
Malam hari
Tiara, ibu dan teman ibu sedang menikmati makan malam.
"Tiara, kamu kelas berapa?"
"Aku kelas sepuluh, om"
"Sekolah di SMA mana?"
"Di SMA Kenanga"
"Oh iya, Tiara. Om janji kok bakal jadi ayah sambung yang baik buat kamu"
Tiara hanya diam saja.
Skip
Setelah pulang dari acara makan malam, Tiara langsung pergi menuju kamarnya.
[Kamar]
Tok...tok...tok
"Masuk aja, bu"
Ibu membuka pintu dan ia langsung menghampiri Tiara.
"Tiara"
"Iya kenapa, bu?"
"Kayaknya ibu akan tolak aja deh lamarannya"
"Kenapa ditolak, bu?"
"Gak kenapa-napa"
"Bu, Tiara gak apa-apa kok kalau ibu nikah lagi"
"Enggak, Ra. Kayaknya lebih baik ibu harus ngurusin kamu aja deh" ucap ibu padahal sebenarnya ia juga tahu bahwa Tiara kurang suka dengan lelaki tadi.
...****...
Skip
Hari Sabtu
Sore hari
Jam 17.00 wib
"Ayu mana sih? katanya mau ngejemput"
Tin...tin
"Loh! kok kamu yang kesini, Yud"
"Iya, soalnya Ayu yang nyuruh" bohong Yuda.
"Ayu yang nyuruh kamu atau kamu yang maksa supaya ngejemput aku?"
"Ayu yang nyuruh"
"Btw, kamu cantik banget"
"Makasih"
"Gak muji balik gitu?"
"Kamu ganteng banget"
Yuda tersenyum. "Makasih"
"Ayu udah berangkat ke rumah Kezia ya?"
"Iya, dia udah berangkat" ucap Yuda padahal sebenarnya ia tidak tahu.
"Ya udah ayo naik"
Tiara segera naik ke motor Yuda.
Setelah itu, Yuda segera pergi ke rumah Kezia.
...****...
[Rumah Kezia]
"Tiara!" panggil Kezia.
Tiara dan Yuda segera menghampiri Kezia.
"Kezia, selamat ulang tahun ya"
"Iya makasih"
__ADS_1
"Selamat ulang tahun" ucap Yuda.
"Makasih"
Tiara dan Yuda segera memberikan kado kepada Kezia.
"Ya udah kalau gitu aku samperin yang lain dulu ya" ucap Kezia.
"Iya"
Kezia segera pergi menemui temannya yang lain.
"Ayu mana? kok gak kelihatan"
"Hmm...di rumahnya kali"
"Jadi dia belum kesini?"
"Belum" ucap Yuda sambil nyengir.
"Ih! kamu ngeselin banget"
Akhirnya Tiara menelpon Ayu.
Tidak menunggu lama, Ayu mengangkat panggilan telepon dari Tiara.
"Bentar lagi aku ke rumah kamu, Ra" ujar Ayu.
"Yu, aku udah di rumah Kezia"
"Loh! katanya mau bareng"
"Ini gara-gara Yuda. Katanya kamu nyuruh dia buat jemput aku, makanya aku berangkat sama dia"
"Ya udah deh aku langsung ke rumah Kezia sekarang" ucap Ayu.
"Kamu gak marah kan?"
"Enggak kok" ucap Ayu.
"Ya udah kalau gitu aku matiin ya teleponnya, soalnya aku mau berangkat sekarang" kata Ayu.
"Oh iya"
Lalu Ayu segera mematikan panggilan teleponnya.
"Dasar tukang bohong" ucap Tiara.
"Maaf" kata Yuda.
"Aku jadi gak enak tahu ke Ayu" ucap Tiara.
"Oh iya! Ayu pernah marah gak sih sama kamu?" tanya Yuda.
"Gak pernah" ujar Tiara.
"Kalau ke aku, dia sering marah loh" kata Yuda.
"Ayu marah karena kamu nya ngeselin"
"Ngeselin tapi ngangenin ya?"
"Enggak"
"Oh iya! ambil minum yuk!" ajak Yuda.
"Ayo"
Mereka berdua segera menikmati hidangan yang disediakan.
"Yud! itu Randy" tunjuk Tiara.
"Iya, terus kenapa?" tanya Yuda.
"Kamu gak akan samperin dia gitu?" tanya Tiara.
"Enggak"
"Soalnya dia yang bakal samperin aku"
"Bakal samperin kamu?"
