Love Yourself

Love Yourself
Episode 42


__ADS_3

Jam 23.30 wib


"Yud, anterin ke kamar yuk!"


"Yaelah! udah nyala ini lampunya, Ra" ujar Randy.


"Ya udah ayo" ujar Yuda.


"Yud, jangan! biarin aja dia kesana sendiri, biar dia jadi berani" kata Randy.


Tiara mengerucutkan bibirnya karena kesal.


"Ya udah ayo kesana!" ujar Yuda.


Akhirnya Yuda mengantarkan Tiara menuju kamar depan.


"Langsung tidur! jangan main handphone" perintah Yuda.


"Iya" ucap Tiara dengan malas.


Tiara segera masuk ke kamar. Sedangkan Yuda, ia segera kembali ke ruang tengah.


[Kamar]


Pada saat berada di kamar, Tiara mengambil ponselnya. Lalu ia segera tiduran di kasur.


Tiara menoleh kearah Ayu yang sedang tertidur. "Kok dia bisa nyenyak banget sih tidurnya"


Ia memainkan ponselnya karena sebenarnya ia belum mengantuk.


Tokek...tokek


Jantung Tiara tak karuan saat mendengar suara tokek, sebab mitosnya jika ada suara tokek berarti ada makhluk halus.


Tiara segera menelepon Yuda. Namun sayangnya pada saat di telepon, ternyata handphone Yuda berada di kamar yang sedang Tiara tempati.


Dengan terpaksa Tiara berlari menuju ruang tengah.


Pada saat berada di ruang tengah, Yuda dan Randy bingung karena melihat Tiara berlari.


"Kamu kenapa?" ujar Yuda.


Tiara segera duduk disebelah Yuda. "Ada hantu" ucapnya dengan ketakutan.


Yuda dan Randy hanya tertawa melihat tingkah laku Tiara.


"Mana hantunya?" kata Yuda.


"Di kamar"


"Wah, parah! masa Ayu dikatain hantu" ucap Randy sambil tertawa.


"Bukan Ayu"


"Emang tadi kamu lihat hantunya?" tanya Yuda.


"Enggak"


"Terus kenapa bilang kalau ada hantu" heran Yuda.


"Soalnya aku denger suara tokek"


"Itu kan cuma suara tokek, bukan suara hantu"


"Tapi kan mitosnya kalau denger suara tokek, berarti itu ada hantu"


Randy berbaring di lantai. "Guys! aku tidur duluan ya" ucapnya sambil menutup mata.


"Ra, lebih baik sekarang kamu tidur" kata Yuda.


"Aku gak bisa tidur"


"Kamu mau nonton televisi gak? kalau gak mau, aku mau matiin televisinya" ujar Yuda.


"Aku mau nonton"


"Ya udah ini remote nya" ucap Yuda sambil menaruh remote di lantai.


"Kamu mau tidur?"


"Iya" ucap Yuda sambil berbaring di lantai.


...****...


Jam 02.00 wib


Yuda POV


Yuda membuka matanya dan ia melihat Tiara yang tertidur sambil menyender ke tembok.


Yuda bangun dalam posisi duduk dan ia segera mematikan televisi.


Habis itu Yuda segera menggendong Tiara ke kamar depan.


Tiba di kamar, ia langsung meletakkan Tiara di kasur.


Setelah itu, Yuda mengambil ponselnya. Kemudian ia kembali ke ruang tengah.


Sambil berjalan ke ruang tengah, ia membuka ponselnya. Dan saat membuka ponselnya, ia melihat ada satu panggilan yang tidak terjawab dari Tiara.


Yuda tersenyum. "Pasti dia telepon karena takut sama bunyi tokek"


"Ada-ada aja Tiara" gumamnya.


Sampai di ruang tengah, Yuda menyalakan alarm pukul 6 pagi. Setelah itu, ia kembali tidur.


...****...


Jam 10.00 wib


Tiara bangun dari tidurnya dan ia heran mengapa dirinya berada di kamar.

__ADS_1


Ia segera pergi menuju ruang tengah.


"Pagi semuanya" sapa Tiara.


Yang lainnya hanya bisa menahan tawanya.


"Udah siang, Ra" ujar Yuda.


"Emang sekarang jam berapa?"


"Jam 10"


Tiara segera masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka.


Sesudah mencuci muka, ia segera menghampiri Ayu.


"Yu, anter ke kamar yang dibelakang yuk!"


"Ya udah ayo" ucap Ayu.


Tiara dan Ayu segera pergi menuju kamar.


Sesampainya di kamar, ia segera mengambil pakaiannya.


"Yu, aku mau mandi"


"Iya terus?"


"Nanti kamu tungguin aku dideket kamar mandi ya, soalnya aku takut"


Ayu tertawa. "Ya ampun, Ra! kamu penakut banget sih"


"Temenin ya" mohon Tiara.


"Ya udah iya"


Mereka berdua segera keluar dari kamar.


Lalu Tiara masuk kedalam kamar mandi. Sedangkan Ayu, ia menunggu di luar sambil memainkan ponselnya.


Skip


Selesai mandi, Tiara segera keluar dari kamar mandi dan ia langsung menghampiri Ayu.


"Ra, itu makan dulu. Tadi udah disiapin makanan buat kamu" kata Ayu.


"Siapa yang masak?"


"Putri"


Tiara segera berjalan ke dapur dan ia mengambil air minum dan piring yang berisi nasi goreng.


"Ya udah ayo ke ruang tengah"


Tiara dan Ayu menuju ruang tengah.


Tiara duduk sambil memakan nasi goreng. "Kalian udah makan belum?"


