Love Yourself

Love Yourself
Episode 48


__ADS_3

Semua kelompok menyanyikan yel-yel secara bergantian.


Selesai menyanyikan yel-yel, para guru berunding untuk menentukan juara pertama, kedua dan ketiga.


"Oke, kita akan mengumumkan juara tiga terlebih dahulu" ucap pak Dani.


"Dan juaranya adalah kelompok..…"


Semua murid berteriak menyebut kelompoknya masing-masing.


"KELOMPOK 15!!!" teriak pak Dani.


"Yeay!!!" sorak kelompok 15.


"Ketua kelompok nya silahkan untuk kedepan!" perintah Bu Ana.


Ketua kelompok 15 maju kedepan.


"Selanjutnya untuk juara kedua jatuh kepada kelompok 19" ucap pak Dani, lalu ketua kelompok 19 maju ke depan.


"Kini saatnya kita akan mengumumkan juara pertama"


"Dan juaranya adalah..."


"Kelompok 1"


Walaupun kelompok 2 kalah, mereka tetap bersorak saat kelompok satu memenangkan juara pertama. Sebab mereka adalah teman satu kelasnya.


"Ayo ketua kelompoknya maju kedepan" ujar pak Dani.


Yuda berjalan menghampiri pak Dani, Bu Ana dan kelompok-kelompok yang juara.


Pak Dani dan bu Ana memberikan hadiah kepada juara satu, dua dan tiga. Setelah itu, para juara kembali duduk bersama anggota kelompoknya.


"Oke, sekarang waktunya untuk bermain games" ujar bu Ana.


"Jadi nanti saat kita perintahkan 5 cowok dan 4 cewek, kalian harus membentuk sesuai yang ibu perintahkan. Jika kalian salah, kalian akan dihukum"


ujar bu Ana.


"Mengerti tidak?"


"Mengerti, bu!!!" teriak murid-murid.


"Baiklah kalau begitu silahkan berdiri!" perintah bu Ana, lalu murid-murid berdiri.


"UDAH SIAP???" teriak bu Ana.


"SIAP!!!" teriak semua murid.


"7 cowok dan..."


"4 cewek"


Sontak semua murid berlarian untuk mencari kelompok.


Saat Tiara hendak mencari kelompok yang kosong, ia dikejutkan dengan orang yang menarik tangannya.


Dan orang itu adalah Revan.


Revan membawa Tiara menuju kelompoknya.


Saat berada di kelompoknya, Tiara langsung melepaskan tangan Revan karena ternyata Revan berkelompok dengan Yuda.


"Sini...sini" ucap Randy sambil membawa Putri.


"Kurang dua cewek lagi nih" ujar Bayu.


"Heh! sini gabung!" ajak Galang saat melihat dua cewek yang belum dapat kelompok.


Akhirnya kedua cewek itu bergabung.


Karena beberapa kelompok telah terbentuk dan beberapa lagi belum dapat kelompok yang sesuai dengan perintah. Akhirnya bu Ana menyuruh kelompok yang tidak sesuai itu untuk bernyanyi. Kemudian setelah bernyanyi murid-murid yang tadi dihukum disuruh duduk.


Selanjutnya Bu Ana memerintahkan kepada murid-muridnya untuk membuat kelompok yang terdiri dari 3 orang cowok dan 2 orang cewek.


Yuda mendekat kearah Tiara sambil menggenggam tangannya.


Lalu Randy dan Putri bergabung dengan Yuda dan Tiara.


"Gue gabung kalian ya" ucap Revan, lalu Yuda menatap malas kearah Revan.

__ADS_1


"Gak boleh ya?" tanya Revan.


"Ya boleh lah" ujar Randy.


Skip


Permainan selesai.


Kini mereka semua beristirahat di tenda masing-masing.


"Ayu"


Ayu menoleh kearah Tiara. "Ada apa, Ra?"


Tiara berbisik ke telinga Ayu. "Yuda kayaknya marah deh"


"Marah kenapa?"


"Marah gara-gara tadi Revan pegang tangan aku waktu main permainan tadi" bisik Tiara lagi karena kalau ia tidak berbisik takutnya Kezia kesal kepadanya.


"Yuda emang cemburuan, Ra. Tapi nanti juga dia gak akan marah lagi kok"


"Yuda cemburu ke siapa?" tanya Kezia penasaran.


"Ih kepo banget" ujar Ayu.


"Yuda cemburu ke siapa, Ra?"


"Gak ke siapa-siapa kok"


"Ih kalian berdua kok gitu sih, kan aku penasaran" ujar Kezia.


