
Dua hari kemudian..
Tepat di sebuah ruangan yang sudah di dekorasi secantik mungkin..
Terlihat ruangan itu sudah di penuhi dengan orang orang.. Ya di dalam ruangan itu sedang di adakan acara resepsi pernikahan antara Adel dan Rey..
Hari ini adel benar benar terlihat sangat cantik bahkan rey sampai tidak bisa berkata kata lagi saat melihat adel menggunakan gaun pengantin dengan polesan make up di wajah nya..
"Kenapa kau melihat aku seperti itu?? ".Tanya adel kepada rey karena rey sedari tadi terus saja menatap dirinya..
Namun pertanyaan adel tidak mendapat jawaban dari Rey.. Karena Rey masih saja sibuk menatap wajah cantik istrinya itu..
" Rey apa aku terlihat jelek sampai kau menatap aku seperti itu?? ".Tanya adel dengan agak pelan karena di dalam ruangan itu terdapat banyak orang..
" Ya kau terlihat jelek.. Bukan jelek tapi kau itu sangat jelek "... Jawab Rey sambil menatap adel dengan tersenyum jahil..
" Kalau aku jelek kenapa kau mau menikah dengan ku.. Dan kenapa kau memaksa aku untuk menikah dengan mu.. Kau kan bisa cari wanita lain yang lebih cantik dari ku ".Ucap adel panjang lebar..
" Kenapa kau emosian sekali sayang.. Aku hanya bercanda.. Kau itu sangat cantik.. Makanya aku sampai tidak bisa mengalihkan pandangan ku dari mu..".Rey tersenyum lebar menatap Wajah adel yang terlihat semakin cantik saat sedang marah..
"Sayang kau jangan marah.. Sebentar lagi malam kok ".Bisik Rey di telinga adel..
" Emang apa hubungan nya dengan malam ?? ".
" Kau lupa malam ini adalah malam pertama kita ".Bisik Rey di telinga adel..
Tanpa mereka sadari seseorang menatap mereka berdua dengan perasaan iri dan dengki.. Ia mengepalkan tangan nya dengan erat saat melihat posisi adel yang semakin dekat dengan rey..
"Kau lihat saja adel.. Jika aku tidak bisa mendapat kan mu.. Maka pria lain pun tidak boleh memiliki mu ".Ucap pria itu dengan kedua tangan yang terkenal dengan erat. m
__ADS_1
Disisi lain..
" Kau lihat itu ren ".Ucap ais sambil menunjuk ke arah kakak nya..
" Iya aku melihat nya.. Kak rey dan kak adel terlihat sangat romantis. Aku nggak nyangka kalau kak rey bisa dapat istri secantik kak adel. Dari pertama aku lihat aja aku dah terpesona dengan kecantikan kak adel apalagi kak rey..".Ucap reina sambil terus menatap wajah cantik adel..
" Bukan itu yang aku maksud ".Ais mengalihkan tatapan nya menatap ke arah reina..
Karena reina juga tinggal di Paris.. Maka Ais mengajak reina untuk datang ke acara pernikahan kakak nya.. Bukan mengajak lebih tepat nya memaksa karena Ais langsung yang turun tangan datang ke rumah reina dan membawa reina...
" Lalu?? ".Tanya reina dengan tatapan bingung .
"Romantis dari mananya.. Kau tidak liat mereka itu sedang bertengkar ".. Jawab ais.
"Kau yakin mereka sedang bertengkar???.. Kalau aku sih nggak yakin, Mereka itu benar benar terlihat romantis".Ucap reina..
" Terserah deh rein ".Ucap ais dengan pasrah karena sahabat nya itu tidak bisa membedakan antara sikap romantis dan pertengkaran..
"Nikah kan bisa jadi urusan belakangan sekarang yang terpenting aku harus menyelesaikan kuliah ku, Aku ingin menjadi orang yang sukses membanggakan kedua orang tua ku serta tidak menjadi beban untuk suami ku nanti " Jawab reina sambil tersenyum.
"Aamiin aku do'ain semoga kau jadi orang yang sukses ".
" Ehhh btw Rein Aan juga masih jomblo.. Dia juga pengusaha muda kau nggak mau sama aan?? ".Tanya Ais lagi..
" Ya ampun ai kenapa di setiap kali kita ketemu kau selalu membahas tentang regi??.. Aku dan regi tu cuma temenan nggak lebih.. Dan asal kau tau Regi sekarang udah nggak jomblo lagi.. Dia udah punya pacar and pacar nya cantik banget ".Jawab reina ..
" Seriusan??.. Parah si Aan punya pacar tapi kok aku nggak pernah tau.. Aku pikir dia masih jomblo ".Ucap Ais..
Perbincangan mereka terus berlanjut..
__ADS_1
π°
π°
π°
Di sisi lain..
Pantai Haeudae
Sesuai keinginan meisya kali ini mex membawa meisya .. Mex kali ini membawa meisya pergi ke sebuah pantai yang masih terletak di busan..
Pantai itu terkenal sangat bersih bahkan tidak terlihat sehelai sampah pun yang tergeletak di atas pasir ..
Mereka datang ke tempat itu sekitar jam Lima sore.. Mex sengaja membawa meisya melihat pantai itu di sore hari.. Karena tujuan utama mex adalah melihat langsung matahari tenggelam didekat pantai itu..
" Mex pantai nya indah sekali".Ucap meisya..
"Maaf ya aku hanya bisa membawa mu ke tempat ini".Mex tersenyum sambil merangkul pinggang meisya..
" Kau membawa aku keluar saja dari apartemen itu aku sudah bersyukur apalagi kau sampai membawa aku ke tempat seperti ini.. Aku benar benar bersyukur ".Meisya juga tersenyum menatap suami nya itu..
" Terima kasih mex ".Ucap meisya..
" Kau tidak perlu berterima kasih sayang.. Seharus nya aku yang meminta maaf kepada mu.. Karena aku yang selalu sibuk dan
tidak mengizinkan mu keluar dan membuat mu bosan menunggu ku seharian ".Ucap mex..
__ADS_1
" Tidak masalah .. Sekarang yang terpenting adalah kau selalu berada di dekat ku.. Sebenar nya hanya itu yang aku ingin kan ".Ucap meisya sambil memeluk mex dengan erat..