"Iya"
"Lihat aja. Bentar lagi juga dia bakal kesini"
Tidak menunggu lama Randy berjalan kearah mereka.
"Tuh kan! dia kesini" ujar Yuda.
"Dia kesini karena dia gak ada temen ngobrol" ujar Tiara.
"Hai guys" sapa Randy.
"Ran, kamu cocok banget deh pake pakaian itu" ujar Tiara.
__ADS_1
"Makasih. Kamu juga cantik banget pake dress itu" ujar Randy.
"Ran, mau jus sianida gak?"
"Boleh. Es batunya yang banyak ya" canda Randy.
"Nanti mati dong kalau minum sianida" ucap Tiara.
"Gak akan mati, Ra. Soalnya gue Randy kan udah biasa minum kayak gitu" canda Yuda.
"Oh iya! Ayu mana?" tanya Randy.
"Ayu masih dalam perjalanan" ucap Tiara.
"Bukannya Ayu mau bareng kamu ya, Ra? kok kamu jadinya bareng Yuda" ucap Randy.
"Soalnya tadi aku dibohongi sama Yuda. Katanya Ayu nyuruh dia buat anterin aku, eh tahunya dia sendiri yang inisiatif buat berangkat bareng aku" ucap Tiara.
"Eh! aku kesana dulu ya, soalnya mau ambil makanan" ucap Randy.
"Iya" ucap Tiara dan Yuda bersamaan.
Randy segera pergi untuk mengambil makanan.
Sepuluh menit kemudian....
"Itu Ayu!" tunjuk Tiara.
"AYU!!" teriak Randy.
Ayu menoleh kearah mereka berdua dan ia segera menghampiri Tiara, Yuda dan Randy.
"Hai guys" sapa Ayu.
Ayu segera mengambil minuman. "Ra, pulangnya mau sama Yuda lagi?"
"Iya" sahut Yuda.
"Kok kamu yang jawab sih"
"Ya kan tadi kamu bilang pulangnya mau bareng aku" ucap Yuda.
"Kapan aku ngomong?"
"Tadi. Iya gak, Ra?"
"Kenapa jadi nanya ke gue" heran Randy.
"Yud, nanti langsung antar sampai rumahnya. Jangan dibawa jalan-jalan dulu" perintah Ayu.
"Ya iyalah" ucap Yuda.
"Oh iya! kalian mau sampai kapan disini?" tanya Randy.
"Sampai jam 7 mungkin" ucap Ayu.
"Oh iya! gue kira yang diundang cuma anak kelas. Eh tahunya sama anak SMA lain juga" ucap Ayu.
"Iya bener. Gue juga ngira bakal anak kelas doang yang datang" ucap Yuda.
"Guys, sumpah tadi gue malu deh" ucap Randy.
"Malu kenapa?"
"Tadi waktu ngambil makanan, gue kira Yuda ngikutin. Terus gue nawarin makanan ke orang itu. Waktu gue lihat mukanya, eh ternyata bukan Yuda" kata Randy.
"Wajar sih kalau salah orang, soalnya kan pakaiannya putih semua"
"Lebih malu aku tahu, tapi ini waktu di sekolah kejadiannya" ucap Ayu.
"Emang kamu kenapa?"
"Kan mata aku minus, terus aku manggil Yuda. Terus orang itu nengok ke aku, terus aku jalan sekitar lima langkah. Eh tahunya itu anak kelas lain" ucap Ayu.
"Mana dianya udah berhenti jalan plus nengok lagi" ucap Ayu.
"Pasti malu banget ya"
"Ya iyalah. Bahkan waktu di sekolah, tiap lihat dia itu bawaannya malu mulu. Padahal waktu itu gue udah minta maaf karena salah orang, tapi sampai sekarang masih aja malu" ucap Ayu.
"Cuma gitu doang malu" kata Yuda.
"Ya iyalah"
"Tapi kayaknya lebih parahan aku deh" ucap Yuda.
"Kenapa emang?"
"Waktu awal masuk SMA kan aku itu ke kantin, terus aku jajan. Terus aku mesen makanan ke orang itu, eh ternyata dia itu bu Salma"
"Terus Bu Salma natap aku kayak yang sedikit kesel gitu"
"Eh! Bu Salma itu kenapa sih judes banget?" tanya Randy.
"Ya mana gue tahu" ucap Yuda.
__ADS_1
"Bu Salma itu yang mana sih?" tanya Tiara.
"Pokoknya guru matematika yang ngajar di kelas sepuluh" jelas Yuda.