"Guys, mau snack gak?" kata Tari.


"Mau dong" ujar Alifa dan Tasya bersamaan.


Sontak mereka bertatapan.


"Aku gak jadi deh" ujar Alifa.


"Ya udah ambil, Sya" suruh Tari.


"Aku juga gak jadi" kata Tasya.


"Enggak, soalnya tadi aku udah dikasih banyak snack sama Yuda"


"Perhatian banget ya Yuda, sampai ngasih snack segala" iri Anya.


"Guys, ganti baju yuk! soalnya keringetan banget gara-gara main permainan tadi" ujar Kezia.


"Ganti bajunya malam aja, sekalian tidur" ujar Risa.


"Emangnya kita gak bakal mandi ya?" tanya Anya.


"Ya enggak lah! kalau mandi nanti kasihan orang-orang pasti antrinya lama" ucap Ayu.


"Nanti bau dong kalau gak mandi" ujar Anya.


"Nanti kamu bilas aja badan kamu cukup pakai air" ujar Risa.


"Kalau gak pakai sabun bau dong" ujar Anya.


"Emang kamu gak bawa parfum?" tanya Risa.


"Bawa" ujar Anya.


"Ya udah nanti pakai parfum biar gak bau" ujar Risa.


"Kalau nanti malam bakal ada api unggun gak?"


"Ada dong pastinya" sahut Kezia.


"Tapi katanya acara api unggun nya di lapangan upacara" ucap Kezia.


"Kenapa gak dilapangan ini aja?" tanya Ayu.


"Ya mana aku tahu" ucap Kezia.


"Zia, sekarang gak ada acara lagi kan?" tanya Tari.


"Gak ada kayaknya" ujar Kezia.

__ADS_1


"Emang kenapa?" ujar Kezia lagi.


"Soalnya aku pingin tidur" ujar Tari, lalu ia berbaring.


Karena Tari tidur, akhirnya semua ikut-ikutan tidur.


...****...


Malam hari


"Bangun...bangun!" ujar bu Dewi.


Tiara, Risa, Alifa dan Tasya bangun bersamaan.


"Kenapa, bu?"


"Cepet siap-siap, soalnya sebentar setengah jam lagi mau ada acara api unggun" ujar Bu Dewi.


"Baik, bu"


Lalu bu Dewi pergi.


"Guys, ayo bangun!" teriak Risa.


"Bentar lagi ada acara kembang api!" ujar Risa.


"Api unggun, Sa"


"Oh iya maksudnya api unggun" ucap Risa sambil cengengesan.


Ayu bangun dari tidurnya. "Ada apa sih?"


"Bentar lagi acara api unggun"


"Ya udah ayo ganti pakaian dulu" ujar Tari.


"Tapi Kezia, Anya sama Tasya belum bangun"


"Udah biarin aja, nanti juga mereka bangun" ujar Alifa yang sedang mengambil pakaiannya didalam tas.


"Aku duluan ke toilet ya" ujar Risa.


"Tungguin!" kata Tari.


Lalu Risa, Tari dan Alifa pergi ke toilet.


"Ra, ayo ke toilet" ujar Ayu sambil membawa pakaiannya.


"Kamu duluan aja, soalnya aku mau bangunin mereka dulu"


"Udah tinggalin aja mereka" kata Ayu.


"Kalau mereka ditinggalin kasihan"


"Ya udah kalau gitu aku duluan ya" ujar Ayu.


"Iya"


Akhirnya Ayu juga pergi ke toilet.


Tiara segera mengambil pakaiannya yang berada didalam tas.


"Kezia, Anya, Tasya bangun!" ucap Tiara sambil mengguncangkan tubuh mereka bertiga secara bergantian.


"Apa sih, Ra? ganggu aja" ucap Kezia dengan mata tertutup.


"Sebentar lagi acara api unggun"


"Iya terus kenapa?" tanya Kezia.


"Revan udah ada di lapangan sana loh"


Sontak Kezia membuka kedua matanya. Lalu ia segera bangun dari tidurnya.


"Ya udah ayo kesana!" ajak Kezia.


"Kamu gak akan ganti pakaian dulu?"


"Mau lah, nanti bau kalau pakai baju yang ini terus" kata Kezia.


"Ya udah kalau gitu bangunin dulu Anya sama Tasya nya" suruh Tiara.

__ADS_1


"WOY KEBAKARAN!!!" teriak Kezia tepat ditelinga Anya.


Sontak Anya dan Tasya terbangun karena kaget mendengar teriakan Kezia.


__ADS_2