Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Jadian


__ADS_3

Hari hari berlalu begitu cepat...


Tak terasa hari demi hari terus di lalui.. Kini sudah seminggu lamanya meisya tinggal di sebuah apartemen.. Hanya berdua dengan mex .


Meisya kini sedang duduk di balkon sambil melamun.. ia bingung harus melakukan apa..


Karena hari ini hari libur meisya.. Sudah seharian meisya berada di dalam apartemen itu tanpa melakukan kegiatan apa pun..Tapi mex tidak mengizinkan nya untuk keluar dari apartemen itu.


"Mex sangat menyebalkan.. Dia meninggalkan aku sendirian.. tapi dia tidak memperbolehkan ku untuk keluar ".Lirih meisya..


Akhir akhir ini entah kenapa meisya selalu saja merasa kesal kepada mex..Saat melihat wajah mex tiba tiba saja meisya ingin marah.. padahal mex tidak melakukan kesalahan apa pun..


Meisya kembali merasa kesal saat mengingat wajah mex.. " Menyebalkan.. menyebalkan.. ".Ucap meisya..


Meisya segera mengambil ponsel dari saku nya.. Kemudian meisya pun menelpon seseorang..namun panggilan meisya tak kunjung di jawab oleh mex..


" Awas aja kalau sampai dia nggak ngangkat telpon a.. ".Belum sempat meisya menyelesaikan ucapan nya panggilan nya pun tersambung kepada mex..


" Ada apa sayang ?? ".Tanya mex dari seberang sana.


" Kenapa kau lama sekali mengangkat telpon ku?? ".Ketus meisya dengan raut wajah kesal.


" Maaf tadi aku sedang sibuk ".


" Sibuk apa?? ".Tanya meisya dengan sangat ketus..


" Sibuk kerja sayang memang nya sibuk apa lagi?? ".Ucap mex sambil terkekeh..


Meisya semakin kesal saat mendengar suara kekehan mex..


" Mex aku mau keluar.. ".Ucap meisya..


" Tidak boleh.. Kau tidak boleh pergi sendirian.. Aku tidak mengizinkan mu keluar ".Tegas mex.


" Aku tidak peduli .. Sekarang aku lapar dan aku ingin mencari makan di luar ".Ucap meisya tanpa memperdulikan ucapan mex..


" *Kalau aku bilang tidak boleh ya tidak bo.. "


Tit.. tit*... Belum sempat mex menyelesaikan ucapan nya..Meisya pun mematikan sambungan telpon nya..

__ADS_1


"Sangat menyebalkan ".Ucap meisya..


Meisya segera berdiri dari duduk nya..Kemudian meisya kembali berjalan masuk ke dalam apartemen nya..


Meisya mengambil beberapa lembar uang kertas kemudian memasukkan nya ke dalam saku ..Lalu meisya pun berjalan keluar dari apartemen itu..


Meisya mulai menyusuri jalanan itu.. Entah karena sudah terbiasa.. Sekarang meisya lebih suka berjalan kaki dari pada menaiki bus..


Dan tanpa meisya sadari dua orang mengikuti langkah meisya... Dan perlahan kedua orang itu mulai mendekat ke arah meisya..


Dor.. Seorang gadis menepuk pundak meisya..


Meisya begitu kaget saat seseorang tiba tiba saja menepuk pundak nya .. Meisya segera membalikkan badan nya..


Wanita itu tertawa saat melihat raut wajah meisya.. " Haessu".Teriak meisya.. "Kau mengagetkan aku saja ".Ucap meisya sambil mengelus pelan dadanya..


Kemudian tatapan meisya beralih kepada laki laki yang sedang berdiri di samping haessu..


Lalu tatapan meisya kembali lagi beralih pada tangan haessu yang sedang menggenggam erat tangan pria di samping nya..


Sebuah senyuman muncul di balik wajah meisya.. " Kalian ".Ucap meisya sambil menunjuk ke arah tangan haessu..


" Kalian udah jadian ya??.. Cie.. cei.. Haessu ".Ucap meisya menggoda haessu..


" Yoenjun lagi bucin ya sama haessu ".Meisya beralih menggoda yoenjun.. " Kenapa kau iri ya?? ".Yoenjun balik mengatai meisya..


" Nggak.. ngapain juga iri.. Aku kan udah punya suami ".Jawab meisya..


" Kalian berdua kan udah jadian.. jadi sekarang kalian harus teraktir aku makan ".Ucap meisya lagi senang senyuman mengembang.


Yoenjun menghela nafas nya.. Kemudian mereka bertiga kembali berjalan menyusuri jalanan..Meisya menghela nafas nya saat dirinya tidak di pedulikan oleh kedua orang itu.. Karena mereka berdua asyik berbincang sambil bergandengan tangan.. Mereka berdua benar benar terlihat romantis..


" Menyesal aku mengikuti mereka..kalau pada akhir nya aku hanya menjadi obat nyamuk ".Guman meisya dengan pelan.


" Sayang kau tau tidak?? ".Tanya yoenjun sambil menatap haessu..


" Tau apa?? ".Haessu balik bertanya..


"Nah kita kan lagi berdua ni.. Terus tiba tiba ada seseorang yang datang mengganggu...Maka orang itu di namakan?? ".Tanya yoenjun dengan senyuman nya..

__ADS_1


" Setan nggak sih?? ".Jawab haessu..


" Yap kau benar sekali ".Ucap yoenjun sambil tertawa..


Bug.. Tiba tiba punggung yoenjun mendapat pukulan.. Dan dengan refleks yoenjun memegang punggung nya yang terasa sakit..


" Kau mengatai aku setan?? ".Ucap meisya dengan tatapan tajam nya..


"Aku hanya bercanda!! ".Ucap yoenjun sambil mengelus punggung nya yang terasa nyeri akibat pukulan meisya..


" Becanda.. nggak lucu.. kau mengatai aku setan.. memang nya aku salah apa?? ".Kesal meisya..


" Hei nggak boleh marah marah.. ntar cepat tua lo.. liat aja tu muka mu udah keliatan keriput nya ".Ucap yoenjun mengejek meisya.


Bugg.. Meisya menggunakan tenaga dalam untuk memukul punggung renjun..


" Aduhh".. Ringis yoenjun..


" Tangan mu terbuat dari apa si?? .. Itu apa besi?? ".Tanya yoenjun sambil terkekeh..


" Kalian pergi aja berdua.. aku nggak jadi ikut ".Ucap meisya.. Meisya segera membalikkan badan nya dan mulai berjalan meninggalkan dua orang itu..


" Ini semua gara gara kau ".Ucap haessu sambil menatap tajam yoenjun.


Dengan cepat haessu mengejar langkah meisya.. " Meisya.. meisya ".Panggil haessu..


Haessu segera memegang tangan meisya ...


" Ya ".Jawab meisya tanpa menatap haessu..


" Meisya maaf.. kami hanya bercanda ".Ucap haessu..


" Meisya maaf.. maaf ya.. pless maafin kami


ya ..Kau tau kami kangen banget sama kamu ..sebenarnya kami memang ingin mengajak mu makan bareng tanpa kau minta..".Ucap haessu dengan tatap memohon..


Meisya menatap ke arah haessu.. kemudian meisya menghela nafas nya..


Dan meisya pun kembali ikut bersama yoenjun dan haessu..

__ADS_1


__ADS_2