Love Yourself

Love Yourself
Episode 43


__ADS_3

Disepanjang jalan, Tiara hanya mem-video jalanan dengan menggunakan ponselnya.


"Bagus banget ya pemandangannya"


"Iya. Tapi lebih bagus pemandangan yang dibelakang" kata Yuda.


Tiara menoleh kebelakang. "Perasaan pemandangannya sama aja deh"


"Maksudnya pemandangan dibelakang itu ya kamu"


"Ih dasar gombal"


"Malah dibilang gombal lagi"


"Yud, jalan-jalannya jangan terlalu jauh. Soalnya takut tersesat"


"Gak akan tersesat, soalnya kan ada g**gle map"


"Ra, udah jangan di video terus! Nanti takut dijambret handphone kamu"


Tiara segera menyimpan videonya. Setelah itu, ia memasukkan ponselnya kedalam saku celananya.


"Makin kesini makin dingin ya" ujar Yuda.


"Iya"


"Padahal aku ngasih kode loh" ucap Yuda namun tidak didengar oleh Tiara.


"Ra, ada yang jual buah. Mau beli gak?" tanya Yuda.


"Mau"


Yuda segera memberhentikan motornya didekat penjual buah-buahan yang ada dipinggir jalan.


"Kamu mau buah apa?"


"Buah mangga"


Yuda segera membeli beberapa buah mangga.


Sesudah itu, mereka kembali melanjutkan perjalanannya.


"Yud, ke vila lagi aja. Soalnya aku pingin makan buahnya"


Yuda segera memutar balik dan ia segera melajukan motornya menuju vila.


...****...


[Vila]


Sesampainya di vila, mereka berdua turun dari motor.


"Yud, ini uangnya"


"Gak usah, Ra" ucap Yuda sambil mengambil kantong plastik berisi buah mangga.


"Ya udah kalau gitu aku bayar buat bensin"


"Udah aku bilang gak usah"


"Percuma dong aku bawa dompet kalau tetep kamu yang bayar" keluh Tiara.


Yuda hanya tersenyum. "Ya udah ayo masuk!"


Mereka berdua segera masuk kedalam.


"Bawa apaan tuh?" ujar Randy.


"Buah mangga"


"Aku mau ya" ucap Ayu.


"Iya, kan ini buat kita semua" ujar Yuda.


"Oh iya, aku ambil pisau, piring sama garpu dulu ya" ucap Tiara sambil pergi menuju dapur.


Sesudah mengambil pisau, piring dan garpu, Tiara kembali ke ruang tengah.


"Sini, biar aku aja yang potong mangga nya" kata Yuda.


Tiara memberikan pisau kepada Yuda.


Lalu Yuda langsung memotong mangga-mangga yang tadi ia beli.


Setelah semua mangga telah dipotong, mereka langsung memakan mangga tersebut.


"Btw, vila ini disewakan ya?" tanya Putri.


"Iya" ucap Amanda.


"Biasanya orang yang sewa vila ini dari daerah sini juga?" tanya Putri.


"Yang nyewa kebanyakan dari luar kota sih. Tapi kalau misalnya ada saudara atau temen, aku sama orang tua aku gak minta uang sewa" ujar Amanda.


"Jadi kita gak bayar nih?" tanya Ayu.


"Ya enggak lah, kalian kan temen aku" kata Amanda.


"Coba lihat video yang tadi" kata Yuda.


Tiara memperlihatkan videonya kepada Yuda.


"Cuma video pemandangan doang?"


"Iya"


"Kirain video-in aku juga"


"Soalnya lebih menarik pemandangannya daripada kamu" canda Tiara.


Yang lainnya tertawa kecuali Yuda.


"Jahat banget" kata Yuda.


"Aku cuma bercanda kok"


Yuda mencubit pipi Tiara. Sedangkan Tiara hanya tersenyum.


"Mentang-mentang udah pacaran, sekarang jadi sering skinship" ujar Ayu.


"Iri ya?" ledek Yuda.


"Udah tahu iri, pake nanya lagi" kata Ayu.


"Makanya pacaran, Yu" sahut Randy.


"Masalahnya gak ada cowoknya" kata Ayu.


"Kan bang Tegar ada" kata Yuda.


"Apaan sih bawa-bawa bang Tegar mulu" ucap Ayu.


"Bukannya kamu emang suka ya?"


"Sejak kapan aku suka?" kata Ayu.


"Waktu itu kamu kan cerita tentang mimpi..."


