Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
11.adek kesayangan


__ADS_3

dira langsung bawa ibuk menuju rumah kontrak kan mereka.setelah ibuk sudah pulih dan dokter sudah izinkan ibuk boleh pulang


"buk ma'af dira cuma bisa bawa ke kontrakan seperti ini tapi dira bahagia sekarang sudah bareng ibuk lagi.ibuk sudah sehat jadi dira bisa peluk ibuk tiap hari" sahut dira peluk ibuk


"ibuk sangat bahagia kalau neng bahagia,ma'af ibuk sudah buat neng susah.neng jangan di simpan sendiri..ada apa apa cerita sama ibuk"


"emang dira kenapa buk" ucap dira bingung


"kamu memang anak bunda kamu..ibuk yang di percayakan sama bunda untuk urus dan jaga, kamu belahan jiwa bunda,ibuk memang bukan orang tua kandung kamu sayang..tapi ibuk tau gimana perasaan kamu..gimana suasana hati kamu" lirih ibuk pandang si neng


"neng ibuk yang rawat neng dari orok sampai sekarang,neng sedih atau senang ibuk tau juga bisa rasakan jadi jangan di pendam sendiri.."


"ibuk sayang sama kamu..neng sayang gak sama ibuk?" tanya ibuk sama si neng


"sayang ibuk banyak banyak, dira hanya punya ibuk..dira gak punya siapa siapa lagi" ucap dira


"ssstt..neng masih punya kakak tapi ibuk minta ma'af sudah susahin hidup neng sekarang ada apa neng cerita sama ibuk"


apa yang terjadi sama kamu neng.kamu bisa pura pura bahagia di hadapan ibuk tapi kamu gak bisa bohong dengan ibuk.


"buk dira lapar kita pesan aja ibuk mau makan apa..ssstt nanti baru kita masak" ujar dira melarang ibuk mau protes


"ibuk serah aja ikut apa yang neng pesan"


"yakin..dira pesan batu sama pasir ibuk juga mau?" dira goda ibuk


"neng mau kasih ibuk makan pasir sama batu?, neng tega gak kasihan gitu sama ibuk,nanti gigi ibuk pada rontok semua, ya sudah ibuk ngikut sama kamu gak apa apa" ibuk balik goda dira


"ish ibuk gak asik..sebel ih sama ibuk,bantah kek omongan dira, kok ngikut aja apa yang dira bilang " dira berengut


"ha ha ha..jangan marah nanti sama tuanya dengan ibuk..mosok cantik cantik sudah tua" ibuk gelitikin dira


"ha ha ha.." dira ketawa bersama ibuk kamu tu ya neng selalu mengalihkan omongan setiap ibuk tanya.. nyonya ma'af kan simbok yang buat hidup nona susah..aden tolong bibik jemput si neng, bibik gumam sedih pandang si neng


"ayo..ibuk mikir apa, dira masih kangen tidur bareng dengan ibuk, dira sudah siapkan mari buk kita makan setelah itu ibuk istirahat ya ya" dira naik turunkan alisnya goda ibuk


"hmm ibuk tau kamu pasti mau mintak peluk sambil ibuk senandung..benerkan? ucap ibuk juga balas goda dira


dira senyum terus goda ibuk ma'af dira buk sekarang dira belum bisa cerita sama ibuk, dira takut nanti ibuk sakit lagi dengar cerita dira.ibuk


harus sehat jangan cemas kan dira.dira kuat.


...\=\=\=\=\=...


fano usap muka dengan ke dua tangan kesal dengan tatapan datarnya lalu berdiri dari kursi kebesaran mandang ke arah luar dari kaca jendela ingat adek yang sudah di depan mata sekarang ke hilangan jejak lagi,ck..b×××ek siapa yang berani mempermainkan hidup adek gue?


"tok tok tok..tanpa ada perintah mario langsung masuk ke ruangan tuan muda antar berkas yang harus di cek sabar bro senbentar lagi kita kumpul sama adek kesayangan gumam mario


"ada apa bos?"


