Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
harapan indah


__ADS_3

setelah bima dan david pergi keluar dari ruangan mbak yanti sama indra nampak tegang di wajah mereka, mata mereka saling beradu pandang serentak tarik nafas lega "uuufff..."


"mbak bos dimana ?" indra tanya.


"mbak juga gak tau si bos sekarang lagi berada dimana" mbak yanti jawab panik.


"terus kita harus gimana ini mbak, apa tindak kan yang kita laku kan" indra


"bagaimana pun cara nya mbak harus selalu ada lindungi bos dan dira bukan hanya bos tapi mbak sudah anggap dira adek. kalau dulu dira gak bantu mbak mungkin mbak sudah kehilangan ibuk untuk selama nya, dira orang terbaik di hidup mbak" air mata mbak yanti menetes ingat pertolongan dira pada keluarga nya.


"bukan hanya mbak yang di bantu sama dira saya juga tidak akan pernah melupa kan bantuan yang di beri kan dira untuk keluarga aku mbak" indra jawab omongan mbak yanti.


"semua anak anak juga bilang dira baik sangat peduli sama bawahan nya" ucap indra


"ndra gimana pertemuan kamu dengan tuan bima sama asisten nya sampai kamu bawa jumpa mbak" mbak yanti tanya hasil dari perundingan.


uuuhhh.. indra tarik nafas panjang kepala nya tengadah ke atas pandang langit langit ruangan "ma'af mbak saya terpaksa bawa ke dua orang penting itu menemui mbak, tuan david bilang mau jemput istri bos nya yang berada di sini, saya takut mbak karena tuan david bilang akan nuntut saya bila gak mau kerja sama, tuan bima ngancam saya juga sembunyi kan istri nya" cerita bima.


"hah.. kamu serius dengan apa yang kamu ucap kam ndra ?, jangan main main gak mungkin kan kita harus korban kan orang yang berjasa dalam hidup kita semua, mbak gak mau" mbak yanti jawab dengan emosi.


"ma'af mbak.. maksud saya bagaimana misal kan kita atur pertemuan antara si bos sama tuan bima jadi kita gak cemas lagi karena si bos ada yang lindungi dia" indra sampai kan pendapat nya.


"mbak mau nya juga begitu, mbak ingin dira hidup tenang juga bahagia, kita bicara kan dulu sama dira apa lagi orang nya tuan fano kakak dira sampai sekarang terus desak mbak" sahut mbak yanti ambil ponsel nya dari kantong celana mau hubungi dira mudah mudahan kamu bisa mengerti dengan saran kami dira gumam mbak yanti.


drret drret drret


"hallo.. ya mbak ada apa ?"dira langsung terima panggilan mbak yanti.


"ma'af mbak ganggu kamu gak dek, dira lagi apa"mbak yanti tanya dira dengan suara pelan


"gak ganggu kok mbak santai aja, ada apa mbak ?" dira balik tanya.


"besok bisa jumpa ada yang harus kita bicara kan, mbak datang ke rumah kamu besok pagi" mbak yanti utara kan kan maksud nya.


"mbak yanti tunggu dira di cafe jangan lupa bilang indra juga ada yang mau dira bahas" dira larang mbak yanti datang ke rumah nya, dira paling gak bisa buat orang susah ada apa sama mbak yanti.. apa yang terjadi di cafe ???, kenapa mau datang ke rumah biasa nya tunggu dira di kantor ???" bathin dira.


...¤¤¤¤¤...


meli kaget lihat bima senyum gak jelas sambil jalan menuju ruangan nya tanpa menegur asik sendiri seolah olah gak ada orang.. ya Tuhan apa yang terjadi sama bos aku..aman gak ya ?" meli langsung hubungi david minta asisten bos nya itu segera datang.


drret drret drret

__ADS_1


" hallo pagi pak.." meli sapa atasan nya


"pagi ada apa mell ?" david tanya balik.


"bapak lagi dimana, sebaik nya bapak segera datang ke perusahaan tuan muda sudah datang, cepat pak jangan lama lama" meli desak david cepat datang.


"Oo tuan muda sudah datang bagus dong tanda nya pemimpin yang tanggung jawab" jawab david santai tiba tiba david baru sadar


"hah sudah datang ??, benaran sudah datang mel, tumben kulkas dua puluh lima pintu hadir


cepat ada apa ?" david bingung dapat kabar dari meli.


