
Kini mereka sudah kembali ke perusahaan Wijaya.. Ais meisya dan reina berjalan memasuki ruang staf..
Sementara itu seorang perempuan dengan pakaian yang sangat seksi berjalan memasuki perusahaan Wijaya.. Dengan langkah anggun nya dia berjalan memasuki lift menuju ruangan CEO..
"Sayang... Teriak perempuan itu saat memasuki ruangan Al.. Al menatap ke arah shelina sebentar kemudian Al kembali fokus pada berkas dan laptop yang ada di meja nya. " Sayang..Ucap perempuan itu lagi sambil berjalan mendekat ke arah Al.. Namun Al tak menggubris nya sama sekali..
"Sayang kok kamu cuek gitu si.. Ucap shelina dengan nada suara yang di buat buat manja.. Dia segera menduduki kursi yang berada di depan meja kerja Al.. Dress yang di pakainya sangat minim sehingga saat dia duduk terlihat lah paha mulus dan belahan dada nya yang bisa menggoda semua pria..
" Sayang kamu kok nggak pernah lagi hubungin aku ..??.. Tanya shelina ..
"Aku sudah bilang aku sibuk.. Jadi aku nggak ada waktu buat hubungin kamu.. Jawab Al tanpa mengalihkan pandangan nya dari laptop yang ada di depan nya..
" Tapi kan sayang setelah pulang kerja kamu bisa hubungin aku.. Aku kangen banget sama kamu sayang.. Ucap shelina.. Shelina segera berdiri dari duduk nya.. Dan shelina segera menuju ke tempat duduk Al.. Tanpa meminta Izin shelina segera duduk di pangkuan Al.. "Aku tu kangen banget sama kamu Lif.. Entah kenapa sekarang aku merasa kamu berubah.. kamu selalu cuekin Aku.. apa jangan jangan.. Ucapan shelina terputus.. " jangan berfikiran yang aneh Aneh.. potong Al..
__ADS_1
"Kalau kamu nggak mau aku berfikir aneh aneh malam ini kamu harus ke apartemen Aku .. Ucap shelina sambil mengalungkan tangan nya di leher Al.. " Aku tidak bisa Aku sangat sibuk.. Ucap Al.. "Ayo lah sayang kamu nggak pernah lagi punya waktu buat aku.. Kamu selalu beralasan sibuk.. Ucap shelina sedih.. " Atau kamu udah nggak mau lagi sama aku.. Apa aku nggak menarik lagi buat kamu .. Lirih shelina..
ππππππππππππ
Di ruang Staf..
"Meisya Aisya Reina kalian bertiga tolong antar kan berkas berkas ini ke ruang tuan Alif..!!!.. Perintah Will
Mereka bertiga segera mengambil berkas berkas itu dan mereka segera berjalan memasuki lift khusus karyawan...
Tak menunggu waktu lama kini mereka bertiga sudah sampai di depan ruangan Al..
"Sayang Aku nggak mau kamu berubah.. Ucap shelina dan shelina segera mendekat dan mencium bibir Al dengan lembut. Namun Al tidak membalas nya sama sekali.. Shelina mulai memperdalam ciuman nya agar Al membalas nya..
__ADS_1
Meisya Reina dan Ais segera memasuki ruangan Al satu hal yang mereka lupakan yaitu mengetuk pintu.. Sehingga kini mereka melihat
Sepasang kekasih yang tengah berciuman..
" Anjir mata gue ternodai.. Ucap Meisya..
"Makanya di tutup Mei.. Ucap Reina sambil menutup kedua mata meisya..
Sementara itu Ais hanya menatap sepasang kekasih yang tengah berciuman itu dengan wajah datar nya.. kemudian Ais segera memalingkan wajah nya.. " Tahan Ais tahan.. Batin Ais..
Al yang menyadari ada orang yang memasuki ruangan nya segera melepaskan ciuman nya dan shelina.. Al segera menatap ke tiga orang yang ada di depan nya.. "Kenapa kalian tidak mengetuk pintu terlebih dahulu.. Tegas Al.. Namun pandangan mata Al hanya fokus pada Aisya.. " Kalian ini memang kurang ajar.. Geram Shelina..
"Maaf nyonya shelina.. Ini jam kerja jadi anda tidak berhak mengatur kami.. Ucap Ais dengan wajah datar nya..
__ADS_1