"hmm..gimana rio,sudah dapat kabar dimana adek gue tinggal?"tiba tiba hp mario berdering


dreet dreet dreet..


"hmm..ada apa?, yakin tinggal di sana, sekarang kalian ikuti ke mana nona pergi jangan sampai nona curiga.kirim alamat tempat nona tinggal"


"mario batalkan semua jadwal minggu ini,sudah di kirim alamatnya?,ayo kita ke sana!! jangan sampai ke colongan lagi" ucap fano mendengar omongan mario dengan orang bawahannya Tuhan tolong pertemukan kami, jangan pisah kan lagi kami..aku ingin bahagia kan adek ku


terpancar kecerian juga kebahagiaan di wajah fano,senyum merekah di bibir fano


"ssstt..lo masih waras? mario duduk di samping fano mulai kumat lagi, sopir di depan lihat di kaca juga senyum lihat kelakuan tuan muda dengan asisten yang gak seperti hari hari yang nampak selama ini


"b×××at gue bahagia lagi bayangkan ke temu adek gue a×××g,jangan pancing pancing emosi gue..kepala lo keras gak kena peluru gue !!" ucap fano kesal dengan tatapan mematikan


"kenapa jadi merinding sih..ish tu pandangan parah bener kenapa horor kali..bisa gak kita mesra mesra dikit sayang" mario langsung ngelendot manja duduk bergeser dekat fano


"mariooo..!!!


bugh


bugh


bugh


fano langsung hajar mario dengan gusar lihat kelakuan mario yang menjijikan menurutnya tapi mario makin jadi buat fano makin gusar


"b×××at gue normal a×××g !!!, s×××an kau rio.." sebelum fano mulai layangkan bokem mentah nya yang tadi belum bener bener kena karena mario tadi tangkis setiap pukulan fano tiba tiba langsung mario ngakak


"ha ha ha..kita santai dulu ya sayang"


"wow..fano gue cuman gurau, gini bener punya kawan sabar napa !!"


"sekali lagi kelakuan lo kayak tadi..gue kubur lo hidup hidup k×××at" sahut fano dengan gusar


"ha ha ha" mario ketawa lepas tapi naas sopir di depan nahan tawa pura pura gak lihat karena fano natapnya dengan tajam *mampus gue apa tuan muda bakal kubur gue hidup hidup untuk lampiaskan kesalnya gara gara tuan mario?Tuhan tolong hamba untuk sadarkan tuan muda jangan sampai niatnya terliris..hamba jadi ganti kan posisi tuan mario gumam lirih sopir merinding*


...\=\=\=\=\=\=...


tiba tiba dira tersentak terbangun dari tidurnya, ke dua tangan usap muka ke bingungan badan gemetaran dengan keringat basahi badannya


"neng kenapa nak?,neng ada apa sayang?"ujar ibuk sambil belai kepala si neng dengan cemas lalu dira peluk ibuk dengan erat seolah olah takut di tinggalkan sendiri, ibuk gelengkan kepala bingung gak ngerti lihat sikap dira


"dira gak tau buk ada orang panggil panggil sambil dekatin terus dira di bawa pergi,dira gak ngerti siapa orang yang ajak aku buk, hiks hiks hiks..dira takut buk..dira di tarik paksa untuk ikut" dira jawab lirih dengan suara nyaris gak ke dengar masih gemetaran

__ADS_1


ibuk peluk dira juga ikut nangis aden tolong bantu bibik cari si neng cepat aden..si neng sekarang dengan bibik buruan datang !!! Tuhan tolong lindungi si neng dari orang orang yang berniat jahat,saya mohon tolong pertemukan si neng dengan si aden cepat,kemana bibi harus cari si aden


...¤¤¤¤¤...


