
Kini Ais meisya dan Reina sudah sampai di perusahaan Wijaya.. Begitu juga Dengan Will dan Arya.. Ais meisya dan Reina segera berjalan menuju ruangan Staf..
Al masih tidak tenang Al melihat Arloji yang melingkar di tangan nya.. Waktu makan siang sudah Habis.. Al kembali Memanggil Mex..
"Mex Sekarang waktu makan siang sudah habis.. kau kembali ke ruangan staf.. Dan suruh Aisyah ke ruangan ku sekarang...!!!... Perintah Al.. " Tapi sepertinya nona Ais sedang sibuk... Ucap Mex.. "Aku tidak mau tau kau harus membawanya ke sini.. Ucap Al.. " Kau itu kenapa apa kau cemburu dengan Arya..???... Tanya mex.. "Jalan kan saja perintah ku mex..!!!... Ucap Al..
Mex kembali memasuki lift.. Sebenarnya Mex juga mendengar ucapan Arya saat mereka melewati ruangan Staf ... " Gengsinya terlalu berkelas ???.. Guman Mex .
Mex mulai melangkah memasuki ruangan Staf..Dan Mex langsung menemukan keberadaan Ais.. "Aisya tuan Alif memanggil Anda.. Ucap Mex .. Ais pun mengikuti langkah Mex menuju ruangan Al.. Mex juga tertegun melihat penampilan Ais yang sangat berbeda.. " Pantas saja Arya sampai tertarik dengan nona Ais.. Batin Mex..
__ADS_1
Kini mereka sudah berada di ruangan Al.. Mex berjalan keluar dan kembali ke ruangan nya..
Al benar benar tertegun melihat penampilan Ais yang sangat berbeda Ais terlihat sangat cantik di tambah lagi dengan polesan make up tipis di wajah nya membuat Ais semakin terlihat cantik.. Dan juga rambut Ais yang di kuncir menampakkan leher jenjang nya yang terlihat sangat menggoda.. Al sangat tidak suka dengan rambut Ais yang di kuncir..
"Dari mana Aja Lo.. Ucap Al.. " Ais baru selesai makan siang dengan teman Ais... Jawab Ais
"Termasuk Arya dan Will.. Tegas Al.. " Ingat lo harus jaga nama baik gue ..Jangan pernah berfikir untuk menjadi perempuan murahan yang bakal merusak nama Baik gue... Kata kata Al begitu menyakitkan di telinga Ais..
Deg...
__ADS_1
Untuk kesekian kali nya Al merasa tertampar dengan ucapan Ais..Bahkan Ais menggunakan kata " Anda saya "..." Dan juga pak Arya hanya pembimbing saya dan membantu saya untuk membuat laporan.. Tidak lebih dari Itu..
"Sekarang saya harus kembali ke ruangan pak Arya.. Saya harus profesional karena saya hanya seorang MAHASISWI MAGANG.. Ucap Ais.. Ais segera berlalu dari Ruangan Al..
Bulir bulir Air mata Ais kembali mengalir dari pelupuk mata nya.. Namun dengan cepat Ais menghapus nya dengan kasar.. " Aku nggak boleh jadi perempuan lemah.. Ucap Ais.. Ais segera berjalan menuju ruang Staf..
Ais masuk kedalam ruangan Staf dengan langkah tertunduk karena Ais tidak ingin orang lain tau kalau dia habis menangis.. Namun meisya dan Reina tidak bisa di bohongi oleh Ais.. "Pak Arya pak Will Saya sama Reina permisi sebentar ya.. Ucap Meisya.. " Sepuluh menit nggak lebih.. Jawab Arya.. "Baik pak.. Jawab meisya.. Meisya dan Reina segera menarik tangan Ais keluar dari ruangan..
"Ai lo kenapa.. ?? Tanya meisya.. " Nggak gue gak papa kok.. Jawab Ais sambil tersenyum.. "Ai lo nggak bisa bohongin kita.. Tegas Reina..
__ADS_1
"Lo habis nangis kan..??.. Ucap Meisya.. Ais mulai menceritakan semuanya ke Reina dan meisya.. " Bener benar.. Geram meisya.. "Ingat Ai lo nggak boleh jadi perempuan lemah.. Guman Reina..