Love Me Please Hubby

Love Me Please Hubby
S2 penolakan meisya


__ADS_3

"Apa maksud mu tidak gratis?? ".Tanya meisya dengan raut wajah yang kembali datar. " Jadi aku aku harus membayar kembali uang yang sudah kau pakai untuk membeli semua ini ?? ".Kesal meisya. Meisya mengira kalau arah pembicaraan mex adalah uang. Namun yang mex minta bukan lah bayaran berupa uang melainkan......


" Aku bukan meminta bayaran berupa uang.. Yang aku pinta adalah hak ku sebagai suami mu ".Ucap mex . Ia harus bisa bersabar menghadapi istrinya yang sangat berbeda dengan para wanita pada umum nya...


" Aku lapar ".Lirih meisya.. Meisya ingin segera mengalihkan pembicaraan nya. Mex hanya bisa menghela nafas nya " Kau mau makan apa?? ".Tanya mex dengan wajah datar nya.


" Terserah.. ".Jawab meisya. " Ya tapi aku tidak tau apa maksud dari kata terserah mu itu. Atau kau mau aku belikan semua jenis


makanan?? ".Tanya mex. " Aku mau bungeoppang ".Kesal meisya. " Hanya itu


saja?? ".Tanya mex untuk memastikan lagi.


" Iya ...Aku cuma mau bungeoppang".


Mex pun berjalan keluar dari kosan meisya. Sementara cuaca semakin dingin. Karena sekarang hari sudah sore menjelang malam. Jadi wajar saja kalau cuaca sangat dingin.


Hanya perlu menunggu empat puluh menit mex pun kembali ke kamar meisya. Terlihat meisya yang sedang duduk di tempat belajar nya sambil memainkan boneka boneka tadi.


"Kayak anak kecil.. ".Ucap mex ." Terserah aku lah.. ".Sinis meisya. Mex segera memberikan bungeoppang yang ia beli tadi kepada meisya.

__ADS_1


" Yang itu apa?? ".Tanya meisya sambil menunjuk ke arah cup di tangan mex .


" Ramen ".Jawab mex. " Kau hanya membeli nya satu?? ".Tanya meisya lagi. " Ya ".Jawab mex . Uap panas keluar dari cup ramen yang sedang mex pegang. Di tambah lagi bau khas nya yang membuat cacing di perut meisya berdemo.


" Aku juga mau ramen .. Sepertinya enak ".Ucap meisya sambil tersenyum lebar. " Tadi aku bertanya apa kau mau yang lain.. Kau jawab kau hanya ingin kue berbentuk ikan itu.. Tapi sekarang ?? ".Ucap mex dengan wajah datar nya. "Hehe... Maaf ".Ucap meisya.. Mex menghela nafas nya.Kemudian mex memberikan ramen nya kepada meisya." Ini untuk kau saja .. Aku nggak jadi makan bungeoppang nya ".Ucap meisya sambil mengembalikan bungeoppang nya kepada mex.Dan untuk kesekian kalinya mex menghela nafas nya.


*


*


Malam harinya..


" Kau tenang saja.. Aku tidak akan melihat hal hal yang aneh.. Aku cuma mau nonton drakor ".Ucap meisya. Mex pun memberikan ponsel nya kepada meisya.


Sama seperti saat di rumah sakit kemarin.. Lama mex menunggu ponsel nya di kembalikan


namun sampai saat ini ponsel nya belum juga di kembalikan..


Mex berjalan ke arah meisya.. Mex kembali merebut ponsel nya dari meisya.. padahal meisya masih asyik menonton film. " Ehh main ambil.. ambil aku belum selesai ".Ucap meisya sambil berusaha mengambil kembali ponsel tersebut.

__ADS_1


" Sudah lah hari sudah malam ".. Ucap mex. Dengan cepat mex kembali memasukkan ponsel nya ke dalam saku. " Ahh kau pelit sekali ".Kesal meisya.


Meisya begitu terkejut saat badan tiba tiba saja terangkat ke atas. " Hei turun kan aku ".Ucap meisya sambil berusaha turun dari gendongan mex. " Aku sudah menuruti semua kemauan mu... Sekarang giliran aku untuk meminta hak ku ".Ucap mex sambil tersenyum menatap meisya.


"Aku tidak mau ".Tolak meisya. " Kau tau apa hukumnya menolak keinginan suami dalam agama?? ".Ucap mex kemudian dengan perlahan mex membaringkan badan meisya di atas ranjang itu." Aku tau.. tapi aku belum sembuh total ".Ucap meisya mencoba mencari alasan. Sejujurnya meisya takut untuk melakukan hubungan suami istri.


Mex menghela nafas nya. " Aku tidak akan memaksa mu.. Sekarang tidur lah ".Ucap mex. Kemudian mex menyelimuti meisya dengan selimut tebal karena udara sangat dingin. Kemudian mex membentang selimut tebal di atas lantai. "Hei kau saja yang tidur di ranjang biar aku yang tidur di lantai ".Ucap meisya.


" Tidak udara dingin.. Nanti kau sakit ".Ucap mex. Pandangan meisya kemudian beralih menatap ranjang nya. " Kalau gitu kau bisa tidur di sebelah ku.. Di sini masih cukup untuk satu orang ".Ucap meisya. Sejujur nya tidur di atas lantai itu sangat tidak enak. Selain dingin tektur lantai yang keras akan membuat badan terasa pegal. Dan tanpa pikir panjang mex pun naik ke atas ranjang itu. " Meisya menggeser sedikit posisinya hingga sampai ke ujung. Tenang saja meisya tidak akan terjatuh karena posisinya sekarang berada di dekat dinding.


Posisi meisya sekarang terlentang sambil menatap langit langit kamar nya. Kemudian meisya menarik selimut hingga menutupi bagian dada nya. "Mex.. bagaimana dengan pekerjaan mu.. Kau sudah lama berada di sini.. Apa nanti kau akan di pecat ??. Tanya meisya.


" Tidak akan.. karena Al sendiri yang sudah memberikan aku izin untuk mencari mu dan membawa mu kembali ".Jawab mex.


" Mex kenapa kau mencari ku?? ".Tanya meisya. Sebuah pertanyaan yang meisya sendiri sudah tau jawaban nya. " Karena kau istriku ".Jawab mex. " Selain itu?? ".Tanya meisya lagi. " Karena di suruh mama".Jawab mex lagi. "Hanya karena itu ?? ".Tanya meisya lagi. "Tidak..yang paling utama karena aku mencintai mu.. sangat mencintai mu.. Dan aku tidak mau kehilangan mu ".Jawab mex sambil menatap meisya. Bertepatan dengan itu meisya juga menatap ke arah mex sehingga tatapan mereka berdua bertemu dalam beberapa saat.


Mex memalingkan wajah nya.. " Tidur lah ".Ucap mex kemudian mex pun mulai memejamkan kedua matanya. Namun meisya belum mengalihkan pandangan nya. Meisya masih saja menatap wajah mex.


Meisya merasa sedikit bersalah. Karena selama ini hubungan meisya dan mex tidak pernah akur meisya juga selalu bersikap kasar . Di tambah lagi saat pertama kali meisya bertemu mex di Seoul. Perkataan meisya sangat lah kasar.Namun mex tetap sabar menghadapi nya. Dan tanpa meisya sadari sekarang jantung nya berdetak dengan kencang.

__ADS_1


__ADS_2