"gimana apa sudah ada yang dapat berita dari dira ?, apa gak sebaiknya kita ceritain masalah dira sama kakak santi biar bisa bantu kita ?. ayolah.. minta tolong sama kakak kamu ?.aku bukan gak mau mintak tolong sama keluarga aku tapi semua pada gak ada di sini" ucap melani mohon pandang sahabat sahabat nya


"lani santi kan sudah janji sama dira jangan.." omongan santi langsung di potong dian


"kita janji kalau dira ada baik baik !!, apa kita tau sekarang gimana kabarnya dan sekarang dira sama ibuk tinggal dimana ?, janji gak apa apa dan boleh untuk di langgar kalau bahayakan ke selamatan!!" sahut dian


"san..santi..santi ada apa ?..kamu kenapa??? biasanya yang sering kasih kita kita kabar santi, san..kamu tau sesuatu tentang dira tapi gak cerita sama kita ?.apa yang kami gak tau ? ok !!!" kamu gak mau cerita mulai sekarang aku gak bakalan tanya lagi..ini kali terakhir aku di sini " wulan berdiri dari duduk mau pergi


"ma'af...hiks hiks hiks..ma'af" santi nangis wulan langsung peluk santi pandang yang lain merasa bersalah dan mereka saling pelukan


dengan pikiran masing masing,santi lepaskan pelukan merasa dirinya mulai tenang


"ma'af..ma'afkan aku" cuma kata kata ma'af selalu yang santi ucap kan


"ma'af mulu !! ada apa???" omongan santi di potong wulan nada keras


"san kenapa !!,kita gak ngerti dengan kata ma'af


kalau kamu gak cerita" lani pegang tangan santi


"dira masuk rumah sakit.."


"apa !!! semua kaget dengar cerita santi


"kenapa gak kabarin..kamu ya!!! ish ke biasaan" dian emosi dengar omongan santi


"sebaiknya kita dengar cerita santi jadi kita bisa ambil sikap..apa tindakan selanjutnya"ucap lani semua kembali tenang ikutin omongan lani


"dira masuk rumah sakit di rawat beberapa hari hampir satu minggu,suaminya dira melakukan kekerasan"santi mulai cerita


~>👉dira hubungi santi beberapa hari setelah kita selesai ujian akhir,dira telfon mintak tolong temanin tapi dira gak ngomong apa apa,dira kirim alamat rumah terus santi datang ke sana, sampai di rumah dira,santi lihat pintu rumah dira ke buka santi panggil panggil karena gak ada dengar sahutan santi permisi baca salam langsung masuk,dira..dira hiks hiks hiks lambai lambai wajahnya babak belur lebam tegeletak di lantai, sudut bibir bengkak berdarah,hidungnya keluarkan darah segar kening juga berdarah ada luka seperti bekas benturan santi gak tau kerena orang di rumah gak ada siapa siapa, cuma dira sendiri. santi langsung bawa dira ke rumah sakit,dira gak sadarkan diri dijalan belum sampai rumah sakit.dokter melakukan visum pada dira,apa yang di tanya dokter santi cuma geleng kepala gak tau harus bilang apa karena sepanjang perjalan ke rumah sakit dira gak ngomong apa apa lalu dokter inisiatif hubungi polisi.santi di tanya ada apa santi jawab gak tau, polisi bilang ini kdrt, tapi karena dira belum siuman jadi belum tau ada apa"


"dira bilang apa !!,emang dira gak cerita sama santi terus napa gak hubungi kita kita??? lani jawab dengan kesal


"kalian di hubungi gak ada yang respon,ya sudah aku harus gimana lagi !!! lirih santi


"ya ampun ma'af aku temanin mama arisan.. hmm biasalah jadi sopir ke betulan sekalian ngajak jalan sepupu aku baru datang" lani myengir sambil peluk santi tanda merasa salah karena sudah marah marah sama santi


"iya santi paham situasi kita waktu itu sudah pada nyebar ,tapi jangan marah aku bukannya gak mau cerita sama kalian itu permintaan dira, ini bacalah"santi berikan sebuah amplop coklat berisi surat dari dira yang di ambil dari dalam tas.mereka gantian baca surat dari dira


"terus dira gimana kabarnya,sekarang tinggal dimana???,kita datangin rumahnya biar tau gimana keadaan sekarang" sahut wulan


"kita kita mintak ma'af gak bisa dampingi kalian yang seharusnya kita saling bantu"ujar dian berusaha untuk sabar sambil peluk santi


"sudah sudah ayok kita ke rumah dimana dira tinggal,santi tau kan alamat rumah suaminya dira??,kita harus tau gimana keadaan dira sekarang" lani ajak sahabat sahabatnya.


