
Meisya dan mex berjalan keluar dari kosan itu.. Mex menggandeng tangan meisya.. Dan mereka pun mulai berjalan menyusuri jalanan itu..
"Mex kita mau kemana?? ".Tanya meisya sambil menatap mex. "Kenapa kau bertanya kepada ku??.. Bukan kah tadi kau yang mengajak ku pergi ".Jawab mex..
" Aku ingin ke taman saja.. ".Ucap meisya..
" Hanya ke taman?? ".Tanya mex.. " Ya nggak lah ..Intinya hari ini aku mau menikmati musim panas.".Jawab meisya.. " Tapi sebelum itu aku mau beli eskrim dulu .. Kau mau eskrim nggak?? ".Tanya meisya kepada mex.
" Tidak ".Mex menggelengkan kepala nya..
" Ya sudah kau tunggu di sini sebentar.. Aku mau beli eskrim dulu ".Ucap meisya..
Tidak menunggu lama meisya pun kembali dengan membawa dua cup eskrim di tangan nya. " Aku sudah aku tidak mau eskrim ".Ucap mex saat melihat ada dua eskrim di tangan meisya ..
"Ini bukan untuk mu..Ini semua untuk aku sendiri ".Ucap meisya.. Meisya mulai Menyendok kan eskrim ke dalam mulut nya..
" Mex apa kau tidak rindu kepada tuan alif?? ".Tanya meisya dengan mulut yang berisi eskrim. " Tidak.. untuk apa aku merindukan
nya ".Jawab mex sambil menatap meisya..
Mex menelan air liur nya saat melihat meisya yang tengah menikmati eskrim di tangan nya.
Sepertinya eskrim itu sangat enak.. Di tambah lagi dengan cuaca yang panas.
Meisya menyendok eskrim nya agak banyak hingga sendok nya penuh.. Kemudian meisya mulai mengarah kan sendok nya ke dalam mulut nya... Namun meisya kalah cepat dengan mex.. karena mex terlebih dahulu memasukkan sendok itu ke dalam mulut nya..
" Kayanya tadi nggak mau ".. Ucap meisya..
"Ini masih ada satu kalau kau mau lagi ".Ucap meisya..
" Tapi kau yang menyuapi nya ".Ucap mex sambil tersenyum menatap meisya..
Meisya menghela nafas nya.. Kemudian meisya pun mulai menyuapi eskrim nya ke dalam mulut mex.. Hingga kini eskrim di dalam cup itu habis tanpa sisa..
" Rasanya manis.. seperti wanita cantik yang ada di depan ku ".Ucap..
__ADS_1
" Mex sejak kapan kau pandai memuji seperti itu?? ".Tanya meisya. " Sejak aku memiliki istri cantik.. ".Jawab mex.
Mex kembali menggandeng tangan meisya..
Sekitar empat puluh menit menyusuri jalanan akhir nya mereka sampai si sebuah taman..Meisya melepaskan pegangan tangan nya.. Kemudian ia mengeluarkan ponsel baru nya dari saku.. Ya ponsel baru . Mex membelikan meisya ponsel baru sekitar seminggu yang lalu..
Meisya ingin mencoba kamera ponsel baru nya..Meisya mulai memotret pemandangan yang ada di depan nya..
Ia mencari cari pemandangan yang indah.. Namun kamera nya menyorot seorang pria tampan yang sedang menikmati pemandangan tempat itu..
Pria itu memakai kemeja putih dengan garis hitam kotak kotak.. Ia juga mengenakan kaca mata.. Serta rambut nya yang tidak beraturan..
Sungguh indah pemandangan yang ada di depan meisya..
Tanpa berlama lama meisya pun mengambil foto pria itu..
Ya pria itu adalah mex.. Meisya terus mengambil beberapa foto mex sambil tersenyum menatap foto fotonya..
"Hei apa yang kau lakukan ?? ".Tanya mex sambil tersenyum menatap meisya.
" Yeahh dapat ".Ucap meisya meisya segera memasukkan ponsel nya kembali ke dalam saku nya...
" Kau mengambil foto ku tanpa izin ".Ucap mex sambil berjalan mendekat ke arah meisya..
" Kenapa harus minta izin.. Kan aku menggunakan kamera ponsel ku.. Jadi aku bebas mau ambil foto apa pun ".Ucap meisya sambil tersenyum mengejek...
Mereka kembali berjalan mengelilingi tempat itu.. " Mex apa kau merindukan dinda?? ".Tanya meisya.. Entah sudah berapa banyak pertanyaan seperti itu terlontar dari mulut meisya..
Mex menghela nafas nya.. " Ya..Aku merindukan nya..Dia sudah aku anggap seperti adik ku.".Jawab mex..
"Kenapa kau tidak pernah menghubungi
__ADS_1
nya?? .. Atau hanya untuk sekedar bertanya bagaimana kabar nya ".Tanya meisya..
" Aku tidak ingin lagi membuat mu salah
paham ".Jawab mex..
" Kira kira sekarang bagaimana kabar dinda??.. Apa dia baik baik saja?? ".Tanya meisya lagi..
" Aku tidak tau pasti... Karena seminggu setelah kejadian itu ia kembali di kirim ke luar negri oleh tuan al.. Terakhir kali aku bertemu dengan nya di perusahaan Wijaya ".Jawab mex..
" Apa yang dia lakukan saja bertemu dengan mu?? ".Tanya meisya lagi.
" Dia meminta maaf kepada ku karena kejadian malam itu merupakan rencana nya".Jawab mex.. "Lalu apa kau memaafkan nya ".Tanya meisya lagi.. " Tentu saja tidak ".Jawab mex.
" Sudah lah jangan bahas tentang dinda lagi".Mex menatap ke arah meisya..
"Mex aku merindukan Alan.. Aku pengen cubit pipi alan".Ucap meisya sambil membayangkan wajah alan..
" Kau mau bayi yang seperti alan?? ".Mex menatap meisya dengan senyuman penuh arti . " Tentu saja ".
" Mari kita buat ".Ucap mex berbisik di telinga meisya.." Dasar mesum ".Kesal meisya sambil mencubit pinggang mex.
Dan hari mereka habiskan untuk menikmati musim panas..
*
*
Malam harinya meisya duduk sambil melamun ia bingung harus melakukan apa.. Semua tugas nya sudah selesai..
Kemudian meisya pindah duduk di atas lantai .. Meisya kembali melamun..
" Kau kenapa sayang?? ".Tanya mex.
" Aku bingung mau ngelakuin apa.. Aku bosan ".Jawab meisya..
__ADS_1
Mex mendekat ke arah meisya.. " Mari kita buat mex junior ".Bisik mex di telinga meisya.." Aku tidak mau ".Tolak meisya..