
"Iya.. aku sudah lama nggak liat abs alias roti s*bek.. Itung itung buat ngisi asupan nutrisi ".Ucap meisya sambil terkekeh. " Kenapa kau tidak bilang dari tadi sayang ".Guman mex sambil menatap meisya dengan senyuman penuh arti. "Kau itu baik sekali.. Kalau begitu sekarang pinjam hp nya karena aku belum selesai ".Ucap meisya sambil tersenyum.
" Kau bisa melihat roti s*bek setiap hari tapi bukan dari ponsel ini.. Kau bisa melihat yang nyata ".Ucap mex yang semakin tersenyum menatap meisya. " Maksud mu?? ".Meisya tidak mengerti dengan arah pembicaraan mex.
" Sayang aku juga punya roti s*bek.. Dan kau bisa melihat nya setiap hari bahkan sepuas
mu ".Ucap mex lagi sambil terus tersenyum menatap meisya. " Aku kan sudah bilang aku tidak tertarik dengan roti s*bek milik mu ".Ucap meisya dengan santai nya. " Benarkah?? ".Tanya mex. " Ya aku hanya tertarik dengan roti s*bek milik oppa Korea lebih terlihat hott".Ucap meisya sambil tersenyum. Namun ucapan meisya seketika terhenti saat mex tiba tiba saja mengangkat ke atas sweater yang ia kenakan sehingga menampakkan roti s*bek nya yang terlihat sangat hott dan menggoda.
Bahkan meisya kini menelan saliva nya dengan susah paya. "Perasaan kemarin aku melihat nya biasa saja.. Tapi kenapa sekarang roti s*bek nya terlihat lebih hot dan menggoda .. Ya ampun meisya sadar meisya.. Kau berdosa sekali meisya.. palingkan pandangan mu meisya ".Batin meisya ,namun ia tak juga memalingkan pandangan nya.
" Hapus air liur mu yang mengalir itu ".Ucap mex sambil menunjuk ke arah mulut meisya. Dengan cepat meisya segera mengelap mulut nya dengan tangan. Namun tidak ada sedikit pun air liur yang keluar dari mulut nya.
" Haha kau menikmatinya bukan ".Ucap mex sambil tersenyum mengejek. Kemudian mex kembali menurunkan sweater untuk menutupi kembali roti s*bek milik nya. " Menikmati??. Siap bilang??.. Kan sudah pernah aku katakan kepada mu kalau aku sama sekali tidak tertarik dengan roti sobek mu itu ".Ucap meisya berbohong. Padahal meisya ingin sekali menyentuh roti s*bek yang terlihat hott itu.
" Benarkah??.. Emm baiklah terserah pada mu ".Ucap mex mengedarkan pandangan nya menatap ke seluruh ruangan itu. Kemudian tatapan mex terhenti tepat ke arah pintu masuk. Terlihat dua orang orang perawat yang akan tidak jauh dari pintu masuk ruangan meisya . Ide cemerlang mex tiba tiba saja muncul. " Apakah abs ku ini benar benar tidak menarik?? ".Tanya mex lagi. Meisya kembali menatap ke arah mex sambil menganggukkan kepala nya." Iya sangat tidak menarik ".
" Emm.. Baik lah jika kau tidak tertarik.. Tapi apakah kedua perawat itu tertarik ".Guman mex sambil tersenyum.
__ADS_1
" Aku akan minta pendapat padanya ".Gumam mex . Dan dengan seketika meisya melihat dua orang perawat cantik yang berjalan mendekat. Kemudian pandangan meisya beralih ke arah mex yang mulai menyibakkan sedikit sweater nya. Perlahan abs mex mulai terlihat.
Kedua perawat itu berjalan semakin dekat.
" Kau tidak perlu memperlihatkan abs mu itu.. Mereka tidak akan tertarik melihat nya... Karena mereka sudah punya yang lebih dari itu.. ".Ucap meisya dengan tatapan sinis. " Aku cuma ingin tau seberapa menarik nya abs milik ku ".Ucap mex. Mex semakin menyibakkan sweater nya .
