Love Yourself

Love Yourself
Episode 23


__ADS_3

Tiara membereskan buku-bukunya kedalam tas.


"Ra, pulangnya aku antar ya" ucap Ayu.


"Gak usah, nanti ngerepotin" ucap Tiara.


"Gak ngerepotin kok, kan sekalian aku pingin tahu rumah kamu" ucap Ayu.


"Ara pulangnya bareng aku aja" sahut Yuda.


"Kamu apa-apaan sih, udah ditolak juga masih aja ngejar-ngejar" ledek Ayu.


"Ya biarin lah! lagian apa salahnya sih berusaha" ucap Yuda.


"Ya udah aku pulang sama kamu aja, Yu" ucap Tiara.


"Oke" ucap Tiara karena Ayu yang terlebih dahulu menawarkan pulang bareng.


"Yu, bawa motornya jangan ngebut! nanti Ara kenapa-napa lagi" ucap Yuda.


"Lebih peduli Ara ya dibandingkan saudaranya sendiri" heran Ayu.


"Kan Ara lagi sakit, jadi pasti aku lebih khawatir sama dia" ucap Yuda.


"Kalau aku yang sakit?" tanya Ayu.


"Ya tentunya aku khawatir sama kamu lah" ucap Yuda.


"Alah bohong banget" kata Ayu.


"Yu, jadi gak nih anterin aku nya?" tanya Tiara.


"Jadi kok. Ya udah ayo!" ucap Ayu.


Akhirnya mereka pergi menuju parkiran.


Skip


Sesampainya di rumah, Tiara langsung turun dari motornya Ayu.


"Cepet sembuh ya, Ra" ucap Ayu.


"Iya. Makasih ya" ucap Tiara.


"Iya sama-sama" ucap Ayu.


"Ya udah kalau gitu pulang dulu ya" kata Ayu.


"Iya" ucap Tiara.


Ayu segera melajukan motornya.


Setelah Ayu pergi, Tiara masuk kedalam rumahnya.


****


Keesokan harinya...


* Cafe


"Ra, kamu kok pucet banget" ucap bang Tegar.


"Iya, soalnya Ara agak gak enak badan" ucap Tiara.


"Kalau gak enak badan, kenapa kerja?" tanya bang Tegar.


"Soalnya Ara gak enak aja kalau bolos kerja, kan Ara cuma kerja dua hari dalam seminggu. Masa iya harus bolos" ucap Tiara.


"Bang Teguh! sini biar Ara aja yang kasihin" ucap Tiara sambil mengambil nampan yang dipegang oleh bang Teguh.


Lalu Tiara berjalan kearah orang yang memesan makanan dan minuman.


Tiara menaruh pesanan tersebut. "Ini pesanannya"


"Tiara"


Sontak Tiara melirik kearah dua orang yang memesan makanan dan minuman.


"Jadi kamu kerja disini?" tanya teman disekolah lamanya.


"Iya" ucap Tiara.


"Nasib kamu kasihan banget sih, Ra. Udah orang tua kamu cerai, terus papah kamu meninggal dan sekarang kamu harus banting tulang"

__ADS_1


Tiara berusaha menahan tangisnya.


"Ya udah kamu kesana dulu ya, soalnya banyak pesanan" ucap Tiara sambil buru-buru pergi.


"Sore" Yuda yang baru saja datang langsung menghampiri Tiara.


"Sibuk banget ya kayaknya" ucap Yuda.


"Yud, luh kesini cuma mau ketemu Tiara ya?" tanya bang Tegar.


"Enggak kok. Yuda kesini karena bosen aja" ucap Yuda.


"Oh iya, Ra! kamu masih sakit gak?" tanya Yuda.


Tiara hanya menunduk sambil membuat minuman pesanan pelanggan.


"Ra!" panggil Yuda.


Yuda melihat air mata Tiara yang terjatuh ke lantai.


"Kamu gak apa-apa kan?" tanya Yuda.


Tiara menarik nafas panjang dan menghembuskannya, lalu ia mengusap air matanya. "Aku gak apa-apa kok"


Kemudian Tiara segera pergi mengantarkan pesanan.


Setelah mengantar pesanan, ia kembali menghampiri Yuda.


"Kalau masih sakit lebih baik pulang aja" ucap Yuda.


"Enggak kok, aku gak apa-apa" ucap Tiara.


"Yud, pacar kamu suruh istirahat dulu sana!" ucap bang Teguh.


"Ih! kita gak pacaran!" jelas Tiara.


"Ah! masa?" ucap bang Tegar.


"Iya, gak pacaran" ucap Tiara lagi.


