Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 Kejahilan yang membawa petaka


__ADS_3

Entah kemana mex pergi.. Yang jelas sudah dua jam berlalu namun sampai sekarang mex belum juga kembali..


Begitu juga dengan meisya, Ia seakan tidak peduli lagi dengan apa yang terjadi.. Sekarang yang terpenting hanyalah ia bisa istirahat dan tidur dengan nyenyak tanpa ada gangguan..


Mex kembali melangkah memasuki kosan meisya dengan membawa sesuatu di tangan nya. Dengan perlahan mex menaiki anak tangga satu demi satu.. Setelah sampai di depan pintu kosan meisya mex pun dengan perlahan membuka pintu nya..


Mex mengedarkan pandangan nya menatap seluruh isi kosan itu.. Kemudian mex menatap ke arah lantai tempat meisya tidur tadi. Namun mex tidak menemukan keberadaan meisya..


Mex kemudian berjalan menuju kamar mandi.. Namun hasil nya tetap sama kamar mandi nya kosong dan tidak ada siapapun di dalam nya..


"Dimana dia?? ".Mex bertanya pada dirinya sendiri..


Tidak ada lagi ruangan di dalam kamar kos itu selain kamar mandi..Tapi meisya tidak ada di dalam nya..


Mex segera duduk di atas ranjang meisya..


Wajah mex tampak bingung..Di dalam kebingungan nya tiba tiba mex mendengar suara dengkuran seseorang..


Mex terus mendengar suara dengkuran itu.. Perlahan mex menurunkan kepala nya untuk melihat suara yang berasal dari bawah ranjang itu..


Dan terlihat lah meisya yang tidur pulas dengan mulut yang terbuka.. Mex menggelengkan kepala nya sambil menatap lekat wajah meisya . Ide jahil di otak mex kembali timbul..


Mex segera turun dan berjongkok menatap meisya kemudian.. " Kebakaran... Kebakaran ".Teriak mex dengan suara berat nya..


Dan seketika meisya langsung terbangun dari tidur nya.. Bahkan meisya langsung terduduk . Tapi apalah daya sepertinya keberuntungan sedang tidak berpihak pada meisya..

__ADS_1


Bugggg.... Kepala meisya menghantam bagian bawah ranjang dengan keras..Bahkan ranjang itu sampai bergetar karena kepala meisya." Aduhhh".Ringis meisya . Meisya beringsut keluar dari bawah ranjang itu sambil memegangi kepala nya.


Mex menahan tawanya saat melihat meisya yang sedang mengusap kepala nya.. "Mex kau itu kenapa??.. ".ucap meisya.. " Kau benar benar manusia yang tidak punya hati.. Kau kan tau kalau kepala ku ini baru selesai di operasi.. Tapi kau malah bercanda seperti ini.. Candaan mu nggak lucu hikss.. hikss.. ".Meisya terisak sambil terus mengusap kepala nya yang terasa berdenyut dan pusing..


Mex terdiam mendengar ucapan meisya.. Awalnya mex hanya ingin bercanda.. Tapi ternyata candaan nya malah membawa petaka.


Mex membantu mengusap kepala meisya.. Namun dengan cepat meisya menghempas tangan mex dengan kasar. " Aku minta maaf ".Ucap mex sambil menatap lekat wajah istrinya itu..


Meisya hanya diam sambil terus terisak..


Mex segera membawa meisya ke dalam pelukan nya.. Namun lagi lagi meisya hanya menolak.. Seharian ini meisya benar benar di buat kesal oleh mex.. Yang pertama mex membuat seluruh badan nya terasa remuk.. Yang kedua mex membuat tidur nya terganggu.. Dan yang ketiga mex membuat kepala nya terbentur dengan kerasa..


" Mudah sekali kau minta maaf.. Kau tau berapa banyak kesalahan yang kau buat selama seharian ini?? ".Kesal meisya sambil menatap tajam mex..


Meisya segera berdiri dari duduk nya..Lalu meisya berjalan ke arah kamar mandi..


"Dasar manusia nggak punya hati...".Kesal meisya sambil mencuci muka nya...


Lima menit kemudian meisya kembali berjalan keluar dari kamar mandi.. Ia dapat melihat mex yang sedang duduk bersandar di atas ranjang nya sambil bermain ponsel..


" Iss.. Tampang nya kayak orang nggak bersalah.. Benar benar menyebalkan ".Meisya menggerutu menatap mex..


Meisya berjalan menuju lemari pakaian.. Kemudian meisya mengambil jaket tebal nya..


" Kau mau kemana?? ".Tanya mex yang mengalihkan pandangan nya kepada meisya.

__ADS_1


Namun meisya hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan mex. Meisya segera memakai jaket nya.. Kemudian ia mengambil beberapa lembar uang kertas dan memasukkan ke dalam saku nya.


Meisya pun mulai berjalan ke arah pintu keluar tanpa menghiraukan mex yang kini sedang menatap nya.


Namun langkah meisya tiba tiba terhenti saat mex memeluk nya dari belakang.. " Kau mau kemana?? ".Tanya mex lagi.. " Lepaskan ".Bentak meisya.. " Aku tidak akan melepaskan mu sebelum kau menjawab pertanyaan ku ".Ucap mex yang semakin memeluk meisya dengan erat..


" Aku lapar ".Ucap meisya.. ia pun segera melepaskan tangan mex yang melingkar di pinggang nya.. "Aku sudah membelikan makanan untuk mu.. Jadi kau tidak perlu keluar sayang ".Ucap mex.


" Aku tidak mau..".


Meisya pun berjalan keluar dari kosan nya tanpa memperdulikan mex..


Mex segera menyusul meisya.. Karena ia sudah berjanji bahwa ia tidak akan pernah lagi membiarkan istrinya itu pergi sendirian.. Ia tidak ingin kejadian itu terulang kembali..


Mex terus mengikuti langkah meisya menyusuri jalanan itu.. Hari nampak cerah tapi cuaca terasa dingin..


Akhir nya langkah meisya terhenti tepat di depan sebuah lotte Mart yang berada di tepi jalan.. Dan perlahan meisya berjalan masuk ke dalam lotte mart itu..


Dari luar itu terlihat kecil.. Tapi setelah di masuki dalam nya terlihat besar .. Meisya mulai berkeliling di dalam lotte mart itu.. Kemudian meisya membeli beberapa bungkus ramen untuk persediaan nya.. Tidak lupa meisya juga membeli buah dan kopi kesukaan nya..


Setelah itu meisya pun beranjak menuju kasir untuk membayar semua belanjaan nya..


Meisya berjalan keluar dengan membawa tas yang sudah berisi barang belanjaan nya..


Sementara mex sedari tadi terus mengikuti langkah meisya.. Tapi meisya seakan tak menganggap keberadaan nya.. Meisya hanya diam sambil terus berjalan..

__ADS_1


__ADS_2