
* Malam hari
Jam 19.00 wib.
"Ibu" panggil Tiara.
"Iya, ada apa?" tanya ibu.
"Kalau ibu waktu lihat ayah, lihat apanya dulu?" tanya Tiara.
"Maksudnya?" bingung ibu.
"Ibu jatuh cinta sama ayah karena apa?" tanya Tiara.
"Karena ayah baik" jawab ibu.
"Selain itu" ucap Tiara.
"Ayah kamu itu perhatian" ucap ibu.
"Emang ada apa sih nanya kayak gitu?" heran ibu.
"Ara cuma nanya aja kok" ucap Tiara.
"Ra, kamu gak mau ketemu ibu kamu gitu?" tanya ibu.
"Gak mau" ucap Tiara.
"Kenapa?" tanya ibu.
"Karena ibu Ara udah bahagia sama orang lain" ucap Tiara.
"Ya gak apa-apa dong, malah harusnya kamu seneng kalau ibu kamu bahagia" ucap ibu.
"Ara gak mau" ucap Tiara sambil menunduk.
"Ra, gimanapun itu ibu kamu loh. Dia yang udah ngelahirin kamu" ucap ibu.
"Ara gak mau, soalnya Ara masih sakit hati sama ibu" ucap Tiara dengan mata yang berkaca-kaca.
"Sakit hati karena dulu kamu ditinggal?" tanya ibu.
Tiara hanya mengangguk. "Selain itu ada alasan lain yang buat Tiara sakit hati"
"Alasannya apa?" tanya ibu.
Tiara sudah tidak kuat lagi menahan tangisnya. "Waktu ayah dan ibu belum cerai dan Ara masih umur 10 tahun, Ara ngelihat pesan di handphone ibu dan dipesan itu ada kata sayang"
"Awalnya Ara ngira itu pesan dari orang iseng. Tapi setelah ngedenger dari tetangga yang katanya ibu boncengan sama mantan suaminya, disitu Ara kecewa banget"
"Dan yang paling bikin Ara kecewa yaitu saat ibu bilang ke saudara sepupu ayah bahwa dia gak butuh harta dan dia lebih memilih cerai sama ayah karena dia lebih milih cinta pertamanya"
Ibu memeluk Tiara. "Kamu kenapa gak cerita ke ibu soal ini?"
Tiara tidak menjawab, ia malah menangis sesenggukan.
Tingtong...tingtong
Ibu melepaskan pelukannya. "Siapa ya yang bertamu malam-malam"
Ibu berjalan keluar untuk menemui orang yang menekan bel.
Beberapa menit kemudian, ibu kembali menghampiri Tiara.
"Siapa, bu?" tanya Tiara sambil mengusap air matanya.
"Ada temen kamu tuh, katanya mau ngajak kamu makan diluar" ucap ibu.
"Yuda?"
"Iya Yuda" ucap ibu.
Tiara berjalan ke luar untuk menemui Yuda.
"Yud, aku kan udah bilang kalau aku gak mau" ucap Tiara.
"Aku juga kan udah bilang kalau aku yang traktir" ucap Yuda.
Tiara mencari alasan untuk menolak ajakan Yuda. "Aku gak dibolehin keluar sama ibu"
"Tadi aku udah ijin sama ibu kamu dan katanya boleh" ucap Yuda.
"Aku udah makan, Yud" ucap Tiara.
__ADS_1
"Ya gak apa-apa, makan lagi aja" ucap Yuda.
"Tapi aku udah kenyang" ucap Tiara.
"Udah pergi aja, lagian pasti kamu bosen kalau di rumah terus" ucap ibu.
"Tapi Tiara kan udah makan" ucap Tiara.
"Ya makan lagi aja" ucap ibu.
"Oh iya, ini uang buat jajannya" ucap ibu.
"Gak usah, bu" tolak Tiara.
"Gak usah dikasih, tante. Soalnya Yuda mau traktir Tiara" ucap Yuda.
"Ya ampun, kamu baik banget sih" ucap ibu.
"Ya udah deh, kamu tunggu dulu disini. Aku mau ganti baju dulu" ucap Tiara sambil pergi menuju kamarnya.
5 menit kemudian, Tiara kembali menghampiri Yuda dan ibunya.
"Ibu, Ara pamit dulu ya" ucap Tiara.
"Iya" ucap ibu.
Tiara salam kepada ibunya, lalu Yuda juga salam kepada ibu Tiara.
"Hati-hati ya" ucap ibu.
"Iya" ucap Tiara dan Yuda bersamaan.
