Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S3 Pergi Untuk selama nya


__ADS_3

"Hai kak adel ".. Sapa Reina sambil tersenyum menatap adel.. Adel membalas sapaan Reina dengan senyuman nya..


" Senyuman kak adel manis banget ".. Ucap Reina.. Reina berdiri di samping adel.. "Ada apa kak adel??.".. Tanya Reina..


" Dimana Aisyah?? ".. Tanya Adel..


" Ais di luar kak ".. Jawab Reina..


" Panggil kak juga Ais ".. Perintah adel..


Reina segera berjalan keluar untuk menemui Ais.. " Ai kak adel memanggil mu ".. Ucap Reina..


" Rey Reina".. Adel Menatap Rey kemudian bergantian menatap pada Reina..


Air mata tiba tiba mengalir dari sudut mata Adel..


"Ada hal penting yang ingin aku sampai kan Pada kalian..Dan di sini Aisyah lah yang menjadi saksi dari ucapan ku..".. Adel berusaha menahan dadanya yang terasa sesak.. " Aku rasa hidup ku tidak akan lama lagi ".. Ucap adel..


" Jangan bicara seperti itu adel..Kau pasti sembuh ".. Ucap Rey .. Reina hanya tersenyum menatap Rey..


" Kau pernah berkata, Jika suatu saat aku meninggalkan mu maka kau tidak akan menikah dengan perempuan mana pun.. Tapi aku tidak menginginkan hal itu Rey.. ".. Ucap Adel..


" Jika dalam waktu dekat ini aku pergi meninggalkan kalian semua, Aku ingin kau menikahi Reina.. Reina perempuan baik aku yakin dia pasti bisa merawat Arslan dengan baik ".. Ucap adel..


Bagai petir yang menyambar di siang bolong saat Reina mendengar ucapan Adel..


Bagaimana bisa Adel menyuruh Rey menikahi nya..


" Reina maaf kalau kakak bersikap egois.. Tapi jika kamu nggak mau nggak papa ,kakak nggak memaksa kan.. Tapi kakak mau kamu orang yang menjadi ibu sambung Arslan".. Ucap adel sambil menahan rasa sesak yang semakin memenuhi dada nya..Reina menggelengkan kepalanya "Kak adel pasti sembuh ".. Ucap Reina..

__ADS_1


"Nggak kau pasti sembuh.. Jangan bicara yang macam macam.. Aku tidak akan menikahi wanita mana pun..Aku hanya mencintai mu ".. Ucap Rey..


" Rey.. tolong hargai permintaan ku ".. Lirih adel..." Rey duduk di samping ku ".. Ucap adel.. Adel kemudian mengarahkan pandangan nya tepat di wajah tampan Rey.. Adel menatap dalam wajah tampan itu..


Adel memegang dada nya di bagian kiri nya.. Sementara tangan kanan adel terkepal dengan erat karena menahan rasa sakit ..


" Sayang kau kenapa?? ".. Rey begitu panik.. Rey segera memanggil dokter.


Tit.. tit.. Detak jantung adel menurun dengan cepat.. Adel menutup kedua matanya menahan rasa sakit yang kini menghampirinya..


Dokter yang menangani adel berlari masuk ke dalam ruangan Adel..Melihat hal itu semua orang yang ada di luar ruangan adel segera berjalan masuk ke dalam ruangan adel ..


"Vite, donnez-moi un stimulateur cardiaque(Cepat ambil kan difibrillator nya)!!! ".. Perintah dokter itu..


Dokter itu segera mengunakan alat itu untuk membuat detak jantung adel kembali normal.. Namun sepertinya usahanya tidak akan berhasil.. Karena detak detak jantung adel menurun dengan cepat.. Namun dokter itu terus berusaha untuk membuat kondisi adel kembali stabil..


Adel mengambil nafas dalam selama beberapa kali..


Tidak mungkin!!!..


Dokter itu pun berhenti untuk memompa jantung adel..


"Désolé, nous avons fait de notre mieux.. Mais Dieu en a décidé autrement(Maaf, Kami sudah melakukan yang terbaik.. Tapi Tuhan berkehendak lain ) ".. Ucap dokter itu...


" Adel ".. Rey memeluk adel yang kini sudah terbaring lemah.. " Ini tidak benar.. Kau masih hidup kan??.. Kau tidak mungkin meninggalkan aku.. Kau sudah berjanji akan hidup selama nya bersama ku ..Hiks..hiks..".. Ucap Rey sambil memeluk adel dengan erat..


"Adel bangun sayang.. Bangun .. Huaa".. Tangisan Rey begitu histeris.." Kak adel"..


"Adel..hiks..hiks..".. Ucap Ais dan mama Ais.. Mereka segera menghampiri Rey yang sedang memeluk Adel..

__ADS_1


" Rey..".. Mama Ais berusaha menenangkan Rey.. "Ini nggak mungkin ma.. Adel nggak mungkin ninggalin Rey ma .. Hiks hiks ".. Ucap Rey..


" Rey.. Ikhlas kan Kepergian istri mu nak.. Hiks.. hiks".. Mama Ais berucap dengan isak tangis nya..


"Nggak ma"..


" Huaa.. Sayang bangun "..


Namun sekeras apa pun usaha Rey untuk membangun kan adel adel tidak akan bangun .. Bahkan untuk selama nya.. Adel tidak akan bangun.. Adel meninggalkan dua orang yang paling berarti dalam hidup.. Namun adel pergi dengan tenang karena ia masih di beri kesempatan untuk menatap wajah tampan suami dan bayi nya untuk yang terakhir kali nya..


" Rey sudah nak..Tolong ikhlas kan kepergian istri mu dia sekarang sudah tenang ".. Mama Rey kembali berusaha menenangkan anak nya itu..


*


*


Mereka membawa adel ke kota raffles paris.. Mereka memutuskan untuk menguburkan adel di tempat pemakaman yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Rey..


Hingga senja tiba Rey masih berada di dekat makan adel.. " Nak.. Ayo kita pulang hari udah mau malam ".. Ucap mama Rey dengan lembut..


" Mama duluan saja nanti Rey nyusul ".. Ucap Rey.. Mama dan papa Rey pun pergi dari tempat itu.. Mereka ingin segera menemui Arslan..


Namun Ais masih tetap berada di sana.. " Kak ".. Ais memegang pundak Rey..


Hari ini mereka semua kehilangan salah satu anggota keluarga mereka wanita baik hati Dan selalu tersenyum..


Ais memeluk kakak nya itu dengan erat..


"Hiks.. Hiks..".. Rey kembali menangis.. Tangisan pilu yang mampu menyayat orang yang mendengar nya..

__ADS_1


Ais Hanya diam membiarkan kakak nya itu menangis sampai merasa tenang..


__ADS_2