"permisi buk..diranya ada,ma'af buk kami teman teman satu sekolah dengan dira" tanya santi dengan senyum,bik sumi kaget karena selama dia bekerja di rumah ini sakali pun gak ada yang datang berkunjung tapi bik sumi senang


"iya non saya bik sumi..non dira gak ada di rumah.ada apa non cari non dira" tanya bik sumi


"kami kangen aja bik sama dira, diranya kemana bik ??,apa boleh kami tunggu diranya atau kami pesan aja bik kalau lama besok kami ke sini lagi masalahnya semenjak selesai ujian akhir kita belum jumpa lagi" jawab wulan


"ma'af non gak bisa tunggu non dira" bik sumi jawab dengan sedih


"kenapa bik apa kami sahabat sahabat dira gak boleh betamu jumpa dira" ujar dian


"mari masuk dulu non biar kita enak bicaranya" bik berucap lirih ajak teman teman dira masuk


"makasih bik..gak usah masuk kita ngobrol di sini aja biar lebih santai " santi jawab dengan senyum menolak ajakan bibik masuk ke dalam rumah tapi bibik maksa mereka untuk masuk.


mereka masuk dengan melihat sekeliling rumah.


bik sumi langsung cerita bagaimana keadaan dira setelah keluar dari rumah sakit,dira masuk kamar berkemas dan langsung pergi dari rumah tanpa bicara sepatah kata pun sama bibik apa yang di alaminya karena waktu kejadian dira yang di datangin santi..bibik di suruh sama pacar anton belanja sedangkan anton gak ada di rumah dan pacar anton datang sendiri.pulang


dari belanja bibik kaget rumah sepi dan pintu rumah tebuka lebar bibik gak tau harus gimana karena non dira mohon sama bibik jangan cerita cerita sama siapa pun, apa lagi cerita sama nyonya maminya anton mertua dira.mereka pada nangis dengar cerita bibik gimana keadaan dira selama menikah jadi istri anton. bibik di saran kan untuk cerita sama keluarga mertua dira agar tidak ada ke salah pahaman atas ke pergian dira dari rumah suaminya juga sekalian kasih tau gimana sikap dan perlakuan anton pada dira selama jadi istri anton.mereka juga tinggalkan no hp sama bik sumi untuk kasih tau mereka kalau ada kabar tentang dira. mereka pamit undur diri sama bik sumi. sepanjang perjalan mereka nahan tangis. sampai di rumah santi mereka pada nangis dengan sedih


hiks hiks hiks...


"kita napa konser nangis gini"ujar wulan sudah mulai tenang dengan tingkahnya yang usil goda semua sahabat,kompak mereka semua terdiam dengar omongan wulan lalu saling pandang serentak ngakak tertawa tapi air mata masih ngalir ke luar ingat dira sahabat mereka


"kita gak lengkap dira kamu dimana kasih kami kabar biar kita jemput, jangan kamu sembunyi" dian gumam pelan teman temanya pada dengar


"jadi ini lah penyebab sikap dira berubah selama ini dira bahkan gak ada sedikit pun cerita sama kita, kita sahabat gak tau apa yang di alami..dira tahan sendiri" ucap lani sedih


"dira terlalu baik orangnya,memang dari dulu gak pernah mau buat susah orang lain semua di hadapi sendiri"sahut santi lirih sambil nangis


"sekarang kita harus cari bantuan,kita demo sama kakak santi mintak tolong untuk cari dira, kawan kakak kan banyak,kapan kita bisa jumpa sama kakak san?"ujar wulan mantap


"kakak lagi sibuk sekarang aja di luar kota,nanti santi coba hubungi tanya kapan kakak pulang, kalau sudah pulang nanti aku kabarin ya" jawab santi senyum senang juga lega.mereka saling pelukan meluapkan bahagia mereka


