
"Kak Al tunggu dulu ".Ucap Ais. " Kenapa?? ".Tanya Al sambil menatap Ais. " Ya Ais memang pengen makan buah. Tapi... ".Ais tidak melanjutkan ucapannya. " Tapi apa sayang?? ".Tanya Al.
" Tapi Ais mau makan peach yang langsung di kebun nya. Ais pengen ke kebun bersih yang ada di Cina".Ucap Ais sambil tersenyum menatap Al. Al hanya terdiam mendengar permintaan Ais. "Apa kau yakin?? ".Tanya Al untuk memastikan sekali lagi. Dan Ais langsung menganggukkan kepalanya dengan bersemangat.
Al tersenyum menatap Ais. " Ya sudah sekarang kita tidur. Besok kita akan berangkat ke cina".Ucap Al sambil tersenyum menatap Ais.
"Haa benaran hubby??.Padahal Ais cuma bercanda".Ucap Ais dengan kedua mata yang berbinar . Dan di jawab Anggukan oleh Al .
"Candaan yang membawaku ke cina ".Batin Ais sambil tersenyum ." Ya sudah kalau hubby memaksa.Tapi Ais boleh bawa meisya dan Reina kan ?? ".Tanya Ais. " Tentu saja boleh . Selagi itu membuat mu senang ".Ucap Al sambil menatap wajah istrinya yang terlihat bahagia . " Makasih hubby ".Ucap Ais sambil tersenyum lebar menatap Al .
"Ya sayang tapi ini tidak gratis . Kau harus membayarnya malam ini ".Ucap Al sambil tersenyum penuh Arti.
ππππππππππππππππ
Pagi harinya..
Dengan senyuman yang mengembang Ais segera berjalan keluar dari apartemen Nya bersama Al. Perjalanan yang melelahkan akan segera di mulai.
Ais dan Al segera berjalan menuju lift. Sementara itu mex sudah menunggu sedari tadi.
Tring.. Ais dan Al sampai di pantai dasar.
Bertepatan dengan itu sebuah mobil berwarna merah memasuki basemen apartemen itu. Ais segera menghampiri mobil merah itu.
" Hai bumil ".Sapa meisya sambil membuka kaca mobil nya. " Hai jomblo ".Jawab Ais. " Oh ya Mei Reina mana?? ".Tanya Ais. Ais tidak melihat keberadaan Reina di dalam mobil meisya. " Reina nggak bisa ikut. Dia ada acara keluarga".Ucap Meisya.
"Ya udah Mei ayok".Ais segera berjalan menuju mobil sport hitam milik Al.Ais segera memasuki mobil itu di ikuti meisya.
__ADS_1
" Huhh".Meisya menghela nafas nya . Lagi lagi meisya harus bertemu bahkan duduk bersebelahan dengan mex. Sementara mex hanya menatap datar Meisya.
Sekitar dua puluh menit di perjalanan akhirnya mereka sampai di bandara internasional. Dan kini Mereka sudah memasuki pesawat nya. Mereka sekarang sedang berada di tempat VIP.
Pesawat nya take off sekitar jam sembilan pagi.
Lagi lagi meisya harus duduk bersebelahan dengan mex. Ya mex ikut bersama Al dan juga Ais. Sementara perusahaan sudah Al serahkan kepada orang kepercayaan papa nya untuk sementara waktu.
Meisya lebih memilih menyibukkan dirinya dengan ponsel nya. Sementara itu Ais duduk bersebelahan dengan Al. Entah apa yang mereka bicarakan. Yang jelas Ais terus saja tersenyum sedari tadi.
Jam sudah menunjukkan pukul 18:00.Itu Artinya sudah sembilan jam mereka berada di pesawat. Rasa kantuk mulai menghampiri meisya.
Meisya perlahan lahan menutup kedua matanya yang terasa sangat berat. Dan kini suara dengkuran halus mulai terdengar.
Mendengar suara dengkuran Mex sontak menoleh ke samping. Dan mex dapat melihat wajah cantik seorang gadis yang sedang tertidur di samping nya.
πππππππππππππππ
Dan kini mereka sudah berada di hotel Grand Hyatt Beijing.
"Wahh keren ".Meisya berdecak kagum melihat pemandangan hotel Grand Hyatt itu. Di depan hotel itu juga terdapat Air mancur yang terlihat sangat indah. Seketika rasa kantuk meisya menghilang.
" Mei ayo masuk ".Ucap Ais saat melihat meisya yang berdiri mematung sambil menatap kagum ke arah hotel itu.
"Ahh kaki gue nggak bisa gerak ".Ucap Meisya.
Ais menghampiri meisya. Ais segera menggandeng tangan meisya memasuki hotel itu.
__ADS_1
Pagi harinya..
Cuaca pagi ini terasa sangat dingin membuat dua orang yang sedang berada di kamar nya enggan untuk meninggalkan ranjang nya yang terasa sangat nyaman.
Berbeda dengan sepasang suami istri yang sedang berpelukan setelah menyelesaikan percintaan panas nya.
Tok tok tok..
Dengan berat hati meisya terpaksa meninggalkan ranjang nya karena suara ketukan pintu yang sangat menganggu.
" Ya ada apa?? ".Tanya meisya dengan mata yang masih tertutup. " Maaf menganggu. Nona Ais memanggil anda ".Ucap mex . " Ok tunggu dua puluh menit ".Ucap Meisya. Mesya kembali menutup pintu kamar nya.
Dua puluh menit kemudian Meisya keluar dari kamar nya dengan pakaian yang sudah rapi.
Meisya begitu kaget melihat mex yang sedang berdiri di depan pintu kamar nya. " Kenapa kau berdiri di situ?? ".Tanya meisya. " Nona Ais sudah menunggu di mobil ".Mex segera berjalan meninggalkan Meisya. Dan dengan cepat meisya segera mengikuti langkah mex.
Kini mereka sudah sampai di Dongba Park atau taman Dongba yang terletak di Distrik Chaoyang . Disini terdapat berbagai macam tumbuhan termasuk buah buahan.
Dengan senyuman yang mengembang Ais segera menggandeng tangan meisya memasuki kebun itu.
Dan Ais mulai memetik buah buahan yang dia ingin kan. " Eee Ai gimana ceritanya lo ke cina cuma pengen makan buah peach ".Ucap meisya saat melihat Ais dengan lahap memakan buah peach yang sudah Ia petik.
" Gue sebenar nya cuma bercanda. Tapi kak Al nganggep serius ".Ucap Ais sambil tersenyum menatap meisya . " Ya Ampun enak bener jadi istri orang kaya. Lah gue calon jodoh aja kagak tau di mana?? ".Ucap Meisya sambil menggigit buah peach itu dengan gemas.
" Sabar aja Mei. Jodoh nggak akan kemana".Ucap Ais sambil tersenyum menatap meisya. "Ehh kak mex jomblo tu. Lo nggak mau??. Dia tajir lo ".Ucap Ais sambil mengedipkan sebelah matanya. " Boleh juga tu. Ehh tapi kayak nya dia nggak mau sama gue".Ucap meisya sambil tertawa. "Tapi sumpah dia dingin banget. Kagak mau di ajak bicara. Tadi gue nanya sesuatu ke dia . Tapi di nggak jawab".Ucap meisya sambil menatap tajam ke arah mex. " Ai foto bareng yuk. Ig gue udah lama nganggur ni".Ucap meisya sambil tersenyum menatap Ais.
Tanpa mereka sadari seorang pria tampan sedang menatap meisya dengan tatapan datar nya.
__ADS_1