Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Hukuman


__ADS_3

Tanpa mex duga sepasang tangan melingkar di pinggang nya dan memeluknya dengan erat. "Mex ".Panggil meisya yang kini sedang memeluk mex dengan erat berharap kalau pemilik nama itu masih terbangun.


" Ya".. Jawab mex yang masih memejamkan matanya. "Maafkan aku ".Ucap meisya. Entah angin apa yang membuat meisya seorang yang keras kepala kini meminta maaf kepada seorang pria yang berstatus sebagai suami nya. Mex kembali membuka kedua matanya.


Mex menatap lekat wajah meisya yang jarak nya sangat dekat dengan wajah nya. " Maaf untuk apa?? . Kau tidak pernah melakukan kesalahan kepada ku sayang ".Ucap mex sambil tersenyum. Mex begitu bahagia hanya karena mendapat pelukan dari meisya.


" Mex aku minta maaf..Aku selalu berkata kasar dan tidak pernah ingin mendengarkan penjelasan mu .. Aku ju.. ".Ucapan meisya terpotong.


" Kau tidak perlu minta maaf. Karena kau tidak pernah bersalah. Karena di sini aku lah yang bersalah. Dan aku lah yang menjadikan kesalahpahaman ini ".Ucap mex lagi. " Mex kau tidak nyaman ya di dekat ku?? ".Tanya meisya.


" Pertanyaan macam apa itu.. Tentu saja aku sangat senang berada di dekat mu ".Jawab mex. Mex membalas pelukan meisya.


" Mex apa kau merindukan dinda?? ".Tanya meisya. Pertanyaan ini begitu saja lolos ke luar dari mulut meisya. " Tentu saja ".Jawab mex. Seketika raut wajah meisya berubah. " Kenapa wajah nya di tekuk??.. Apa kau cemburu??.. Kau tenang saja aku hanya menganggap dinda sebagai adik...Dan untuk hal ini hanya kau yang ada di dalam nya ".Ucap mex sambil memegang dadanya.


" Mex.. Kemana perginya sikap dingin mu??.. ".Tanya meisya lagi.. " Masih ada.. Memang nya kenapa?? ".Mex terus saja menatap wajah cantik istrinya itu. " Nggak.. Aku cuma pengen tau aja.. Kenapa sikap dingin mu tiba tiba hilang ".Ucap meisya sambil tersenyum.

__ADS_1


Mex begitu gemes melihat senyuman meisya. Mex segera mencubit dan menarik pipi meisya. " Sakit.. ".Kesal meisya. " Kau itu.. Kau kan tau kalau pipi ku ini cuma kulit sama tulang ".Ucap meisya sambil mengusap nya. " Kau sangat menggemaskan ".Ucap mex sambil tertawa.


" Mex baboya (Mex kau bodoh) ".Ucap meisya sambil tertawa.


" Apa yang kau katakan?? ".Tanya mex. " Tidak... Aku hanya mengatakan kalau kau sangat tampan ".Ucap meisya sambil terkekeh. Mex hanya tersenyum mendengar nya. " Kau mau menipu ku ha?? ".Ucap mex sambil tersenyum penuh arti. " Tidak.. baboya itu artinya tampan ".Ucap meisya lagi. Meisya mengira kalau mex tidak bisa berbahasa Korea.


" Aku tau arti nya.. Kau mengatai aku bodoh


kan ".Ucap mex yang semakin tersenyum. Seketika tawa meisya hilang . Meisya hanya bisa terdiam sambil menekan saliva nya.


" Aku tidak akan memaafkan mu ".Ucap mex dengan wajah datar nya. Dengan gerakan cepat mex segera menindih tubuh meisya. "Mex kau mau apa ?? ".Tanya meisya saat melihat mex yang kini sudah berada di atas nya. " Aku akan menghukum mu karena kau sudah mengatai aku bodoh ".Ucap mex sambil tersenyum penuh arti.


Mex mulai mendekat ke arah meisya. " Hei babo kau mau apa?? ".Tanya meisya dengan perasaan yang mulai tidak enak. " Kau mengatai aku bodoh lagi?? ".Kesal mex. Mex segera menindih tubuh meisya. " Mex turun!!.. Badan mu itu berat ".Teriak meisya. " Jangan berteriak sayang aku belum melakukan apa apa kepada mu ".


Meisya berusaha mendorong badan mex. Namun tenaga meisya kalah kuat. Dengan perlahan mex mulai mendekat kan wajah nya ke wajah meisya. Mex mulai menempelkan bibir nya di atas bibir mungil itu. Mex memulai dengan sebuah c*uman lembut.Namun mex sedikit kesal saat meisya hanya diam dan tidak membalas c*uman nya.

__ADS_1


Mex semakin menekan bibir nya dan memperdalam c*uman nya. Ya usaha mex pun berhasil. Karena saat ini meisya mulai membalas c*uman nya walaupun masih terasa kaku. Setelah beberapa saat meisya pun memukul dada bidang mex karena ia merasa kehabisan nafas. " Kau mau membunuh ku ".Ucap meisya dengan nafas yang tersenggal.


Mex kembali mencium bibir meisya, Ia sedikit menekan tengkuk meisya. C*uman itu semakin lama semakin dalam. Bahkan kini sesuatu milik mex di bawah sana sudah berdiri. Meisya dapat merasakan sesuatu yang mengeras.


" Boleh aku meminta hak ku?? ".Tanya mex. Mex tidak ingin melakukan nya dengan paksaan. Mex ingin terlebih dahulu meminta izin pada pemilik tubuh itu. Meisya terdiam ia bingung harus menjawab apa. Namun hal itu tidak berlangsung lama dengan perlahan meisya pun menganggukkan kepala nya.


Untuk apa lagi meisya menahan nya. Karena sekarang ia sudah menyadari kalau dirinya pun juga sudah jatuh cinta kepada suami nya itu.


Mex tersenyum lebar. Kemudian mex pun melakukan kegiatan nya kembali. C*uman itu perlahan turun ke leher jenjang meisya.


Kemudian mex melepaskan baju dan celana panjang yang meisya pakai dan hanya menyisakan dalaman saja. Mex kembali menyusuri setiap inci tubuh meisya. Dengan perlahan tangan mex mulai menyusup dan melepaskan pengait bra meisya. Setelah pengait bra nya terlepas mex pun menarik bra itu dan melempar nya ke sembarang arah.


Mex pun mulai m*r*mas dua g*nung kembar itu. Sebuah sensasi yang belum pernah meisya rasakan. Dan dengan perlahan sebuah suara aneh mulai keluar dari mulut meisya. Hal itu semakin membuat mex bersemangat untuk melanjutkan kegiatan nya.


MAAF YA ADENGAN NYA AUTHOR POTONG DULU. UDAH LEBIH DARI SEPULUH KALI AUTHOR MEREVISI BAB INI. TAPI TETAP AJA DI TOLAK SAMA PIHAK NT NYA.

__ADS_1


BAB SELANJUTNYA BAKAL NYUSUL SEGERA. AUTHOR BENAR BENAR MINTA MAAF ATAS KETERLAMBATAN UP NYA πŸ™πŸ™.


__ADS_2