Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Kemarahan Al


__ADS_3

Pagi hari nya..


Meisya kini sedang bersiap siap untuk melakukan perjalanan yang bisa di bilang cukup jauh. "Mei.Mei beneran mau pergi ninggalin mama dan papa ?? ".Tanya mama meisya sambil menatap sendu anak nya itu.


" Yakin dong ma. Mama kan tau kuliah di Seoul adalah impian terbesar Mei. Dan sekarang waktu nya Mei mengejar impian Mei.Mei nggak perlu lagi mikirin hal yang lain .Sekarang Mei hanya mau fokus pada Studi S2 Mei".Jawab meisya sambil tersenyum. Senyuman meisya terlihat sangat tulus seperti tidak ada beban sama sekali.


"Ohh ya ma Mei juga mau pinjem uang sama mama untuk biaya hidup mei di sana sampai meisya dapat pekerjaan ".Meisya menatap mama nya.


Sekitar jam delapan pagi meisya mulai berangkat dari rumah nya menuju bandara internasional . Pesawat yang meisya naiki akan melakukan take off sekitar jam sembilan pagi.


Sekitar lima puluh menit di perjalanan menuju bandara akhir nya meisya sampai di bandara internasional. " Ma pa meisya berangkat dulu ya. Ingat ya ma apa pun alasan nya. Jangan pernah beri tahu keberadaan Mei pada mex ya ma".Ucap meisya. Meisya segera memeluk mama dan papa nya.


Perlahan lahan meisya mulai menaiki pesawat nya. Bahkan meisya belum berpamitan secara langsung kepada Ais. Meisya hanya berpamitan lewat pesan yang dia kirim . Saat tiba di tangga paling ujung meisya kembali melihat ke belakang. Meisya tersenyum menatap mama dan papa nya.


Dan di menit berikut nya pesawat yang meisya naiki mulai melakukan take off.


*

__ADS_1


*


Di sisi lain...


Dinda berjalan masuk ke dalam rumah Al dengan senyuman yang mengembang karena rencana yang dia susun berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan dinda berharap meisya akan pergi dari kehidupan mex setelah ia melihat foto dan vidio itu. Satu lagi dinda juga berharap kalau rencana nya ini tidak di ketahui oleh kakak nya.


Dinda berjalan melewati ruang tamu. Terlihat Al dan Ais yang sedang duduk di sofa ruang tamu. Dinda mengerutkan kening nya. Sekarang sudah pukul sembilan pagi tapi kenapa kakak nya itu belum berangkat kerja. "Kak.Kak Al belum berangkat?? ".Tanya dinda.


Al dan Ais segera membalikkan badan nya. Al menatap dinda dengan tatapan tajam nya. Begitu juga dengan Ais. Ais menatap dinda dengan tatapan dingin nya. Seketika suasana di ruang tamu itu terasa mencengkam. Tatapan Al begitu tajam. " Dari mana saja kau ha?? ".Tanya Al. Tatapan Al semakin tajam . " Kak maaf ya aku lupa minta izin sama kak Al. Aku habis pulang dari rumah mama ".Ucap dinda berbohong. Al mulai berjalan mendekat ke arah dinda .


Plakkk.... Satu tamparan keras mendarat di pipi dinda. " Kenapa kak Al menampar aku?? ".Ucap dinda sambil memegang pipinya yang terasa perih dan panas.


Dinda begitu terkejut saat melihat foto foto dan vidio yang ia kirim ke meisya kini sudah berada di ponsel kakak nya. " Kenapa??. Kau terkejut ??.Dinda Wijaya dari kecil aku mama dan papa mendidik mu dengan baik sampai kau besar. Bahkan kami menyekolah kan mu sampai ke luar negri . Dan kau lahir dari keluarga yang terpandang".Ucapan Al penuh dengan penekanan .


"Tapi kenapa??.Kenapa kau malah menjadi seorang jal*ng.Kau tau kan kalau mex sudah memiliki istri bahkan sebelum kau kembali ke Indonesia.Dan kau tau perbuatan kau telah merusak hubungan mex dan istrinya. Bahkan kau tidak tau kalau perbuatan mu ini sudah merusak nama baik keluarga Wijaya".Teriakan Al kembali memenuhi ruang tamu itu .


Dinda hanya tertunduk dan tidak berani menatap kakak nya. " Kau bersiaplah menerima amarah dari mama dan papa. Dan mulai hari ini kau pergi dari rumah ku. Dan jangan pernah menginjakkan kaki mu di rumah ku lagi. Aku benci melihat seorang jal*ng ".Bentak Al .

__ADS_1


Dinda sudah tidak bisa lagi menahan Air matanya. Walaupun Al seorang yang dingin tapi Al tidak pernah sekali pun membentak Adiknya itu. Dan ini untuk pertama kalinya Al berkata kasar dan membentak dinda.Isak tangis dinda semakin terdengar. " Sekarang juga kau bereskan semua pakaian mu. Lebih baik kau pulang ke rumah mama ".Ucap Al datar.


" Satu hal yang harus kau tau. Semua hal yang di lakukan dengan kejahatan tidak akan pernah berakhir dengan baik. Setelah ini kau harus minta maaf kepada mex. Dan kau harus menjelaskan semua kepada mex. Walaupun akhirnya mex akan membencimu seumur


hidup ".Ucap Al dengan penuh penekanan.


" Kak dinda mohon izinkan dinda tinggal di sini . Dinda nggak berani pulang ke rumah mama. Dinda takut mama dan papa marah .Dinda janji setelah ini dinda akan menemui mex dinda akan minta maaf dan menjelaskan semuanya kepada mex".Ucap dinda memohon kepada kakak nya.


Ais merasa kasian saat melihat dinda yang menangis terisak sambil memohon kepada Al.


Ais juga dapat melihat pipi dinda yang sedikit membengkak karena tamparan yang keras dari Al. "Hubby biarkan dinda tinggal di sini ya ".Ucap Ais sambil tersenyum menatap suami nya itu.


Dan tentu saja Al tidak bisa menolak permintaan istri tercinta nya itu. " Terserah ".Al segera pergi dari ruangan itu tanpa melihat ke arah dinda. Ais segera berjalan menuju dinda.


Ais segera membantu dinda berdiri dari duduk nya. Namun tatapan ais masih saja dingin. Ais membantu dinda berjalan ke kamar nya. Ais juga membantu dinda mengompres bekas tamparan Al itu.Ais tau itu pasti menyakitkan karena Ais pernah berada di posisi dinda. Bahkan tidak hanya sekali Ais merasakan hal itu. Sementara itu dinda menatap wajah kakak iparnya. " Kak. Kak Ais juga marah ya sama dinda ".Ucap dinda sambil menatap lekat wajah kakak iparnya. Ais tidak menjawab pertanyaan dinda setelah selesai Ais segera berjalan keluar dari kamar dinda tanpa mengucapkan satu kata pun.


Jujur Ais juga marah dengan sikap dinda. Tidak hanya dinda Ais juga sangat marah kepada mex. Di tambah lagi saat Ais mengetahui kalau mex menikahi sahabat nya hanya karena untuk di jadikan pelarian perasaan nya.

__ADS_1


BAGAIMANA DENGAN NASIB MEX SELANJUTNYA??.


LIKE YA..


__ADS_2