...¤¤¤¤¤...


fano turun dari mobil di ikuti oleh mario.orang yang ngintai rumah yang di kontrak dira jalan nemui fano sama mario


"ada kabar apa jangan kabar buruk yang buat aku kecewa" mario langsung tanya sama yang bersangkutan sedangkan fano tatap anak buah nya dengan pandangan dingin tanpa ekspresi lihat keliling tempat tinggal adeknya


aku tinggal di tempat mewah sementara adek aku tinggal di sini,kamu dimana dek..kakak harus cari kamu dimana fano terdiam lihat lokasi tempat adeknya tinggal


"baik tuan muda..tuan mario, nona tinggal di sana kontrakan yang pintu warna biru tapi nona sudah empat hari gak ada nampak maksud saya gak ada lihat nona ke luar rumah juga ibuk yang tinggal sama nona muda.saya sudah tanya sama kiri kanan mereka bilang itu rumah kosong gak ada penghuninya " jawab utusan mario

__ADS_1


"bugh.."


"b×××t kasih info yang bener..jangan main main kau masih mau kerja !!! kau mau kepala kau aku hancurkan ??"bentak mario kesal kenapa bisa kehilangan nona muda


"kenapa bisa hilang jejak lagi??,apa ada yang datang jumpa nona muda ? tanya mario heran dengar omongan utusannya. ada nada masuk di hp mario dari bawahannya


drret drret drret..


"kenapa..kau lihat dimana ?? sama siapa nona di sana..mereka siapa ??,kejar lindungi selamat kan nona..kerahkan semua anak buah mu jangan sampai kita ke hilangan jejak nona lagi nyawa kalian taruhannya"


"tetap di sini pantau terus" perintah mario lalu mario hubungi seseorang untuk beri bantuan selamatkan nona muda dengan mencari data siapa orang yang berani permainkan nyawa nona muda


"bantu gue untuk tangkap mereka dia berani ganggu ketenangan nona muda dan kerahkan semua anak buah mu bawa ke markas"


"bos nona sekarang di daerah barat menuju pinggiran kota ada yang bawa paksa nona, mereka culik nona sama ibuk, buruan kita arah barat pinggiran kota " ujar mario pada sopir. muka mario merah padam nampak amarah. hp mario gak berhenti hubungi orang


"hati hati jangan sampai nona kenapa napa keselamatan nona di tangan kalian !!"


"b×××t siapa yang susahin hidup adek gue" mario geram, fano tediam mendengar semua info yang di dapat mario dari bawahannya


"siapa mereka yang berani susahin hidup adek gue !!, apa seperti ini ke hidupan adek yang jauh dari gue selama ini ??.bunda fano mohon bantu fano..kasih fano petunjuk adek dimana..siapa mereka yang buat hidup adek menderita. tatapan mata fano dingin aura horornya nyata.


kenapa aura tuan muda sama tuan mario buat aku merinding gini??.aku gak sanggup lihat tuan muda dengan tuan mario.siapa yang berani main main dengan bos besar sama asistannya?.apa nyawa mereka banyak..apa mereka gak tau berusan dengan siapa ??. gumannya dalam hati


...¤¤¤¤...


"hiks hiks hiks..ibuk gak apa apa, ibuk ada yang sakit,apa ibuk masih kuat ??. kita istirahat dulu, ma'afin dira buk gara gara dira ibu susah.ma'af dira buk" dira peluk ibuk sambil nangis.


dira merasa sangat bersalah karena ibuknya masih masa pepulihan dari koma kecelakaan beberapa waktu yang lalu.dira gak tau ada apa dan apa tujuan,siapa orang yang culik mereka


"neng kita jangan istirahat sebaiknya segera pergi dari sini.ibuk takut nanti orang orang itu menemukan kita.ibuk sudah sehat, ayo ibuk kuat kan ada neng sama ibuk"ibuk senyum beri semangat si neng


aden bantu bibik selamatkan si neng.bibik gak ngerti kenapa mereka jahat sama si neng.bibik gak tau siapa mereka gumam bibik sambil jalan gandeng si neng


...¤¤¤¤...


