
Perlahan jalanan itu mulai ramai. Orang orang mulai berdatangan untuk melihat kejadian itu.
Seorang wanita cantik tengah terbaring tak sadarkan diri di atas jalan itu. Darah segera mulai mengalir dari bagian belakang kepala wanita itu. Serta terlihat dua paper bag yang berserakan di jalan.
Di sisi lain...
Mex kini sudah selesai membersihkan tubuh nya. Dan sekarang mex sedang duduk di atas sisi ranjang dan hanya mengenakan handuk sepinggang. Sudah satu jam lamanya mex menunggu meisya pulang tapi sampai sekarang belum juga ada tanda tanda meisya akan pulang.
Hari semakin larut. Mex sudah tidak sabar lagi menunggu meisya pulang. Mex ingin segera memakai kembali pakaian yang sebelum nya sudah ia pakai. Mex ingin segera mencari meisya karena sekarang perasaan nya sangat tidak enak. Mex merasa kalau ada sesuatu buruk yang terjadi pada meisya .
Sebuah ambulan berhenti di tempat kejadian itu. Dan perlahan tubuh wanita yang sudah tidak sadarkan diri itu di masukkan ke dalam ambulan. Akibat tabrakan yang keras. Wanita itu pun terpental dan kepalanya membentur sudut jalanan dengan kuat setelah itu wanita itu pun tidak sadarkan diri sampai sekarang.
Mex mulai berjalan menyusuri trotoar yang sudah mukai di penuhi salju. "Dia itu sebenarnya kemana???. Kenapa lama
__ADS_1
sekali?? ".Guman mex. Mex terus saja berjalan sambil sesekali mengedarkan pandangan nya.
Sekitar tiga puluh menit menyusuri jalanan . Mex bingung ingin pergi kemana. Mex tidak tau kemana meisya pergi.
Namun mex melihat jalanan di dekat lampu merah sedang di ke rumuni oleh banyak orang. Sepertinya sedang terjadi kecelakaan. Ya kecelakaan saat salju turun memang sering terjadi. Rasa penasaran tiba tiba saja muncul dalam diri mex. Mex pun berjalan mendekat ke arah kerumunan orang orang itu.
Terlihat sebuah mobil yang berhenti di tengah jalan kemudian mex melihat dua buah paper bag berwarna coklat tergeletak di atas jalan. Kemudian mex menatap ke arah beberapa orang yang berada di pinggiran jalan yang letak nya tidak jauh dari mobil itu berada. Tidak cuma itu mex juga dapat melihat dengan jelas bekas darah yang masih segar di pinggiran jalan itu.Namun sudah mulai membeku karena udara yang sangat dingin.
Mex semakin yakin kalau sudah terjadi kecelakaan di tempat itu. Entah kenapa perasaan mex semakin tidak enak.Mex segera mendatangi beberapa orang yang sedang berdiri di pinggiran jalan itu. Entah kenapa mex ingin sekali mengetahui siapa seseorang di tabrak itu.
"You see that (Kau lihat itu)".Pria itu menunjuk ke arah bekas darah dan juga paper bag yang berserakan di tengah jalan. "a woman was hit by that car(Seorang wanita tertabrak oleh mobil itu) ".Ucap pria itu sambil menunjuk ke arah sebuah mobil berwarna hitam yang masih berada di tengah jalan itu.
"Did you see that woman (Apa kau melihat wanita itu) ?? ".Tanya mex jantung mex tiba tiba saja berdetak dengan kencang. Saat mendengar kalau seorang wanita lah yang sudah tertabrak. Kemudian mex memberanikan diri untuk bertanya lagi. "Do you know what the characteristics of a woman are ?? (Apa bapak tau ciri ciri wanita itu) ".Tanya mex lagi.
__ADS_1
"I don't see it too clearly. The woman has short hair. And she was wearing a dark brown jacket(Aku tidak melihatnya terlalu jelas. Rambutnya pendek dan dia mengenakan jaket berwarna coklat gelap) ".Jawab pria paru baya itu. "I feel that the woman's chances of survival are slim(Aku rasa kemungkinan wanita itu untuk hidup sangatlah kecil ) ".Ucap pria itu.
Seluruh badan mex mulai bergetar saat mendengar ucapan dari pria paru baya itu. Rambut pendek se bahu dan jaket berwarna coklat tua. Mex segera berlari ke arah dua paper bag yang masih tergeletak di tengah jalan. Perlahan mex mulai melihat isi dari paper bag itu. Badan mex semakin bergetar saat melihat isi dari paper bag itu.
Isi dari paper bag itu adalah sweater pria berbahan wol dan juga celana panjang untuk pria. Seluruh persendian mex terasa lemah. Dengan sekuat tenaga mex kembali berjalan ke arah pria paru baya tadi. Mex sekali lagi ingin memastikan apakah wanita yang tertabrak itu benar benar meisya. Mex pun memperlihatkan foto meisya kepada pria paru baya itu." Yes"Jawaban singkat dari pria itu benar membuat mex tidak bisa berkata lagi. Mex terdiam kedua mata mex mulai terasa panas dan perlahan cairan bening keluar dari sudut mata mex . Kemudian mex bertanya letak rumah sakit tempat meisya di bawa.
Setelah mengetahui letak rumah sakit itu. Mex pun bergegas menuju rumah sakit tersebut.
Pusan national University yangsan Hospital . Salah satu rumah sakit besar yang ada di kota busan.
Mex berlari memasuki rumah sakit itu.
Mex segera berjalan menuju resepsionis untuk menanyakan keberadaan meisya.
__ADS_1
Dari keterangan resepsionis sekarang meisya sedang berada di ruang UGD karena kondisi nya sangat parah.