
Karena hari ini libur, Tiara memutuskan untuk jogging di taman yang lumayan jauh dari rumah.
Earphone yang terpasang di telinganya membuat Tiara menjadi percaya diri. Tanpa earphone mungkin Tiara akan malu, karena saat ini juga ia diperhatikan oleh orang-orang yang sedang ber-jogging juga.
Tiba-tiba seseorang berdiri menghalangi Tiara. Spontan Tiara berhenti sambil melihat orang itu.
Ia membuka satu earphone nya. "Ada apa?"
"Kamu pacarnya Yuda ya?" tanya seorang cowok.
"Iya. Kamu siapa ya?"
"Aku temennya Yuda"
"Tahu aku pacar Yuda dari mana?"
"Tahu dari postingan Yuda yang ada di Instagram"
"Oh gitu"
"Kamu gak jogging bareng Yuda?"
"Enggak"
"Gimana kalau kita jogging bareng"
Tiara berpikir sejenak. "Ya udah ayo"
Akhirnya Tiara dan lelaki itu jogging bersama.
Saat jogging, lelaki itu terus mengajak Tiara mengobrol.
Sebenarnya Tiara sangat malas mengobrol dengan seseorang, apalagi dia baru pertama kali bertemu dengannya. Tapi karena dia temennya Yuda, dengan terpaksa Tiara mendengarkan obrolannya.
Sekitar 20 menit, mereka jogging bersama. Hingga pada akhirnya Tiara memutuskan untuk beristirahat karena ia sangat kelelahan. Lalu, lelaki itu juga beristirahat.
Tiara meminum air mineral yang sedari tadi ia bawa.
"Oh iya! kita belum kenalan" ucapnya.
Alfi mengulurkan tangannya. "Kenalin nama aku Alfi"
"Aku Tiara" ucap Tiara sambil membalas uluran tangannya.
"Btw, emang sekolah kamu hari ini libur ya?" tanya Tiara, soalnya hari ini adalah hari Senin.
"Aku gak sekolah"
"Kenapa gak sekolah?"
"Aku dikeluarin dari sekolah"
"Kenapa dikeluarin?"
Orang itu terdiam sambil menunduk.
"Eh, maaf ya. Harusnya aku gak nanya kayak gitu"
"Iya gak apa-apa"
"Hmm...kalau gitu aku pulang duluan ya"
"Mau aku anter pulang gak?"
"Gak usah" ucap Tiara, ia segera pergi menuju rumah.
...****...
Sesampainya di rumah, Tiara langsung mandi karena tubuhnya banyak mengeluarkan keringat.
Beberapa menit kemudian...
Selesai mandi, ia segera memakai pakaiannya.
Tok...tok...tok
Tiara membuka pintu kamarnya. "Ada apa, bu?"
"Tadi habis dari kemana?"
"Habis jogging, bu"
"Bareng Yuda?"
"Enggak. Tiara jogging sendiri, tapi waktu disana Tiara jogging bareng temennya Yuda"
"Oh gitu"
"Bu, nanti Tiara pinjam motor ya"
"Ya pakai aja kali, jangan ada kata pinjam segala. Kan itu motor punya ayah kamu" kata ibu.
__ADS_1
"Oh iya, emang kamu mau kemana lagi?"
"Tiara mau main ke cafe"
"Bareng Yuda?"
"Ih ibu! Yuda mulu deh pikirannya" heran Tiara.
"Kan biasanya juga kamu mainnya sama Yuda"
"Tapi Ara ke cafenya sendiri, bukan sama Yuda"
"Gak sama cowok lain kan?"
"Ya enggak lah, bu. Emangnya Ara suka ganti-ganti cowok apa"
"Ibu cuma bercanda, Ra"
"Kalau gitu kuncinya mana, bu?"
"Tunggu sebentar ya, ibu ambilin dulu"
"Iya"
Ibu segera pergi menuju kamarnya.
Sambil menunggu ibu, Tiara mengambil tas, dompet dan ponselnya. Lalu ia menyisir rambutnya agar rapih.
Tak lama, ibu kembali menghampiri Tiara. "Ini kuncinya" ucap ibu, lalu Tiara mengambil kunci tersebut.
"Kamu udah makan belum?
"Belum"
"Ya udah makan dulu, nanti habis makan baru ke cafe"
"Tapi Ara makannya sedikit aja ya, soalnya kan nanti di cafe Ara mau makan kue"
"Iya"
Tiara pergi menuju ruang makan.
Sesampainya di ruang makan, ia duduk sambil menikmati makanan buatan ibunya.
