
Ais mulai melangkah memasuki apartemen Al.. Al yang mendengar suara pintu terbuka segera menoleh kearah pintu ..
Terlihat Ais sedang berjalan membawa dua buah paper bag di tangan nya.. "Dari mana Aja lo..???.. Tanya Al.. Namun tidak ada jawaban sama sekali dari Ais Ais berjalan sambil tertunduk.. " Lo nggak punya mulut buat jawab pertanyaan gue ..??.. Ucap Al yang mulai geram karena Ais tidak mempedulikan nya..
"Maaf Ais lupa memberi tahu Kak Al . Ais tadi pergi menemani meisya dan Reina belanja ... Ucap Ais datar... " Dan ini kenapa dengan rambut lo.. Tanya Al sambil menunjuk rambut Ais "Apa peduli Kak Al.. Ucap Ais sambil mengangkat kepalanya.. " Kakak nggak perlu khawatir Ais belanja dengan uang Ais sendiri.. Jadi jangan takut .. Dan uang dalam black card ini masih utuh Kak Al bisa cek sendiri.... Ucap Ais sambil memperlihatkan kan black card yang pernah Al berikan..
Ais segera berjalan memasuki kamar nya.
Deg..
__ADS_1
Al Terdiam mendengar ucapan.Al mengakui kalau selama dia menikah belum pernah Ais meminta uang nya kecuali untuk kebutuhan di dapur....Entah kenapa Al merasa tertampar dengan ucapan Ais.. Selama ini Al terus saja memperhatikan Shelina.. Tanpa peduli dengan Ais.. padahal sudah menjadi kewajiban Al untuk menafkahi Ais..
Ais masuk kedalam kamar nya dan mengunci pintu kamar nya..
Ais duduk bersandar di tepi ranjang nya.. Ais kembali termenung dalam beberapa saat.. " Apakah ucapan ku salah.. Apakah ucapan ku menyakiti kak Al..??.. Ais bertanya tanya dalam hati nya..
Ais kembali tersadar..Ais segera menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya.. Beberapa saat kemudian Ais keluar dari kamarnya.. Ais segera menuju dapur.. Ais mulai menyiapkan menu makan malam.. Tak menunggu lama menu makan malam sudah tertata dengan rapi di atas meja.
Setelah selesai.. Ais kembali memasuki kamar nya..Ais mulai membuka paper bag yang di berikan meisya tadi... Ais mulai mengambil sepasang heels yang berwarna hitam.. " Sangat indah.. Tapi ini terlalu berlebihan.. Guman Ais.. Ais melihat satu persatu heels nya...
__ADS_1
Ais Mencoba heels yang juga berwarna hitam namun tak terlalu tinggi.. dan jangan di tanyakan lagi.. Heels itu terlihat sangat cocok dengan Ais..Ais kembali meletakkan Heels nya ke dalam paper bag..
Ais mulai merebahkan badan nya di atas ranjang... "Apa kak Al benar benar mencintai pacar nya..???.. Guman Ais.. " Sepertinya kak Al sangat mencintai pacar nya.. Apa aku yang terlalu egois mengharapkan cinta dari seseorang yang tidak mencintai ku.. Ucap Ais..
"Tidak dia suami ku dan aku berhak mengharapkan cinta suami ku.. Guman Ais..
" Aku akan berusaha untuk mendapatkan cinta kak Al.. Ucap Ais "Aku berharap semoga hari esok akan lebih baik.. Guman Ais.. Ais mulai memejamkan kedua matanya..
Namun tanpa Ais ketahui seseorang sedari tadi berdiri di depan pintu kamar Ais.. Dan dia mendengar semua ucapan Ais.. " Apakah dia mencintaiku.. tanya Nya..
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE..
TERIMA KASI ππ