"sabar bos semoga nona sama bibik selamat.."


"siapa mereka yang berani permainkan nyawa adek gue" ujar fano dingin dengan nada datar


"hanya orang suruhan,mereka cuma preman lapar yang di bayar cetengan,karena nona lindungi bibik makanya nona bisa mereka bawa, bibik kan masih masa pemulihan dari koma akibat kecelakaan" jawab mario


"maksud lo apa gak ngerti gue..lo bisa gak bawa mobil cepat, kalah lo dari mak mak komplek" ujar fano tendang kursi sopir


"siap bos tapi di depan macet ada kecelakaan bos,saya cari jalan lain" sahutnya


"napa gak dari tadi kampret" ujat mario fano langsung natap tajam ke depan


Tuhan tolong cabut aura horor tuan muda untuk saya,merinding gak kuat Tuhan, sopir bergidik ngeri fokus lihat ke jalanan


"maksud gue nona muda bisa ngalahin tu preman tapi karena mereka seret bibik itu maka nya nona nyerah sebab nona gak mau bibik kenapa napa" ujar mario


drret dreet drret


"hmm ada apa ,sudah beres semua ??,ok lokasi bersihkan bawa langsung ke markas..apa,,,,??? kenapa bisa s×××n!!!,sudah gue bilang lindungi.. keselamatan nona nyawa kalian taruhannya" mario pandang fano tunggu perintah bos besar


"tom..putar kita ke markas sekarang"


"baik bos"tomas pandang ke belakang dari kaca


jangan sampai terjadi apa apa sama nona.. semoga nona selamat sama bibik.tolong nona hubungi tuan muda cepat kalau bisa sekarang nona aku mohon..Tuhan jangan sampai tuan muda kalab gelap mata karena nona belum jumpa bisa hancur semua tanpa sisa .tomas komat kamit mulutnya berdo'a


"bugh.."


"ngapain tu mulut komat kamit baca mantra iya"


"gak gue ngeri lihat lo sadis ser.." belum selesai tomas ngomong


"lo ada nyawa berapa tom ??


"ada apa bos ?? ada sepuluh" jawab tomas cuek


"mulai dari sekarang lo harus hati hati,jangan sampai lo kagak jadi nikah !!! nyawa lo tinggal sembilan sekarang" ucap fano dengan datar


"ha ha ha..mampus lo kagak jadi nikah..hmm apa sebaiknya pacar lo sedekah kan aja buat fano" mario ngakak puas


"mana mau gue sudah bekas..banyak tu yang masih polos" sinis fano jawab


"gue juga ogah kasih pacar gue buat lo,siapa juga yang mau bisa mati beku tu perempuan dekat lo,emang ada cewek yang mau " tomas gak kalah sinis


"b×××t.." tatapan membunuh fano sama tomas


"ha ha ha.." mereka sontak ketawa


syukurlah fano bisa tenang santai sejenak.. gue do'akan yang terbaik buat lo sekeluarga sobat semoga jumpa nona cepat kalian bisa kumpul kembali.kalian orang orang yang baik ucap tomas tulus.


makasih tom..lo bisa buat suasana santai tadi, mario senang lihat fano bisa tenang


terima kasih sudah dampingi gue selama ini kalian bukan saja hanya sebagai karyawan tapi sahabat bahkan sudah jadi keluarga gue gumam fano pandang ke dua sahabatny


\=\=\= kamis 24 februari/19.59wib \=\=\=\=


🙏🙏🙏ma'af episode tujuh sudah hadir tapi nebeng di episode enam, mau di ulang lagi jadi ganda apa lagi lewat hp mohon pengertiannya.🙏🙏mohon dukungannya jangan lupa tinggalkan jejaknya untuk semangat maklum awal dari karya ku.

__ADS_1


sekarang nongolnya telat 🙏🙏.aku💖💝💘 kalian


__ADS_2