" Kegatelan amat sih.. Awas aja.. Aku tidak akan pernah memaafkan mu ".Ucap meisya setelah itu meisya kembali memalingkan wajah nya.
" Aku paling nggak suka liat orang yang kegatelan ".Ucap meisya tanpa melihat ke arah mex. " Akan aku tutup kembali karena ini hanya milik istri ku ".Ucap mex sambil tersenyum.
Wajah meisya hanya datar dan tak menunjukkan ekspresi apapun. " Wahhh.. Nggak jadi dong.Ternyata ancaman gue berhasil... Iyalah abs nya punya gue.. Dan cuma gue yang boleh ngelihat nya... Mex juga dasar gila.. Siapa coba yang nggak tertarik sama abs.. Hahaha senang nya dalam hati ".Batin meisya dan tanpa sadar meisya tersenyum lebar .
Empat hari kemudian...
Meisya benar benar sudah sembuh total. Dan sore ini meisya akan kembali ke kosan nya.
" Tidak sakit lagi kan?? ".Tanya yoenjun sambil menatap lekat wajah meisya. " Tidak.. Kau tenang saja aku sudah tidak sakit lagi ".Ucap meisya sambil tersenyum.
__ADS_1
" Ahh meisya..Aku sangat merindukan mu..Kau benar benar membuat aku khawatir ".Haessu memeluk meisya dengan erat. " Aku juga ".Ucap meisya sambil membalas pelukan haessu.
Sekitar jam empat sore akhirnya meisya keluar juga dari rumah sakit itu. Rasanya sangat nikmat bisa menghirup udara dingin . Ya sepertinya meisya lebih memilih menghirup udara dingin dari pada menghirup udara di ruang rawat, Karena yang tercium hanya lah bau obat obatan.
Meisya tersenyum melihat kosan nya yang sangat ia rindukan. " Yeah I'm comeback".Ucap meisya meisya segera berlari menaiki anak tangga kemudian ia pun membuka pintu kamar kosan nya.
Namun meisya tiba tiba saja terdiam saat melihat isi dalam kamar nya itu. Padahal pas meisya tinggalkan pada malam itu kamar nya itu masih berantakan. Tapi sekarang kamar nya itu terlihat sangat rapi. "Apa kau yang merapikan nya?? ".Tanya meisya menatap ke arah mex. " Ya ".Jawab mex.
" Terima kasih banyak ".Ucap meisya sambil tersenyum bahkan selimut yang terbentang di atas ranjang meisya berbeda dari sebelum nya.
Meisya begitu senang saat melihat selimut yang terbentang di atas ranjang nya.
Jika dilihat sekilas itu hanyalah selimut biasa. Tapi itu adalah selimut yang sudah lama meisya inginkan yaitu selimut dengan foto bangtan. Bahkan mex membelikan tiga sekaligus. " Makasih banyak ".Ucap meisya. Meisya melihat ke arah meja belajar nya. Dan kedua mata meisya kembali berbinar saat melihat tujuh buah boneka berukuran sedang yang sudah tersusun rapi di atas meja itu.
" Itu juga kau yang membelinya?? ".Tanya meisya lagi. " Iya ".jawab mex singkat. Sebenar nya mex tidak terlalu suka dengan semua itu. Tetapi ini ia lakukan demi menyenangkan meisya. " Haa Terima kasih banyak ".Ucap meisya.
" Kau tidak perlu berterima kasih sayang.. Karena semua ini tidak gratis".Ucap mex sambil tersenyum penuh arti. Seketika senyuman di wajah meisya menghilang. Saat melihat mex tersenyum dan berjalan mendekat ke arah nya
__ADS_1
**KAKAK KAKAK SEMUA.. AUTHOR MINTA MAAF YA.. KALAU UP NYA LAMA.
PADAHAL AUTHOR UDAH PUBLIS BAB INI SEKITAR JAM 7 MALAM.. TAPI ENTAH KENAPA SAMPAI PAGI INI MASIH AJA DI REVIEW... MAAF YA KAK ππ**