Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
39. minantu mami


__ADS_3

"iya mami kami mau tapi jangan di rumah mami, ma'af.. kita jumpa di luar kalau mami bersedia.. gak keberatan".


"iya gak pa pa sayang, kalian mau nya jumpa dimana.. kapan ?"


"apa mami ada waktu sekarang.. kita jumpa di R2 cafe di jalan xxx, kebetulan kami lagi bebas mi" santi jawab sambil kode para sahabat nya


"ya ya sekarang saja.. mami ada waktu kita jumpa di sana mami jalan sekarang sampai jumpa nanti di sana.. kalian hati hati sayang" senyum mami merekah senang.. dira kamu sekarang dimana nak mami kangen.. hari ini mami janjian sama sahabat shabat kamu.


"iya.. mami hati hati di jalan" santi jawab siap siap mau jalan ke tempat yang sudah di janji kan, mereka jalan nuju parkiran mobil dian.


"dian senyum dong jangan pasang muka jutek jutek gak enak di pandang, di ma'af in saja.. emang mami orang tua nya dia tapi mami gak salah" santi berusaha untuk sabar kan dian.


"benar apa yang di bilang santi yang salah si anak jangan sampai orang tua yang harus terima akibat perbuatan anak nya" melani ikut jawab omongan santi.


"bukan marah sama mami tapi dian kesal, apa lagi kita gak tau gimana kabar dira" sahut dian


"sekarang kita saling beri dukungan dan selalu berusaha cari info semoga saja tante marisa ada kabar tentang dira" wulan peluk dian melihat mereka berdua berpelukan santi lani ikut peluk, mereka kompak pelukan.


"san.. kenapa kita janjian nya di R2 cafe lokasi nya dari sini ke sana kan lumayan jauh napa gak cafe di depan ?" tanya wulan.


"santi nyaman di sana.. ingat gak awal kita janjian kumpul di sana rasa nya gimana gitu.. tenang nyaman" jawab santi senyum.

__ADS_1


"iya aku juga ngerasain rasa nya damai" lani


"jadi gak pergi kasihan nanti kita kelama an di tunggu mau ngobrol terus atau kita berangkat nya nanti saja" dian potong omongan mereka


"ish kalau nanti sama aja gak pergi kita" santi


"waduh dian gak sabaran pingin jumpa mami nya si br×××k sudah damai dia sama tu suami jahat" lani nyengir naik turun kan alis nya goda dian.


"melaniii !!!" dian melolot ke arah lani, pecah tawa mereka melihat dian geram pada melani


"ayo kita berangkat" santi ngajak gank rusuh nya pergi menuju tempat yang di janji kan sama mami marisa. tanpa terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan


"Assalammualaikum.. ma'af mami sudah lama nunggu kami terlambat datang" santi ucap salam dengan senyum.


"bagaimana kabar kalian ?, sudah lama kita gak jumpa.. apa kalian sudah ada dapat kabar dira" tanya mami dengan senyum sedih


"sudah tau ganggu masih minta jumpa.. gara gara anak mu kami ke hilangan dira" dian ngomel pelan santi pegang tangan dian.


"gak pa pa mami kami gak merasa terganggu, kami lagi sibuk aja" santi.


"iya mami kami semua baik, belum ada mami.. semua keluarga juga lagi berusaha cari dira kami, barangkali mami sudah ada dapat info dari anak mami yang memang bertugas di bidang nya" melani jawab sedang kan wulan kesal, lihat tampang dian yang jutek jangan di tanya, santi tampil kan senyum gak enak hati lihat wajah dan sikap sahabat nya.

__ADS_1


"bagaimana kabar mami.. juga bik sumi apa kabar mami" santi alih kan omongan agar tidak canggung.


"terima kasih kalian sudah kabul kan permintaan mami untuk bertemu, bik sumi baik juga kirim salam untuk kalian. mami kurang baik.. mami ke pikiran dira, tolong sampai kan ma'af mami sebesar besar nya sama dira seandai nya mami gak sempat jumpa" mami marisa menangis ingat sikap dan perlakuan anton anak nya terhadap dira.


"mami mohon tolong sampai kan ma'af sama dira atas nama keluarga terutama ma'af yang sebesar besar nya atas nama anton, mana tau dira gak sudi jumpa atau gak mau menerima ke hadiran keluarga mami tapi mami sangat berharap dira bersedia jumpa" mami hapus air mata yang jatuh di pipi, isak tangis pilu mami


"mami ke hilangan anak gadis mami untuk selama nya, mami gak pernah berfikir sedikit pun penderitaan yang di alami dira selama pernikahan atas perlakuan anton"


"setiap datang ke rumah mereka berdua nampak mesra, minantu mami begitu pintar sembunyi kan perasaan nya yang tertekan, minantu mami begitu pandai buat mami bahagia walau pun bathin nya tersiksa. mami sangat memohon tolong bilang dira mami sangat ingin jumpa walau hanya sebentar"


santi peluk mami kasihan pandangan santi memohon untuk jangan marah sama mami pada sahabat nya, santi geleng kan kepala pada dian dari wajah nya nampak amarah yang mau meledak.


"nanti kami sampai kan sama dira. mami tenang saja dira orang nya sangat baik sampai sampai ke baik kan nya di manfaat kan sama orang" dian jawab ketus.


"kami akan bantu nanti dira jumpai mami" santi elus tangan mami kasihan, dian kesal mulut nya mau ngoceh gak jadi karena santi kode dian untuk bersabar.


"mami sabar ya.. kita sama sama betusaha mencari sambil berdoa semoga dira selalu baik" santi beri semangat "sebaik nya kita pesan saja dulu.. mami mau pesan apa"


"aduh ma'af.. mami sudah pesan kan untuk kalian mudah mudahan kalian suka apa yang mami pesan tadi tapi apa yang mami pesan tadi untuk kalian ada yang gak kalian suka sebaik nya pesan saja lagi, mami sengaja pesan biar gak lama nunggu.


wulan sama lani senyum lihat sikap dian, lani usap punggung dian beri ketenangan.

__ADS_1


wulan terpana mata nya bulat kaget mulut nya terbuka melihat ke dalam bagian arah dapur ke belakang cafe..


__ADS_2