
"Yud, kamu kenapa duduknya sama Ayu? kenapa gak duduk sama Randy aja" ucap Tiara.
"Soalnya kalau duduk sama Ayu enak banget" ucap Yuda.
"Enak kenapa?" bingung Tiara.
"Dia tuh selalu bawa makanan dan juga kalau ada tugas dia selalu ngasih jawaban ke aku" ucap Yuda.
"Jadi kamu manfaatin Ayu doang ya?" ucap Tiara.
"Ya gak apa-apa lah, sesama saudara harus saling memanfaatkan" ucap Yuda.
"Ra, emang kamu beneran gak punya pacar ya?" tanya Yuda tiba-tiba.
"Iya gak punya" ucap Tiara.
"Tapi ada cowok yang naksir kamu gak?" tanya Yuda.
"Aku gak tahu" ucap Tiara.
"Pasti ada ya?" kata Yuda.
"Enggak deh kayaknya" ucap Tiara.
"Mana ada cowok yang mau sama cewek broken home" ucap Tiara.
"Broken home?"
"Iya. Dulu kan almarhum ayah aku cerai sama ibu kandung aku. Terus ayah nikah lagi sama ibu tiri yang sekarang tinggal bareng sama aku" ucap Tiara.
"Terus kamu kenapa gak tinggal bareng ibu kandung kamu?" tanya Yuda.
Tiara terdiam dengan mata yang berkaca-kaca.
"Sorry. Aku gak bakal tanya soal keluarga kamu lagi kok" ucap Yuda saat melihat Tiara yang seperti ingin menangis.
"Yud, aku pulang dulu ya" ucap Tiara sambil berlari keluar.
"Ra!" panggil Yuda.
Yuda berlari mengejar Tiara.
"Ra, sorry" ucap Yuda sambil memegang pergelangan tangan Tiara.
"Kamu ngapain minta maaf?" ucap Tiara sambil mengalihkan pandangannya.
"Aku anterin kamu pulang ya" ucap Yuda.
"Gak usah. Aku bisa pulang sendiri" ucap Tiara.
"Udah pulang bareng aku aja" ucap Yuda sambil menarik tangan Tiara.
Akhirnya Yuda segera mengantarkan Tiara pulang.
****
Skip
Malam hari
[Rumah Randy]
"Yud, kenapa bengong mulu?" tanya Randy.
"Dy, gue merasa bersalah banget deh sama Ara" ucap Yuda.
"Tiara yang anak baru?" tanya Randy.
"Iya" ucap Yuda.
"Emang punya salah apa sama dia?" tanya Randy.
Yuda menjelaskan kejadian tadi kepada Randy.
"Udah gak usah dipikirin, lagian kan luh cuma nanya" ucap Randy.
__ADS_1
"Ya tetap aja gue merasa bersalah" ucap Yuda.
"Yud, luh suka ya sama Ara?" tuduh Randy.
"Enggak kok" bohong Yuda.
"Kalau gak suka, kenapa peduli banget sama dia?" ucap Randy.
"Karena kan kita teman, jadi harus peduli dong" ucap Yuda.
"Syukur deh kalau gak suka, berarti nanti gue ada kesempatan buat ngedeketin dia" ucap Randy memancing Yuda.
"Gak bisa gitu dong!" ucap Yuda.
"Gak bisa gimana maksudnya?" tanya Randy sambil tersenyum karena Yuda terpancing oleh perkataannya tadi.
"Dia itu cewek baik-baik, jadi gak cocok sama luh" ucap Yuda.
"Lah! gue juga kan cowok baik-baik" ucap Randy.
"Dia itu gak suka cowok yang gak ngerokok, jadi luh bukan tipenya" ucap Yuda ngasal.
"Luh tahu dari mana kalau dia gak suka cowok yang ngerokok?" tanya Randy.
"Ya tahu aja, soalnya kan kebanyakan cewek suka cowok yang gak ngerokok" ucap Yuda.
"Berarti luh juga bukan tipe dia dong" ucap Randy.
"Gue tipe dia lah" ucap Yuda.
"Kan luh ngerokok, Yud" ucap Randy.
"Enggak, sekarang gue udah berhenti ngerokok" ucap Yuda.
"Walaupun udah berhenti ngerokok, pasti tipe dia bukan luh" ucap Randy sambil tertawa.
"Berisik luh!" kesal Yuda.
"Ya terserah gue dong! ini kan rumah gue, jadi gak apa-apa kalau gue ketawa" ucap Randy.
"Ngapain telepon Ara?" tanya Yuda penasaran.
