
Pagi yang cerah secerah senyuman meisya..
Meisya tersenyum menatap wajah mex yang masih tertidur dengan pulas..
Meisya mendekat ke arah mex.. Kemudian ia mencium pipi mex dengan lembut..Namun hal itu tidak membuat mex terbangun dari tidur nya..
"Dia ini tidur apa pingsan?? ".Guman meisya..
Sudah dari tadi meisya berusaha membangun kan mex.. Namun sampai sekarang mex belum juga bangun..
Tersisa satu cara lagi.. Kalau cara ini tidak berhasil maka meisya akan menyerah dan membiarkan mex tidur hingga puas..
Meisya mendekatkan wajah nya ke arah mex.. Dan meisya mendaratkan bibir nya dengan lembut di atas bibir mex.. Namun tetap saja tidak ada reaksi dari mex..
" Ya udah lah.. Aku nyerah .. Sepertinya dia benar benar kelelahan ".Batin meisya.. Dan dengan perlahan meisya kembali mengangkat bibir nya..
Meisya begitu kaget padahal baru saja beberapa centi ia mengangkat bibir nya, Tiba tiba saja sebuah tangan menekan tengkuk nya sehingga bibir nya dan bibir mex kembali menyatu.. Dan dengan perlahan mex membuka kedua matanya.. mex menatap wajah cantik meisya sambil terus Mel*mat bibir meisya.
Meisya memberontak dan berusaha melepaskan ciuman nya.. Tapi usahanya sia sia karena mex memeluk nya dengan erat..
Meisya memukul dada mex saat ia merakan kehabisan oksigen.. Dan dengan berat hati mex pun melepaskan ciuman nya dengan nafas naik turun..
" Mex kau mau membunuh ku??“.Ucap meisya sambil mengatur nafas nya..
"Dasar mesum ".Ucap meisya ..
" Sayang yang mesum itu kau bukan aku.. Kau duluan yang mencium bibir ku.. Jadi aku hanya menerima apa yang kau lakukan " . Mex tersenyum menatap meisya..
"Kau tau ,sedari tadi kau terus saja menggoda ku dengan memberikan ciuman.. Tapi aku berusaha menahan nya"..
"Tapi kalau bagian ini yang kau cium aku tidak akan bisa menahan nya lagi ".Ucap mex sambil memegang bibir nya..
__ADS_1
" Mex hari sudah siang dan aku hanya ingin membantu mem bangun kan mu.. Tapi kau tidak bangun bangun juga.. Aku takut kau telat berangkat bekerja ".Ucap meisya sambil me manyun kan bibir nya..
"Maaf aku kira kau ingin menggoda ku ".Mex lagi lagi tersenyum menatap meisya .
Mex segera berdiri dari duduk nya.. Mex segera berjalan menuju bathroom.. Tapi aneh nya hari ini badan mex terasa lemah dan tidak seperti biasanya..
" Kenapa wajah nya agak pucat ya?? ".Guman meisya sambil terus menatap mex hingga badan mex menghilang di balik pintu bathroom.
*
*
Meisya sedang menyiapkan sarapan untuk nya dan juga mex.. Lama meisya menunggu hingga ia pun melihat mex yang berjalan ke arah nya..
" Kok lama banget?? ".Tanya meisya sambil terus memperhatikan wajah mex..
" Kepala aku tiba tiba pusing ".Ucap mex sambil memegangi kepala nya..
" Mex kau kenapa??.. Wajah mu pucat".Ucap meisya .. Tiba tiba perut mex terasa bergejolak dan ingin memuntahkan seluruh isinya..
"Mex kau kenapa?? ".Tanya meisya saat melihat mex yang sedang memuntahkan isi perut nya..
Mex tidak menjawab pertanyaan meisya..
Beberapa menit kemudian.. Tidak ada lagi yang bisa mex keluarkan badan nya terasa semakin lemah.. Wajah mex juga terlihat semakin pucat..
" Mex kau kenapa?? ".Tanya meisya untuk kedua kalinya.. " Aku juga tidak tau ".Ucap mex dengan lirih.. " Mex hari ini lebih baik kau izin aja.. Kau tidak mungkin bekerja dengan keadaan mu yang seperti ini ".
" Sepertinya aku tidak bisa izin.. Hari ini aku dan tuan Soo ada pertemuan penting".Jawab mex..
"Jadi kau tetap mau masuk dengan keadaan yang seperti ini?? ".
__ADS_1
"Aku bingung kenapa aku tiba tiba saja seperti ini??.. Padahal semalam aku baik baik saja ".Ucap mex..
" Aku juga nggak tau ..Padahal yang sedang hamil aku tapi malah kau yang lemas dan muntah muntah..Apa mungkin kau terkena couvade syndrom??"..
"Couvade syndrom?? ".
"Iya aku pernah mendengar hal itu.. Katanya couvade syndrom akan menyerang orang terdekat ibu hamil ..Dan orang yang mengalami nya akan mengalami kejadian seperti ibu hamil ".Ucap meisya..
" Tapi tidak apa apa.. Karena sekarang aku tidak akan mengalami morning sickness karena semua nya sudah berpindah kepada mex ".Ucap meisya dengan pelan..
" Ya aku juga bersyukur karena kau tidak mengalami hal seperti ini.. Karena aku tidak bisa melihat mu sakit ".Ucap mex sambil tersenyum..
Mex dengan perlahan kembali berdiri dari duduk nya.. " Kau benar benar akan pergi bekerja?? ".Tanya meisya dengan perasaan yang sedikit khawatir.. " Iya ".Mex kembali menganggukkan kepala nya..
Meisya terdiam " Kalau gitu kau sarapan dulu biar ada sedikit tenaga.. Kalau kau seperti itu.. Kau terlihat lemah ".Ucap meisya..
Mex dan meisya kembali berjalan menuju ruang makan..
*
*
" Mex hati hati ya .. pelan pelan aja bawa mobil nya..".Ucap meisya..
"Kau tenang saja tidak akan terjadi apapun kepada ku ".Ucap mex.. Sebelum berangkat mex terlebih dahulu mencium kening meisya kemudian ia juga mengusap perut meisya dengan lembut..
Dan dengan perlahan mex berjalan meninggalkan meninggalkan meisya..
Meisya kembali masuk ke dalam apartemen..
Walau pun akan membosankan berada di dalam apartemen itu sepanjang hari.. Mex menyuruh meisya untuk mengambil cuti.. Meisya mengikuti apa yang diminta mex karena ia sudah berjanji pada dirinya dan juga mex kalau dia tidak akan bersikap keras kepala lagi..
__ADS_1
Tapi meisya hanya mengambil cuti selama sebulan..
MAAF YA KAK KALAU CERITA NYA LAMBAT BANGET DAN MEMBOSANKAN ☺☺.. BENTAR LAGI CERITA NYA BAKAL END KOK..