"Mimpi apa, Ra?" tanya Yuda.


"Jangan dikasih tahu, Ra" kata Ayu


"Hayo mimpi apa loh" ujar Randy.


"Bukan mimpi apa-apa kok" ucap Ayu.


SKIP


Sore hari


Tiara, Yuda, Ayu, Randy, Putri dan Amanda sedang berfoto bersama didepan vila.


Sesudah itu, Tiara dan Yuda berfoto didekat ayunan.


"Sini deketan" suruh Yuda.


Tiara mendekat kearah Yuda.


"Satu...dua...tiga"


Cekrek


Yuda melihat hasil fotonya.


Pada saat dilihat, Yuda melihat sosok wanita berbaju putih yang berada jauh dibelakang mereka berdua.


Lalu Yuda melihat kearah belakang untuk memastikan apakah itu orang atau bukan.


Saat melihat kebelakang ternyata tidak ada orang sama sekali.


"Coba aku lihat, Yud"


"Nanti aja lihatnya" ucap Yuda, karena kalau ia memperlihatkan foto itu pasti Tiara akan ketakutan.


"Foto lagi yuk!"


"Fotonya disebelah sana aja ya" kata Yuda.


"Disini aja, soalnya pemandangan dibelakang bagus banget"


"Iya bagus, cuma ada setannya" ucap Yuda dalam hati.


"Udah disebelah sana aja fotonya" ujar Yuda.


"Ya udah deh" pasrah Tiara.


Akhirnya mereka berdua berpindah tempat.


Pada saat akan berfoto, tiba-tiba mamah Yuda menelepon.


Trining...trining


"Sebentar ya, aku angkat dulu teleponnya" kata Yuda, lalu ia mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo, mah"


"Yud, kamu pulangnya kapan?"


"Yuda pulangnya besok, mah"


"Tiara ada disana juga?"


"Iya ada, mah"


"Inget ya! jangan macem-macem disana"


"Iya, mah. Yuda gak macem-macem kok"


"Ya udah deh kalau gitu mamah matiin ya teleponnya"


"Iya"


Mamah Yuda mematikan teleponnya.


"Ayo foto lagi, Ra"


"Udah aja deh fotonya"


"Loh! kenapa?"


"Gak kenapa-napa"


"Kamu pingin foto ditempat tadi lagi ya?"


"Enggak kok. Aku pingin udahan aja fotonya"


"Oh ya udah kalau gitu"


"Oh iya! bantuin aku masak yuk!"


"Tapi aku gak bisa masak, Ra"


"Ya udah temenin aja, jangan sambil bantuin"


"Ya udah ayo"


Tiara dan Yuda segera masuk kedalam vila.


[Dapur]


Tiara segera mencuci beras. Setelah itu, ia segera memasaknya dengan menggunakan rice cooker yang memang sudah tersedia di vila.


"Yud, tolong keluarin nugget nya dong"

__ADS_1


Yuda membuka kulkas dan mengeluarkan nugget yang waktu itu ia beli.


"Beku banget gak nuggetnya?"


"Iya, beku banget"


"Ya udah kita nonton televisi aja yuk! sekalian sambil nunggu nasinya masak"


"Ya udah ayo"


Akhirnya mereka berdua segera pergi menuju ruang tengah untuk menonton televisi.


[Ruang tengah]


Tiara dan Yuda sedang menonton televisi.


"Yud, pindahin dong channel nya"


"Mau dipindahin ke acara apa?"


"Ke yang ada sinetronnya aja"


Yuda segera memindahkan channelnya.


Tiba-tiba Putri datang ke ruang tengah.


"Put, sini duduk" ujar Tiara.


Putri hanya diam saja. Setelah itu, ia berjalan menuju kearah kamar belakang.


Tiara bingung dengan sikap Putri yang aneh seperti tadi.


"Yud, Putri kenapa ya?"


"Lagi marahan kali sama Randy"


"Oh pantesan aja"


"Oh iya, Yud. Kamu kenapa gak manggil Amanda dengan sebutan beb lagi?" heran Tiara.


Yuda tersenyum tipis. "Soalnya takut kamu cemburu"


"Aku gak cemburu"


"Waktu itu aku sengaja panggil dia dengan sebutan itu, soalnya biar kamu cemburu. Dan juga sebenarnya aku gak manggil dia beb kok"


"Oh gitu"


"Jadi waktu itu kamu cemburu gak?"


