..
" Iss dia baru sadar setelah hampir tiga bulan aku di kekang di dalam ruangan nya ".Batin adel..
" Ayo aku antar ke kamar".Rey kembali menggandeng tangan adel menuju kamar utama..
"Kau istirahat lah.. Ingat jangan mengerjakan apa pun.. Ingat di rumah ini aku memiliki mata mata.. Jika aku mendapat laporan kau mengerjakan pekerjaan rumah, Walau sedikit apa pun ".. Ucap Rey dengan penuh penekanan ..
Kemudian Rey mendekat kan wajah nya ke telinga adel.. " Maka bersiaplah menerima hukuman dari ku ".Bisik Rey sambil tersenyum penuh arti..
" T.. tapi Rey ".Adel menundukkan kepala nya..
sesuatu?? ".Beberapa pertanyaan terlontar dari bibir Rey..
" Tidak ".Adel menggelengkan kepala nya dengan cepat..
" Lalu?? ".Tanya Rey..
" Rey aku ingin ikut bersama mu.. aku nggak mau tinggal sendirian di rumah ".Ucap adel dengan suara yang agak pelan..
"Tapi sayang bukan kah di dalam ruangan ku tidak nyaman??.. Dan juga di rumah ini kau tidak sendirian ".Ucap Rey..
" Iya aku tau.. Tapi aku ingin bersama mu.. Aku ikut ya..Please!!".. Ucap adel memohon kepada Rey..
"Baiklah.. ".Dan tanpa berkata kata Rey segera menggendong badan adel...
__ADS_1
" Rey turunkan aku ".Kesal adel.. Adel begitu kaget saat Rey tiba tiba saja menggendong nya..
" Diam lah.. Kalau kau tidak diam maka aku akan meninggalkan mu di rumah ".Ancam Rey..
Dan akhirnya adel hanya bisa diam saat Rey menggendong nya dan membawa berjalan ke luar dari rumah itu...
Adel merasa malu saat lewat di ruang tengah.. Bagaimana tidak para art melihat nya sambil tersenyum .. Dan hal itu membuat adel merasa malu..
" Rey bisakah langkah mu di percepat?? ".Ucap adel sambil menyembunyikan wajah nya di dada bidang milik Rey.. " Tidak bisa sayang karena kau sangat berat".Jawab Rey sambil menatap adel dengan senyuman jahil nya..
"Kalau aku berat turun kan saja aku.. lagian aku bisa jalan sendiri.. Aku ini masih sehat dan kedua kaki ku masih kuat untuk menopang badan ku yang berat ".Ucap adel dengan nada yang sedikit kesal..
" Kau marah ya..Kau terlihat sangat cantik saat kau sedang marah sayang ".Ucap Rey sambil tersenyum lebar menatap adel..
Adel hanya diam dengan wajah datar nya.. Setelah sampai di mobil Rey dengan perlahan memasukkan adel ke dalam mobil nya..
Tanpa adel sadari ternyata Rey mengambil kesempatan dalam kesempitan..
Cup... Rey mengecup bibir adel dengan singkat saat adel sedang menatap ke arah depan.." Sayang jangan marah aku hanya bercanda".Ucap Rey.. Rey pun menutup pintu mobil nya .. Kemudian Rey masuk lewat pintu di di sebelah adel..
*
*
Karena kelelahan adel pun tertidur di dalam mobil Rey saat di perjalanan menuju perusahaan Hansim..
Rey yang tidak tega membangunkan adel, Akhirnya Rey menggendong adel dan membawa nya masuk ke dalam bangun yang menjulang tinggi itu..
Para karyawan menatap Rey dan adel ..
Namun Rey tidak menghiraukan tatapan mereka toh adel kan istrinya Rey..
Rey membawa adel ke dalam ruangan nya.. Kemudian Rey dengan perlahan meletakkan adel di atas ranjang yang ada di ruangan itu..
__ADS_1
Atau lebih tepat nya di sebuah kamar yang khusus di buat untuk adel istirahat..