Ibu duduk di kursi sambil melihat Tiara yang sedang makan.
"Ibu udah makan belum?"
"Ngomong-ngomong kamu mau ke cafe mana sih?"
"Ke cafe mamahnya Yuda"
"Mamah Yuda punya cafe?"
"Iya punya. Kan waktu itu Tiara kerjanya di cafe itu"
"Jadi kamu kerja disitu?"
"Iya"
"Pasti mereka orang kaya ya?"
Tiara mengangguk mengiyakan ucapan ibu.
"Emang kenapa, bu?" tanya Tiara karena dari raut wajah ibunya terlihat kekhawatiran.
"Gak apa-apa"
"Ibu tenang aja, orang tua Yuda baik kok" ucap Tiara karena ia tahu bahwa ibunya khawatir jika suatu saat nanti Tiara direndahkan oleh keluarga Yuda.
...****...
[Cafe]
"Selamat siang" sapa Tiara.
Tegar menoleh kearah Tiara.
"Eh Tiara, tumben kesini lagi" ujar bang Tegar.
Tiara duduk di kursi. "Iya soalnya Tiara bosen di rumah"
"Kalau bosen ya tinggal jalan-jalan aja sama Yuda"
"Gak mau ah"
"Kenapa gak mau?"
"Soalnya takut ganggu hari libur Yuda"
"Bukannya hari ini hari Senin ya?"
__ADS_1
"Iya, sekarang emang hari Senin"
"Emang sekolah libur, Ra?"
"Iya"
"Oh iya, bang. Tiara mau ice chocolate sama cheese cake dong"
"Ya ampun! gara-gara keasikan ngobrol sampai lupa nanya mau pesen apa"
Tiara hanya tersenyum.
"Tunggu sebentar ya, bang Tegar buatin dulu"
"Iya"
Tegar segera membuatkan pesanan.
"Tiara" panggil Yuda dan bang Teguh bersamaan.
Tiara menoleh sambil melihat kearah Yuda, bang Teguh dan seorang cewek yang sedang membawa bahan-bahan untuk membuat kue.
Tiara merasa bingung kenapa Yuda selalu muncul. Apakah Yuda bener-bener jodoh Tiara atau itu cuma kebetulan doang.
"Malah bengong lagi" ujar Yuda sambil tersenyum, lalu Tiara juga ikut tersenyum.
Yuda dan bang Teguh segera pergi menyimpan bahan-bahan untuk membuat kue.
Tak lama Yuda kembali menghampiri Tiara.
"Kamu kok kesini, Yud" heran Tiara.
"Iya soalnya mamah nyuruh supaya aku bantu-bantu di cafe, biar aku ada kerjaan katanya"
"Hmm...cewek itu karyawan baru ya?"
"Iya"
"Yud, tadi pagi aku ketemu temen kamu"
"Siapa?"
"Kalau gak salah namanya Alfi"
Yuda mengerutkan keningnya karena ia tidak merasa mempunyai teman yang bernama Alfi.
"Perasaan aku gak punya temen yang namanya Alfi deh"
"Kamu masa lupa sih sama nama temen kamu sendiri"
"Temen SMP atau SD?"
"Kok malah tanya aku sih, kan itu temen kamu"
"Aku lupa soalnya"
"Ngomong-ngomong ciri-ciri orang itu gimana?"
"Pokoknya cowok, punya dua mata, satu hidung dan satu bibir" ucap Tiara sambil tertawa.
Yuda hanya menatap datar kearah Tiara. Bagaimana tidak, dia bertanya serius tapi Tiara malah menanggapi seperti itu.
"Gak lucu ya?" ucap Tiara sedikit kecewa.
"Lucu dikit lah" ujar Yuda agar Tiara tidak kecewa.
"Lucu tapi kok gak ketawa"
"Hahaha" Yuda tertawa sarkas.
"Ketawa nya gak ikhlas"
"Ikhlas kok, serius deh"
Tak lama pelayan yang baru datang menghampiri Tiara dan Yuda.
"Ini pesanannya" ucapnya sambil meletakkan cheese cake dan ice chocolate di meja.
"Makasih"
"Iya sama-sama"
"Kamu pacarnya Yuda ya?" ujar orang itu.
Tiara menoleh kearah Yuda, lalu ia mengangguk mengiyakan ucapan orang itu.
"Cocok banget kalian, yang satu cantik dan yang satu ganteng"
"Makasih"
Tiara tersipu malu akibat ucapan orang itu. Sedangkan Yuda semakin kepedean bahkan ia sampai menyibakkan rambutnya.
__ADS_1