"Enggak" ucap Tiara, padahal sebenarnya ia sedikit cemburu.


"Susah ya buat kamu cemburu"


"Oh iya! lihat dong foto yang tadi" ucap Tiara mengalihkan pembicaraan.


"Nanti aja ya lihatnya"


"Nanti kapan?"


"Nanti waktu udah pulang ke rumah"


"Kenapa gak lihat sekarang aja?"


Yuda hanya terdiam.


"Kamu hapus fotonya ya?"


"Enggak kok"


"Terus kenapa gak dikasih lihat ke aku?"


"Gak kenapa-napa, aku cuma pingin nunjukinnya nanti"


Randy datang menghampiri Yuda dan Tiara.


"Ran, lagi berantem ya sama Putri?" tanya Yuda.


"Enggak kok" ucap Randy sambil duduk dilantai.


"Terus Putri kenapa dong?"


"Kenapa apanya?" bingung Randy.


"Tadi dia diam aja, kita kira dia berantem sama kamu"


"Diam aja? orang dia lagi foto-foto diluar sama Ayu dan Amanda"


Tiara dan Yuda menatap satu sama lain dan mereka berdua merinding saat Randy mengatakan bahwa Putri masih ada diluar.


Tiara langsung mendekat kearah Yuda. "Yud, takut"


"Gak usah takut, kan ada aku dan yang lainnya"


Randy memilih untuk diam dan tidak berbicara sebab ia mengerti situasi saat ini.


"Guys, lebih baik jangan dibilangin ke Ayu, Putri atau Amanda ya. Soalnya kalau dikasih tahu mereka pasti ketakutan" kata Randy.


"Iya" ucap Yuda.


Yuda memegang tangan Tiara yang gemetar. "Jangan takut"


Beberapa menit kemudian...


Ayu, Putri dan Amanda datang ke ruang tengah.


"Ada apa nih? kok pada tegang mukanya" heran Amanda.


"Gak kenapa-napa kok" ujar Randy.


"Oh iya! tadi Tiara masak nasi dan mungkin nasinya udah jadi. Jadi tolong matiin rice cooker nya ya" suruh Yuda.


"Oke" ucap Amanda sambil pergi ke dapur, lalu Ayu juga menyusul Amanda ke dapur.


Putri duduk disebelah Randy. "Ra, kamu kenapa lihatin aku kayak gitu?"


"Gak kenapa-napa kok"


Putri merasa aneh dengan sikap Tiara, Yuda dan pacarnya. "Ada apa sih? kok kalian bertiga jadi pada diem setelah aku sama yang lain kesini"


"Gak ada apa-apa, beb" kata Randy.


SKIP


"Makanannya udah jadi guys" ucap Amanda sambil menaruh makanannya di lantai.


Mereka berenam segera menikmati makanannya.


"Oh iya! nanti kalau libur, kita liburan disini lagi ya" kata Amanda.


"Emang boleh kita kita liburan disini lagi?" tanya Putri.


"Ya boleh lah" kata Amanda.


"Aku ikut lagi boleh gak?' tanya Putri.


"Boleh" ucap Amanda.


"Kayaknya kalau aku gak bakal liburan kesini lagi deh" ucap Randy.


"Kenapa?" tanya Amanda.


"Soalnya disini dingin banget" ujar Randy, padahal sebenarnya ia takut berada di vila ini.


"Yah! kok gitu sih" keluh Amanda.


"Ya gimana lagi, aku gak suka dingin" kata Randy.


"Tenang aja. Kalau anak-anak cowok gak mau, nanti biar anak-anak cewek aja yang kesini" kata Ayu.


"Aku juga gak mau"


"Kenapa gak mau, Ra?" tanya Amanda.


"Hmm...gak apa-apa"


"Gak seru dong kalau gak pada ikut" ucap Ayu.


"Lebih baik kalau mau liburan ke pantai aja. Soalnya kan lebih bagus pemandangannya" saran Yuda.


"Ya udah deh lain kali ke pantai aja" ucap Amanda.


...****...


Malam hari


"Ra, kamu kenapa gak ke kamar bareng Ayu?" tanya Randy.


"Soalnya aku takut"


"Kamu mau tidur di ruang tengah?' tanya Randy.


"Aku gak mau tidur"


"Kalau kamu gak tidur, nanti bisa-bisa kamu pusing" kata Yuda.


"Habisnya aku takut, Yud"


"Ya udah kalau gitu aku sama Randy juga gak akan tidur, biar kamu gak takut" kata Yuda.