Tegar menoleh kearah Yuda. "Gak pacaran, Yud?"


"Enggak, bang" ucap Yuda.


"Enggak! Tiara tuh yang naksir" kata Yuda padahal sebenarnya ia yang menyukai Tiara.


"Ih, dasar! suka membalikkan fakta" gerutu Tiara.


"Tapi udah ketahuan sih bahwa Yuda yang naksir" ucap bang Tegar.


"Tiara!" panggil teman-teman sekolahnya yang dulu.


"Siapa, Ra?" tanya Yuda.


Tiara berjalan menghampiri dua orang temannya tanpa menjawab pertanyaan Yuda.


"Ada apa?" tanya Tiara.


"Itu anak pemilik cafe kan?"


"Iya. Emang kenapa?" tanya Tiara.


"Kenalin dong ke kita berdua"


"Sorry, tapi dia udah punya pacar" bohong Tiara.


"Serius?"


Tiara hanya mengangguk, kemudian ia kembali menghampiri Yuda, bang Teguh dan bang Tegar.


"Siapa, Ra?" tanya Yuda.


"Temen waktu disekolah yang dulu" jawab Tiara.


"Dia tadi minta nomer kamu, tapi gak aku kasih" ucap Tiara pelan.


"Kenapa gak dikasih?" tanya Yuda.


"Soalnya kan itu privasi" jawab Tiara.


"Bilang aja cemburu kalau ada cewek yang minta nomer aku" ucap Yuda.


"Siapa juga yang cemburu" cuek Tiara.

__ADS_1


"Jangan cuek gitu, Ra. Nanti lama-kelamaan pasti kamu naksir sama aku" ucap Yuda.


"Ih percaya diri banget" ucap Tiara.


"Iya bener tuh apa kata Yuda. Biasanya kalau udah nyaman kayak gini, nanti ujung-ujungnya suka" ucap bang Teguh.


"Bang Teguh kok dukung Yuda sih" kesal Tiara.


"Kan kita sesama cowok, jadi harus saling mendukung" ucap bang Teguh.


"Tiara punya mantan berapa?" tanya bang Tegar tiba-tiba.


"Ara gak punya mantan. Dia jomblo dari lahir" sahut Yuda.


"Belum pernah pacaran?" tanya bang Tegar.


"Iya, belum pernah" ucap Tiara.


"Pernah naksir cowok gak?" tanya bang Tegar.


"Ya pernah lah. Emang bang Tegar kira Ara lesbi apa" ucap Tiara sedikit kesal.


"Cowoknya siapa?" tanya bang Tegar.


"Rahasia" jawab Tiara.


"Bukannya first love kamu papah kamu ya?" tanya Yuda.


"Ya emang. Tapi kan gue juga pernah naksir sama orang" ucap Tiara.


"Siapa?" tanya Yuda.


"Ada lah pokoknya" ucap Tiara.


"Pasti orang yang sekolah disekolah luh yang dulu ya?" tanya Yuda.


Tiara hanya mengangguk.


"Masih suka sama orang itu?" tanya Yuda.


"Udah gak suka" jawab Tiara.


****


Skip


Yuda menghampiri Tiara "Ra, aku anter ya pulangnya"


"Enggak usah, nanti ngerepotin" ucap Tiara.


"Enggak ngerepotin kok" ucap Yuda.


"Yud, kamu kesini cuma buat nungguin aku ya?" tanya Tiara.


"Enggak. Aku kesini karena aku bosen di rumah" bohong Yuda.


"Yud, kamu gak capek apa deketin aku mulu? Aku gak ada niatan pacaran loh, jadi kamu usah ngarepin aku" ucap Tiara.


"Iya, aku tahu" ucap Yuda.


"Terus kenapa deketin aku mulu?" tanya Yuda.


"Kamu percaya diri banget. Aku kan udah bilang kalau aku kesini karena bosen" ucap Yuda.


"Yakin?" tanya Tiara.


"Iya" ucap Yuda.


Tiba-tiba Yuda memegang kening Tiara. "Udah mendingan ya?"


"Ih jangan pegang-pegang! tangan kamu kotor" ucap Tiara.


Yuda malah mencubit hidung Tiara.


"IH YUDA!" kesal Tiara.


"Nanti muka aku jerawatan kalau dipegang-pegang mulu" sambungnya.


"Gak bakal lah! tangan aku kan bersih" ucap Yuda.


Lalu Yuda menaiki motornya. "Ayo naik"


Tiara berjalan menghampiri Yuda dan ia langsung menaiki motor Yuda.

__ADS_1


Setelah itu, Yuda segera melajukan motornya menuju rumah Tiara.


__ADS_2