"Gue mau nanya tugas besok" ucap Randy.
"Besok kan gak ada tugas" ucap Yuda.
"Ya gak apa-apa. Gue itu nelpon dia karena mau modus doang" ucap Randy.
Randy segera menelpon Tiara.
Tidak menunggu lama, Tiara mengangkat panggilan telepon dari Randy.
"Hallo" ucap Tiara.
"Ara, besok ada tugas gak?" tanya Randy.
"Gak tahu. Kan Ara anak baru, jadi gak tahu ada tugas atau enggak nya" ucap Tiara.
"Iya juga ya" ucap Randy.
"Oh iya! besok ke sekolah diantar siapa?" tanya Randy.
"Diantar ojek" ucap Tiara.
"Gimana kalau besok gue antar luh ke sekolah" ucap Randy sambil memanas-manasi Yuda.
"Maaf, tapi gue gak mau ngerepotin luh" ucap Tiara.
"Gak ngerepotin kok" ucap Randy.
Yuda merebut ponsel milik Randy.
"Hallo, Ra" ucap Yuda.
"Iya hallo" ucap Tiara.
__ADS_1
"Ini gue, Yuda" ucap Yuda.
"Iya kenapa, Yud?" tanya Tiara.
"Maafin soal tadi ya" ucap Yuda.
"Iya gak apa-apa kok" ucap Tiara.
"Luh gak marah kan sama gue?" tanya Yuda.
"Gue gak marah kok" ucap Tiara.
"Oh iya...besok ke sekolahnya berangkat bareng gue ya" ucap Yuda.
"Gak usah, Yud!" tolak Tiara.
"Gue gak merima penolakan" ucap Yuda.
Lalu Yuda segera mematikan panggilan teleponnya.
Yuda mengembalikan ponsel milik Randy. "Ini handphone luh"
"Udah terbukti banget kalau luh suka sama Ara" ucap Randy.
"Kalau emang iya kenapa? luh mau nikung gue?" ucap Yuda.
"Enggak sih. Kalau luh suka dia silahkan aja" ucap Randy.
"Tapi gue yakin banget sih kalau luh pacaran sama dia pasti sebentar deh" ucap Randy.
"Kita lihat aja nanti" ucap Yuda.
"Emang luh beneran mau nembak dia?" tanya Randy.
"Enggak lah, lagian kita baru kenal beberapa hari" ucap Yuda.
"Lagian nanti belum tentu gue suka, soalnya kan gue belum tahu sifat asli dia gimana" ucap Yuda.
"Semoga aja gak kayak mantan-mantan luh ya" ucap Randy.
"Iya, semoga aja" ucap Yuda.
"Eh! gue denger-denger katanya Rindu selingkuh lagi loh" ucap Randy.
"Udah lah jangan bahas dia lagi! gue bawaannya suka kesel kalau denger nama dia" ucap Yuda.
"Oh iya, Yud. Sebenernya luh sama Karin putus karena apa sih? kok luh gak pernah cerita masalahnya sama gue" heran Randy.
"Luh kenapa sih bahas soal mantan gue mulu" heran Yuda.
"Ya kan gue pingin tahu" ucap Randy.
"Sebenernya gue sama Karin dari awal udah gak cocok sih" ucap Yuda.
"Gak cocok gimana maksud luh?" tanya Randy.
"Kita tuh pembicaraannya gak nyambung aja. Mungkin karena dia terlalu pinter dan gue terlalu bodoh kali ya" ucap Yuda.
Randy tertawa mendengar ucapan Yuda.
"Dan selama gue pacaran sama dia, gue jadi merasa tertekan karena setiap hari gue dituntut belajar" ucap Yuda.
"Ya bagus lah" ucap Randy.
"Ya emang, tapi kalau setiap hari belajar bisa-bisa gue stres" ucap Yuda sambil ngegas.
"Tapi luh masih berhubungan baik kan sama Karin?" tanya Randy.
"Masih lah, lagian gue putusnya baik-baik" ucap Yuda.
"Luh kenapa baru ngomong ke gue sekarang?" heran Randy.
"Soalnya gue takut luh bilang ke Karin soal alasan gue putusin dia" ucap Yuda.
"Emang waktu itu luh putusin dia dengan alasan apa?" tanya Randy.
__ADS_1
"Gue putusin dia dengan alasan gue mau fokus belajar basket dan gue bilang gue bakal sibuk terus jadi gak bakal bisa luangin waktu buat dia lagi. Terus akhirnya kita putus deh karena dia gak mau punya cowok yang gak ngeluangin waktu buat dia" jelas Yuda.