"Gue mau tidur" kata Randy.


"Ya udah aku aja yang temenin kamu" ujar Yuda.


"Yud, kamu gak takut?"


"Enggak" bohong Yuda, padahal ia juga sebenarnya sedikit takut.


Randy pun tertidur. Sedangkan Tiara dan Yuda fokus menonton televisi.


Tiara menoleh kearah Yuda dan ia memperhatikan wajah Yuda.


Yuda menatap balik kearah Tiara. "Kenapa, Ra?"


"Ini beneran kamu kan?" tanya Tiara memastikan.


"Bukan" ucap Yuda sambil tersenyum.


Tiara menjauh dan ia berusaha membangunkan Randy. "Ran, bangun!"


Randy membuka matanya. "Apa sih, Ra?"


"Ra, ini beneran aku kok" ucap Yuda sambil tertawa kecil.


"Ih Yuda ngeselin banget sih" keluh Tiara.


"Ada apa?" tanya Randy.


"Gak ada apa-apa kok, Ran" ucap Tiara.


Lalu Randy kembali tidur.


"Ngeselin banget sih" gumam Tiara.


"Bercanda, Ra" kata Yuda.


"Gak lucu bercandanya"


"Ya udah maaf ya" kata Yuda.


Tiba-tiba lampu pun mati.


Sontak Tiara langsung mendekat kearah Yuda sambil memegang tangan Yuda.


"Yud, aku takut"


"Jangan takut, lagian ada aku sama Randy" kata Yuda sambil merangkul bahu Tiara.


"Udah lebih baik kamu tidur ya, lagian udah malam juga"


Dengan terpaksa Tiara menutup matanya.


...****...


Pagi hari


Yuda terbangun dari tidurnya dan ia melihat Tiara yang tidur sambil memeluk Yuda dengan keadaan duduk.


"Ra, bangun" ucap Yuda sambil menepuk pelan pipi Tiara.


Tiara bangun dari tidurnya dan Tiara terkejut karena ia memeluk Yuda.


Spontan Tiara langsung melepaskan pelukannya. "Maaf, Yud"

__ADS_1


"Iya gak apa-apa" ucap Yuda sambil tersenyum.


Tiara melihat kearah jam dinding dan ternyata waktu menunjukkan pukul 6 pagi.


"Kamu tunggu disini ya" ujar Yuda.


"Kamu mau kemana?"


"Aku mau ambil air minum"


"Ikut"


"Tunggu aja disini, lagian kan ada Randy"


"Tapi kan dia masih tidur"


"Ya udah deh ayo"


Tiara dan Yuda segera pergi menuju dapur.


Sesampainya di dapur, mereka berdua segera minum.


"Mau mangga gak?" tanya Yuda.


"Emang masih ada?"


"Masih ada dua lagi"


"Ya udah aku mau"


Yuda segera memotong buah mangga.


"Buka mulutnya" suruh Yuda sambil mendekatkan buah mangga ke mulut Tiara.


Tiara segera memakan buah mangga tersebut.


"Manis gak?" tanya Yuda.


"Manis"


"Aku mau ya" kata Yuda.


"Kalau mau makan aja, kan buahnya punya kamu"


Yuda memakan buah mangga. "Manis sih, tapi..."


"Tapi apa?"


"Lebih manis kamu"


Tiara hanya tersenyum. "Gombal mulu ih"


"Kan cewek suka digombalin"


"Mantan kamu kali yang suka digombalin"


"Jangan bahas mantan" larang Yuda.


"Oh iya, Yud! beres-beres nya mau kapan?"


"Nanti kalau semuanya udah bangun"


"Aku masak jangan?"


"Jangan! lagian kan mau pulang ini"


Skip


Tiara, Yuda, Ayu, Randy, Putri dan Tiara segera membereskan barang-barangnya.


Setelah itu, mereka semua segera pergi meninggalkan vila.


(Diperjalanan)


"Ra" panggil Yuda yang sedang menyetir motor.


"Iya, ada apa?"


"Ada yang ketinggalan gak barang-barangnya?"


"Gak ada"


"Oh iya! kamu tahu gak kenapa aku gak ngasih lihat foto kita yang waktu di vila?"


"Emang kenapa?"


"Soalnya difoto itu ada penampakan"


"Serius, Yud?"


"Iya"


"Terus kamu kenapa gak bilang?"