"saya juga gak ngerti pak.. bapak dimana bisa cepat datang nya .." meli paksa david cepat


"iya saya sudah ada di loby" sahut david buru buru masuk kotak berjalan menuju ke atas


"mel ada apa..kenapa pagi pagi bengong.. tu wajah kayak orang bego" david lihat meli pandang pintu ruang si bos bingung.


"ish gak enak kali dengar nya tu mulut lo bersuara" sungut meli kesal


"emang salah gue.. lo ada kaca kan ambil lihat


tu tampang oon lo" kekeh david


"awas lo di telan dia hati hati tu mulut jangan asal nyap nyap, ayo masuk tanggung jawab" david ngajak meli temui bos mereka.


tok tok tok


david kerut kan kening pandang meli, sedang meli yang di pandang david angkat bahu geleng kan kepala terpaksa mereka masuk tanpa ada perintah.


"pagi bos.." orang yang di ucap kan salam gak ada respon dengan kesal david langsung tendang kursi yang ada di depan meja bima.


praangg


bima lompat dari kursi kaget kaki nya beradu dengan pinggir meja kerja nya bima.


"bre×××k kalian bisa yang sopan gak !!!, mau masuk permisi sakit ni kaki an×××g" suara bima gelegar, meli teriak kepala nya terbentur daun pintu bibir nya pun maju.


"yang sakit kan kaki anjing napa lo yang sewot sama gue" david terkekeh


"aduh..sakit ni pak, beri kode dulu kalau mau ngagetin" meli ngomel.

__ADS_1


"ha ha ha.. sakit ya, kalau di kasih kode dulu berarti bukan kagetin nama nya mel" tertawa david tambah ngakak.


"ba×××t siapa izin kan kalian masuk ada apa !"


arah pandangan bima pada ke dua nya.


"****** marah lihat sikon, noh sekretaris lo lihat bos nya serem lebihin mak nya kunti sampai sampai dia bilang lo gak waras" david ngumpat bima sambil nyengir pada meli.


"hah.. meli apa maksud dari omongan lo !!!" mata bima membulat suara nya nahan marah.


"ba×××t lo jadi atasan" meli berengut.


melii.." david bima serentak tinggi kan nada suara nya pandang meli.


"ma'af.. habis tuan muda tadi emang kayak gimanaaa gitu, bukan cuma saya saja noh.. anak anak juga pada bingung perhatiin bos" meli bela diri tampil kan senyum cantik nya.


david mau ketawa gak jadi kepala nya dapat hadiah timpuk kan pena dari tuan muda.


"ke dengar suara ketawa lo.. gue kubur hidup hidup" mata bima melotot, david pasang wajah cuek nya menahan ketawa.


"bos gimana kabar berita nya sudah jumpa dengan pujaan hati ?" meli tanya pada bima.


"hmm.." wajah bima senyum tapi pertanyaan meli hanya di jawab dengan dehem bima yang di dengar ke dua bawahan nya.


meli pandang david minta jawaban orang yang di pandang angkat bahu malas.


"ish nyakitin hati.. bisa ngomong gak sih !!!" ucap meli gusar.


"terima kasih bantuan lo mel sama teman teman sekarang gue tenang, sayang gue ada di depan mata" pertanyaan meli di jawab bima dengan wajah cerah.


"pantesan tuan muda gue nampak kurang waras baru pas datang tadi pagi" meli nyengir tampil kan jari perdamai an, tawa david puas dengar omongan meli, sayang nya tidak sama


bos mereka.


"meliii.." bima geleng kan kepala geram lihat sikap ke dua bawahan sekaligus sahabat ba×××t nya, tapi membenar kan apa yang di ungkap kan meli tentang diri nya yang kurang waras karena cinta demi dira gue ikhlas apa yang di ucap kan meli bima senyum


"nah apa yang gue bilang benar kan.. noh lihat kumat gak waras nya !!" teriak meli senang bisa bukti kan apa yang di ucap kan tadi pagi.


ha ha ha.." david terpingkal tertawa meli jangan di tanya lagi gimana gaya nya sampai dia berlari ke toilet mau setor karena gak bisa nahan


"ba×××t lo pada an×××g" omel bima ikut ngakak tertawa.

__ADS_1


...\=\=\=\=...


__ADS_2