Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Satu Kamar


__ADS_3

Sekarang jam masih menunjukkan pukul 14:30.


Meisya menguap sambil mengusap matanya yang terasa sangat berat. Rasa kantuk sudah mulai menghampiri meisya.


"Ohh iya kamar ku dimana??. Aku mau tidur


".Meisya menatap mex . " Ikut Aku ".Mex segera berjalan menuju kamar yang ada di dalam apartemen nya. Dengan cepat meisya segera berdiri dari duduk nya dan mengikuti langkah mex yang sangat cepat.


" Ini kamar kau ".Mex menatap datar ke arah meisya. " Benarkah??. Wah besar sekali kamar aku ".Ucap meisya sambil menatap kagum. Terlihat Ranjang dengan ukuran king size.


Meisya sudah membayang kan bagaimana nyaman nya tidur di atas Ranjang yang terlihat besar serta empuk itu.


Meisya segera berjalan memasuki kamar itu.


Dan tanpa pikir panjang meisya segera merebahkan badannya dengan posisi tengkurap. Meisya sudah tidak bisa lagi menahan rasa kantuk nya.Ia perlahan lahan mulai memejamkan kedua matanya.


Tak menunggu waktu lama kini meisya sudah terlelap dalam tidur nya.Bahkan meisya belum melepaskan heels yang ia pakai.


*


*

__ADS_1


Entah berapa lama meisya tertidur. Yang jelas hari sudah mulai gelap. Perlahan lahan meisya mulai membuka kedua matanya. Pandangan yang meisya lihat pertama kali adalah seorang pria yang sedang berbaring di samping nya sambil fokus menatap ponsel nya.


" Taehyung ".Guman meisya sambil tersenyum.


Mex segera menatap ke arah Meisya. " Siapa taehyung?? ".Tanya mex. " Kau apa yang kau lakukan di sini?? ".Tanya meisya seketika senyuman meisya menghilang. Mex hanya diam dan kembali fokus pada ponsel nya.


" Dasar punya mulut tapi nggak di gunain.Lagian dia ngapain di sini??"Batin meisya . Meisya segera bangun dan meisya langsung menuju bathroom tujuan utama meisya adalah menyegarkan badan nya yang terasa sangat lengket.


Setelah selesai meisya segera keluar dari kamar dengan pakaian casual nya. " Jam berapa sekarang?? ".Meisya segera melihat jam di ponsel nya. " Udah jam setengah tujuh malam. Berapa jam aku tidur??. Kenapa dia tidak membangunkan ku ?? ".Sederetan pertanyaan muncul di benak meisya.


Tujuan meisya selanjutnya adalah dapur karena cacing di dalam perut meisya sudah berdemo sedari tadi. " Tapi aku mau masak apa ya?? ".Ucap meisya sambil menggaruk kepalnya yang tidak gatal. Sejujurnya meisya tidak terlalu pandai dalam hal masak memasak berbeda dengan Ais. Bagi Ais masak sudah menjadi hobi bagi nya.


Namun mata meisya tiba tiba saja berbinar saat melihat makan malam yang sudah tertata rapi di atas meja makan. " Wah siapa yang masak?? ".Guman meisya.Meisya kembali teringat dengan mex. "Apa si dingin itu belum makan?? ".Guman meisya." Tentu saja belum".Jawab mex yang tiba tiba saja datang.


"Enak banget. Siapa yang masak?? ".Tanya meisya sambil menatap mex. " Tetangga sebelah ".Jawab mex Asal. " Benarkah.Akhirnya aku bertemu dengan tetangga yang baik".Guman meisya. "Dia laki laki atau perempuan?? ".Tanya meisya. " Kau tanya saja sendiri ".Ucap mex. Mex sudah mulai kesal menjawab sederat pertanyaan yang sedari tadi meisya lontarkan. Sejujurnya semua makanan itu adalah masakan mex .


Setelah selesai meisya segera merapikan meja nya dan mencuci piring kotor. Kemudian meisya kembali masuk ke dalam kamar nya.


Meisya kembali terkejut saat melihat mex yang sedang berbaring di ranjang nya . " Hei apa yang kau lakukan di sini?? ".Tanya meisya sambil menatap tajam ke arah mex.


" Aku ingin istirahat ".Jawab mex singkat. " Ini kamar ku kau pergilah ke kamar mu ".Usir meisya. " Ini kamar ku ".Jawab Mex. " Ya sudah sekarang antar aku ke kamar yang satu nya lagi ".Guman meisya sambil menghela nafas nya.

__ADS_1


" Di apartemen ku hanya ada satu kamar ".Ucap mex dengan cuek. Mex mulai memejamkan matanya.


" Satu kamar ".Ucap meisya dengan raut wajah terkejut. Namun tiba tiba meisya tersenyum.


" Tadi kan kau bilang ini kamar ku, Jadi aku berhak mengusir mu dari kamar ku. Sekarang keluar dari kamar ku. Aku tidak peduli di apartemen ini hanya ada satu kamar. Kau kan bisa tidur di sofa ruang tamu ".Ucap meisya.


Mex kembali membuka matanya. " Ini apartemen ku. Dan ini kamar ku. Aku yang membayar sewaan apartemen ini. Jadi terserah ku. Dan aku tidak mau tidur di sofa. Kau pikir aku mau sekamar dengan mu. Tentu saja tidak. Jadi jika kau keberatan sekamar dengan ku lebih baik kau saja yang keluar dari kamar ku ".Ucap mex. Mex kembali memejamkan matanya.


Meisya mengepalkan kedua tangan nya. Meisya segera berjalan mendekat ke arah mex.


Mex begitu terkejut saat kakinya tiba tiba di tarik dengan kasar. "Kalau kau tidak mau dengan cara baik baik . Maka aku akan mengusir mu dengan cara kasar ".Ucap meisya sambil menatap tajam mex. " Wajahnya sangat menyebalkan ".Batin meisya.


Bugg...


Mex terjatuh dari ranjang nya tubuh mex membentur lantai dengan keras.


Meisya segera naik ke atas ranjang dan meisya segera menutup badan nya dengan selimut.


Baru saja meisya ingin memejamkan matanya, Tiba tiba Ia merasakan Sesuatu yang berat menghimpit tubuh nya. Meisya segera membuka selimut nya. " Ahhhhkkkk".Meisya berteriak dengan keras. Meisya dapat melihat dengan jelas mex yang sedang menindih nya.


"Apa yang kau lakukan ".Teriak meisya. Meisya segera mendudukkan badan nya . Dengan cepat mex menarik kaki meisya sehingga meisya terjatuh dan badan meisya membentur lantai. " Satu sama ".Ucap mex sambil tersenyum. Mex kembali menaiki ranjang nya. Mex mulai memejamkan matanya. " Jika kau mengganggu tidur ku. Maka bersiaplah untuk Bercinta dengan ku semalaman".Ucap mex sambil menatap meisya dengan senyuman penuh Arti. "Dasar gila ".Umpat Meisya.

__ADS_1


Meisya kembali menaiki ranjang. Meisya segera berbaring Membelakangi Mex dan meisya Memakai selimut hingga menutupi bagian leher nya. Dan hanya kepala meisya yang terlihat. Perlahan meisya mulai memejamkan kedua matanya.


__ADS_2