"Soalnya kalau aku bilang pas di vila, nanti kamu takut"


"Oh iya, Yud! nanti kamu anterin aku nya jangan didepan rumah ya. Soalnya takut ketahuan ibu aku"


"Terus aku turunin kamu nya dimana?"


"Di sebelum masuk gang"


"Ya udah nanti aku turunin kamu disana"


"Yud"


"Apa?"


"Maaf ya"


"Maaf kenapa, Ra?"


"Aku peluk kamu waktu tidur"


"Gak apa-apa kali, Ra"


"Tapi beneran deh, aku gak sengaja meluk kamu. Soalnya kan aku lagi tidur"


"Mau sengaja atau enggak pun aku gak akan marah kok"


"Kamu sakit pinggang gak?"


"Iya, sakit"


"Sama dong, aku juga sakit"


"Ya pasti sakit sih, soalnya kan kita tidurnya sambil duduk"


"Yud, hantunya bakal ngikutin kita gak?"


"Mana aku tahu"


"Yud, kamu bawa motornya hati-hati ya. Terus sambil baca doa biar selamat"


"Iya, aku bakal hati-hati kok"


"Ra, nanti jangan diceritain ke siapapun ya. Soalnya kalau diceritain nanti takutnya gak ada yang nyewa vila nya. Nanti kan kasihan Amanda sama orang tuanya"


"Iya, aku gak akan cerita ke siapapun kok"


...****...


Setelah sampai, Tiara turun dari motor Yuda.


"Yud, makasih ya"


"Iya sama-sama"


"Oh iya, Ra. Berat gak bawa barang-barangnya?"


"Enggak berat kok"


"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu ya" ujar Yuda.


"Hati-hati ya, Yud"


"Iya" ujar Yuda, lalu ia segera melajukan motornya.


Setelah Yuda pergi, Tiara segera pergi menuju rumahnya.


[Rumah]


Saat masuk ke rumah, Tiara melihat ibunya yang sedang membereskan rumah.


"Ibu" panggil Tiara.


"Eh! udah pulang anak ibu" ucap ibu sambil tersenyum.


"Bu, Tiara lapar"


"Emang kamu belum makan?"


"Belum"


"Ya udah kalau gitu ibu masak dulu ya"


"Emang tadi ibu gak masak?"


"Masak sih, tapi cuma sedikit"


"Oh iya! kamu lebih baik beresin barang-barang kamu dulu sana"


"Ya udah kalau gitu Ara mau beres-beres barang dulu ya"


"Iya"


Tiara segera pergi menuju kamarnya.


[Kamar]


Sesampainya di kamar, ia segera membereskan barang-barangnya.


Sesudah membereskan barang-barang, Tiara segera mandi karena saat tadi di vila ia, Yuda dan teman-temannya belum mandi sama sekali.


Skip


Selesai mandi, Tiara segera pergi menuju ruang makan.


"Bu, temenin Tiara makan ya"


"Ya udah iya" ucap ibu sambil duduk dikursi.


Tiara memakan masakan buatan ibunya.


"Gimana liburannya? seru gak?"


"Seru kok"


"Lokasi vila nya dimana?"


"Tiara lupa nama tempatnya"


"Tapi pokoknya vila nya deket pegunungan gitu"


"Serem gak vila nya?"


Tiara hanya mengangguk.


"Waktu dulu ibu sama temen-temen ibu juga pernah sewa vila. Terus temen ibu pernah ada yang kesurupan"


"Serius, bu?"


"Iya serius. Makanya waktu itu ibu bilang kan agar kamu jangan bercanda berlebihan atau teriak-teriak"


"Terus waktu temen ibu kesurupan, siapa yang nolongin?"


"Kebetulan vila yang ibu tempatin waktu itu deket sama rumah pemiliknya. Jadi waktu itu dia yang nolongin temen ibu"


"Kok cuma temen ibu aja yang kesurupan" heran Tiara.


"Iya soalnya temen ibu waktu itu lagi haid. Jadi mungkin dia yang jadi sasaran makhluk halus"


"Untung aja Tiara lagi gak haid waktu disana"


"Tapi kalian waktu disana gak apa-apa kan?"


"Gak apa-apa kok, bu" bohong Tiara.


"Oh iya, bu. Besok Tiara mau berangkat ke sekolah bareng lagi sama Yuda"


"Iya terus kenapa?"


"Gak kenapa-napa sih, Tiara cuma mau ngasih tahu ibu aja" ucap Tiara sambil nyengir.

__ADS_1


__ADS_2