
Sekitar jam setengah empat terbangun dari tidur nya.. Adel segera turun dari ranjang nya.. Kemudian ia berjalan menuju wastafel yang ada di kamar itu..
"Jam berapa sekarang ".Guman adel sambil mencuci muka nya..
Setelah itu Adel berjalan keluar dari kamar itu.. Adel ingin bertemu dengan Rey.. Tapi ruangan Rey terlihat sangat sepi tidak ada siapa pun di sana..
" Rey ".Panggil adel.. Namun tidak ada sahutan dari sang pemilik nama..
Seperti nya ruangan itu benar benar kosong..
" Rey kemana?? ".Adel bertanya tanya keberadaan Rey kepada dirinya sendiri..
Adel duduk di atas sofa sambil menunggu Rey..
Sekitar dua puluh menit menunggu akhirnya pintu ruangan Rey pun terbuka.. Menampakkan seorang pria tampan..
" Kau sudah bangun ".Ucap Rey sambil tersenyum menatap adel.. " Kau dari mana saja?? ".Tanya adel...
Rey menunjukkan kantong plastik di tangan nya.. " Aku habis beli ini ".. Rey berjalan ke arah adel sambil menenteng dua kantong plastik di tangan nya..
" Itu apa?? ".
" Makanan ke suka an mu ".. Jawab Rey..
" Kau mau makan sekarang?? ".Tanya Rey..
Adel menganggukkan kepala nya.. " Iya aku lapar ".Ucap adel..
Tunggu sebentar .. Rey berdiri dari duduk nya..
Rey kembali dengan membawa satu buah piring di tangan nya.. Rey kemudian memasukkan makanan nya ke dalam piring yang ia ambil tadi...
" Dan ini jus mangga kesukaan mu.. Mangga asam tanpa gula ataupun susu ".Rey memberikan jus nya kepada adel..
" Makasih ".Ucap adel.. Adel pun mulai meminum jus mangga itu.. Terasa sangat menyegarkan saat juga mangga itu masuk ke dalam tenggorokan nya..
" Buka mulut mu ".Perintah rey..
__ADS_1
Adel pun membuka mulut nya..
Rey mulai menyendok kan makanan nya ke dalam mulut adel..
" Enak?? ".Tanya rey..
" Enak ".Jawab adel sambil menganggukkan kepala nya..
" Kau tidak makan?? ".Tanya adel sambil mengunyah makanan dalam mulut nya..
" Aku sudah makan ".. Jawab rey..
" Ayo cepat habis kan makanan nya.. Setelah itu kita langsung pulang ".Ucap rey.. " Habis ".Ucap rey sambil memperlihatkan piring yang sudah kosong ke adel..
*
*
Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju pulang..
Rey tersenyum menatap adel.. " Nanti kau akan tau sendiri ".Ucap rey..
Adel hanya pun terdiam.. Namun dalam hati ia bertanya tanya kemana mereka akan pergi..
Sekitar tiga puluh menit kemudian mereka pun sampai di suatu tempat.. Adel tau betul dengan tempat ini.. Adel tersenyum lebar menatap Rey..
Hamparan air laut biru..
" Rey".. Kedua mata adel berbinar saat melihat pemandangan pantai itu..
Pantai florida Anyer ...
Rey dan adel berjalan menyusuri pantai itu dengan bergandengan tangan .. Deburan ombak di pantai serta hembusan angin membuat suasana terasa nyaman dan tenang..
"Apa kau suka?? ".Tanya Rey..
" Ya.. Aku selalu suka dengan pemandangan alam ".Jawab adel tanpa mengalihkan pandangan nya dari laut biru..
__ADS_1
Kemudian mereka duduk di atas pasir itu.. Rey masih saja menggenggam tangan adel ,..
" Rey ".Panggil adel...
" Ya "..
" Rey jika suatu hari aku pergi meninggalkan mu untuk selama nya, Apa kau akan menikah dengan wanita lain ?? ".Tanya adel.. Kenapa akhir akhir ini adel selalu merayakan pertanyaan yang bahkan tidak pernah terlintas di pikiran Rey..
" Jangan pernah berucap seperti itu lagi.. Aku tidak suka mendengar nya.. Satu hal yang harus kau tau.. Tidak akan ada orang lain yang bisa menggantikan mu ".. Jawab Rey..
" Benarkah??..".. Adel tidak meneruskan ucapan nya.
" Jangan pernah berucap hal hal yang aneh.. Masalah takdir dan kematian itu hanya Tuhan yang tau ".Tegas Rey..
Adel menyandarkan kepala nya di pundak rey..
" Rey makasih banyak ".. Ucap adel sambil tersenyum lebar menatap Rey..
Mereka menikmati indah nya pemandangan matahari terbenam di tepi pantai itu..
*
*
Di sisi lain..
" Kenapa pergerakan mu lama sekali ".. Ucap seseorang dari seberang sana..
" Kau memang bodoh.. Aku tidak bisa langsung membawa nya begitu saja.. Aku terlebih dahulu harus membuat nya mempercayai kalau benar benar sudah berubah ".. Ucap wanita itu dengan raut wajah kesal..
" Aku sudah mengeluarkan uang banyak untuk mu.. Tapi sampai sekarang kau belum juga membawa wanita itu pada ku ".. Tegas nya pada wanita itu..
" Kau mengerti kata sabar tidak.. Semua ini butuh waktu ".Wanita itu tak kalah tegas saat berucap..
" Sabar kau bilang.. Sudah hampir tujuh bulan aku menunggu.. Tapi kau masih menyuruhku bersabar.. Kalau kau tidak bisa bilang saja.. Aku bisa menyuruh orang lain untuk membawa wanita itu pada ku "..
" Aku akan membawa kan nya untuk mu SECEPATNYA ".. Ucap wanita itu sambil menekan kan kata demi kata dari ucapan nya..
__ADS_1