Keduanya menaiki motor, lalu Yuda langsung melajukan motornya.
...****...
* Cafe
Setelah sampai dicafe, mereka berdua segera memesan makanan dan minuman.
"Yud, kenapa gak dicafe kamu aja sih" ucap Tiara pelan.
"Enggak ah! nanti bisa-bisa bang Tegar sama bang Teguh gangguin kita" ucap Yuda.
"Enggak kok" bohong Tiara.
"Tapi mata kamu kok merah" ucap Yuda.
"Mata aku merah karena kena debu waktu dijalan" ucap Tiara.
"Aku kira kamu habis nangis" ucap Yuda.
"Yud, kamu traktir aku pasti karena ada sesuatu yang buat kamu bahagia ya?"
"Iya" ucap Yuda.
"Emang bahagia karena apa sih?" tanya Tiara.
Yuda menatap Tiara dengan tulus. "Ya karena ada kamu" batinnya.
"Kok malah bengong sih" heran Tiara.
"Hmm...bahagia karena..."
"Karena apa?" tanya Tiara.
"Karena aku dikasih uang banyak sama papah dan mamah" kata Yuda.
"Pantesan aja kamu traktir aku" ucap Tiara.
"Oh iya, aku mau tanya satu hal sama kamu" kata Yuda.
"Mau tanya apa?" kata Tiara.
"Kamu kenapa tanya ke Ayu soal itu?" kata Yuda.
"Soal yang mana?" tanya Tiara.
"Soal Revan sama Dinda yang pura-pura pacaran" kata Yuda.
"Aku cuma tanya doang kok. Emang kenapa ya?" kata Tiara.
"Kamu suka ya sama Revan?" tanya Yuda.
__ADS_1
Tiara terdiam sejenak. "Enggak, aku gak suka"
"Kenapa harus mikir dulu?"
"Ya karena kamu aneh aja tiba-tiba bahas ini" ucap Tiara.
"Yud, kayaknya kamu gak suka sama Revan ya?" tanya Tiara.
"Ya gak suka lah, dia kan cowok" kata Yuda.
"Maksudnya bukan gitu"
"Iya aku juga tahu maksud kamu" ucap Yuda.
"Dan aku emang gak suka sama dia" sambung Yuda.
"Kenapa gak suka?" tanya Tiara.
"Ya gak suka aja" jawab Yuda.
"Aneh banget kamu, masa gak suka tanpa alasan yang jelas" kata Tiara.
Tiba-tiba pelayan datang menghampiri mereka berdua. "Ini pesanannya, maaf ya lama"
"Iya gak apa-apa" ucap Tiara.
Setelah itu, pelayan itu pergi.
Lalu mereka berdua segera menikmati pesanannya.
"Yud, makasih ya udah traktir aku" ucap Tiara.
"Iya sama-sama" ucap Yuda.
"Btw, kamu kenapa gak ajak Ayu sekalian?" tanya Tiara.
"Ayu nya lagi sibuk, makanya gak aku ajak" ucap Yuda.
"Sibuk ngapain?" tanya Tiara.
"Hmm...sibuk nonton film" ucap Yuda.
"Kalau Randy, kenapa gak diajak?" tanya Tiara.
"Soalnya Randy nya lagi pergi sama mamahnya" ucap Yuda.
"Pergi kemana?" tanya Tiara.
"Gak tahu" jawab Yuda.
"Oh iya, habis dari sini kita jalan-jalan dulu ya" ucap Yuda.
"Jalan-jalan kemana?" tanya Tiara.
"Ke hatimu" canda Yuda.
"Ih apaan sih, garing banget" ucap Tiara namun ia tertawa.
"Yuda!" panggil seseorang.
Sontak Yuda dan Tiara menoleh kearah orang yang memanggil Yuda.
"Siapa, Yud?" tanya Tiara.
"Mantan aku yang pernah selingkuhin aku" bisik Yuda.
"Yud, apa kabar?" tanya Rindu.
"Kabar aku baik kok, jauh lebih baik malah" ucap Yuda.
"Dia pacar luh ya?" tanya Rindu.
"Iya aku pacarnya? kenapa?" kata Tiara sambil ngegas.
"Santai aja dong!" kesal Rindu.
"Sayang, usir dia dong. Aku jadi gak nafsu makan gara-gara lihat dia" manja Tiara.
Yuda menahan senyumnya karena melihat tingkah Tiara yang manja kepadanya.
"Ih najis banget" ucap Rindu sambil keluar dari cafe.
Tiara dan Yuda tertawa bersama setelah Rindu pergi.
__ADS_1