"Oh iya! ini handphone kamu" ucap Yuda sambil memberikan ponsel milik Tiara.


Lalu Tiara mengambil ponselnya.


"Ra, kata Yuda katanya semalam kamu begadang karena takut denger suara tokek ya?" ucap Amanda.


Tiara mengangguk.


"Lucu banget sih kamu, masa denger suara tokek aja langsung ketakutan" kata Putri.


"Dia terlalu percaya mitos" ucap Yuda.


"Tapi bener kok apa kata Tiara. Kalau ada suara tokek emang suka ada hantu" bela Ayu.


"Tuh kan!"


"Lah! kalau tokek gak bersuara, kasihan lah dianya. Masa harus jadi tokek yang bisu" kata Randy.


"Ra, nasi gorengnya enak gak?" tanya Putri.


"Enak kok"


"Syukur deh kalau enak" kata Putri.


"Guys, nanti foto-foto yuk!" ajak Amanda.


"Kapan?" tanya Ayu.


"Sesudah Tiara makan" kata Amanda.


"Sore aja. Soalnya sekarang panas" ucap Yuda.


"Ya udah deh sore aja" kata Amanda.


Trining...trining


Ponsel Tiara berdering.


Tiara melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari ibu sambungnya.


"Anak cowok jangan berisik dulu ya, soalnya ibu aku nelpon"


Yuda dan Randy menuruti perintah Tiara.


Lalu Tiara segera mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Hallo, bu"


"Ra, kamu udah makan belum?"


"Ini Tiara lagi makan, bu"


"Baru makan?"

__ADS_1


"Iya"


"Lain kali jangan telat makan, soalnya kamu kan punya penyakit maag"


"Tiara bangunnya kesiangan, bu. Makanya baru makan sekarang"


"Ra, besok pulangnya jam berapa?"


Tiara bertanya kepada teman-temannya. "Gusy, besok pulangnya jam berapa?"


"Jam 9" jawab Ayu.


Tiara kembali mendekatkan ponsel ke telinganya. "Jam sembilan, bu"


"Oh iya, yang ikut berapa orang sih?"


"Empat orang, bu" bohong Tiara.


"Cewek semua kan?"


"Iya, bu"


"Hati-hati ya disana, apalagi kalian kan perempuan"


"Ibu tenang aja, lagian vila nya deket rumah saudara Amanda kok. Jadi kita semua pasti aman kok"


"Ya udah kalau gitu ibu tutup teleponnya ya, soalnya takut ganggu kalian"


"Iya, bu"


Ibu mematikan panggilan teleponnya.


"Ra, kamu bilangnya empat orang yang ikut?" tanya Ayu.


"Iya. Soalnya kalau bilang 6 orang dan ada cowoknya, nanti pasti gak diijinin"


Skip


Selesai makan, Tiara segera mencuci piring di dapur.


"Ra" panggil Yuda.


"Apa?"


"Udah gak takut lagi?" ucap Yuda karena Tiara tidak meminta untuk diantar ke dapur.


"Enggak"


"Yud, kamu kenapa sih pake dikasih tahu ke temen-temen soal semalam" keluh Tiara.


"Emang aku gak boleh ngasih tahu ya?"


"Ya gak boleh. Soalnya aku jadi malu sama mereka"


"Masa gitu doang jadi malu"


"Ya iyalah malu. Nanti mereka bilang aku lebay"


"Ya udah maaf ya"


"Ya udah iya aku maafin"


"Aku kira kamu gak se-penakut ini"


"Sebenernya kalau ibu waktu itu gak ngomong, mungkin aku gak akan se-penakut ini"


"Emang ibu kamu bilang apa?"


"Katanya jangan teriak atau bercanda berlebihan kalau di vila. Soalnya di vila biasanya ada hantu. Nah semenjak ibu ngomong kayak gitu, aku jadi takut"


"Ibu kamu cuma bercanda biar nakut-nakutin kamu" ucap Yuda agar Tiara menjadi tidak takut, padahal sebenarnya ucapan ibu Tiara memang bener.


"Jadi ibu bohongin aku gitu?"


"Iya. Ibu kamu bohongin kau supaya kamu jangan malu-maluin kalau lagi di vila orang. Misalnya kamu teriak-teriak, kan itu bisa bikin orang lain gak nyaman"


"Berarti gak ada hantu dong di vila?"


"Iya, gak ada hantu"


"Oh iya, Ra! kita keluar yuk!" ajak Yuda.


"Mau ngapain keluar?"


"Ya jalan-jalan aja. Masa iya kita liburan cuma diam doang di vila"


"Ya udah, tapi aku bawa handphone sama dompet dulu ya"


"Jangan bawa dompet. Soalnya nanti aku aja yang bayar kalau kamu mau jajan"


"Enggak ah, aku mau bawa dompet aja! soalnya aku malu ditraktir kamu mulu"


Lalu Tiara segera pergi menuju kamar untuk mengambil dompetnya. Setelah itu, ia segera menuju ruang tengah untuk mengambil ponselnya.


"Yuda mana?"


"Di kamar depan" kata Randy.


Tiara segera pergi menuju kamar depan.


"Yud, ayo berangkat"


Yuda mengambil dompet dan kunci motornya. "Ya udah ayo berangkat"


Tiara dan Yuda segera keluar dari vila.


"Yud, emang disekitar sini ada yang jualan?"


"Gak tahu juga sih" ucap Yuda sambil menyalakan mesin motornya.


"Ya udah ayo naik!" suruh Yuda.

__ADS_1


Tiara naik ke motor Yuda. Setelah itu, Yuda melajukan motornya.


__ADS_2